Home / Parlementaria

Rabu, 3 Januari 2018 - 20:19 WIB

Miris! Tiga Anak Perempuan Disekap Ibu Kandungnya

Kondisi rumah yang ditempati Ny Alika (37) dan ketiga anaknya, di Desa Sudimoro, Kabupaten Malang, terlihat tertutup rapat. (Foto:SINDO)

MALANG, LANDAKNEWS – Sandal plastik berwarna merah muda kusam, masih tergeletak di tangga teras rumah. Balok-balok kayu, masih terpaku kuat di daun jendela, dan lubang ventilasi. Semua kaca rumah tertutup rapat.

Semua orang tak akan bisa melihat isi dalam rumah. Kaca rumah tertutup kertas tebal, demikian juga lubang ventilasinya. Halaman rumahnya juga tidak terawat. Rumput liar tumbuh hingga menyerupai semak belukar.

Kini rumah di Jalan Wahid Hasyim No 199, RT 14, RW 4, Desa Sudimoro, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur, itu telah kosong. Sang penghuni rumah, Ny Alika (37) telah menjalani perawatan kejiwaan di RSJ Radjiman Widiodiningrat, Lawang.

Selain Ny Alika, rumah ini juga dihuni oleh tiga gadis kecilnya. Kini, ketiganya tinggal di rumah M Romli, yang merupakan ayah kandung ketiga kadis tersebut. Sayangnya, ketiga gadis ini harus merasakan pahit atas perpisahan kedua orang tuanya.

Sandal plastik kusam, dan jendela terpaku balok kayu itu, menjadi saksi bisu ketertutupan kehidupan Ny Alika, dan ketiga puterinya selama hampir dua tahun terakhir. “Kemarin (Selasa, 2/1/2017), saya sendiri yang mengawali masuk rumah, sekitar jam 11.00 WIB,” ujar M Romli, mengawali ceritanya tentang upayanya mengeluarkan tiga anak gadisnya tersebut dari rumah tersebut.

Tiga anak gadisnya, yakni KN (13); ZS (11); dan DNZ (6), kini tinggal serumah bersamanya di Jalan Wangkit, Desa Sudimoro, yang berjarak sekitar 1 km dari rumah yang ditempati Ny Alika. “Biarkan mereka di sini dulu sampai kondisinya membaik. Setelah itu, terserah mereka. Kalau kondisi kejiwaan ibunya sudah membaik, tidak apa-apa mereka kembali ke ibunya,” ungkap Romli.

Baca juga  Heri Saman Membuka Turnamen Sepak Bola Pal 20 Cup Tahun 2023

Romli mengaku senang melihat kondisi anak-anaknya berangsung membaik. Ketiganya juga rajin mengaji dan sembahyang. KN, sebagai anak pertama, selalu mengajak adik-adiknya mengaji dan sembahyang bersama.

Meski mereka masih bingung dengan kondisi yang dialminya, dan mungkin juga memedam rasa rindu kepada sang ibu, tetapi mereka sudah mulai bisa ceria kembali bermain bersama anak-anak yang lain.

Sejak empat tahun silam, Romli berpisah dengan Alika. Alasan ketidak cocokan, menjadi dasar kegagalan rumah tangga ini. Sejak perpisahan itu, Romli pulang ke rumah orang tuanya. Sedang Alika dan tiga puterinya tinggal bersama.

Sebelum kembali menempati rumahnya di Jalan Wahid Hasyim No 199, Alika sempat membawa anaknya ngontrak di sebuah rumah di wilayah Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang.

Baik Romli, maupun Alika, sebenarnya sudah sama-sama pernah mengalami kegagalan berumah tangga. Romli dengan istri pertamanya, sudah memiliki anak yang dewasa dan berumah tangga. Demikian juga Alika sudah memiliki satu orang putera yang kini juga telah berumah tangga.

Pengalaman pahit gagal berumah tangga ternyata terulang dalam kehidupan Romli, dan Alika. Kondisi ini terjadi empat tahun silam. Romli yang sebelumnya merupakan pedagang sapi, pulang ke rumah orang tuanya dan menjadi petani. Sementara Alika meneruskan pekerjaannya menjahit, dan tinggal bersama tiga puteri cantiknya.

Setelah perpisahan itu, Romli mengaku perilaku mantan istrinya mulai banyak mengalami perubahan. Orangnya menjadi tertutup. Pernah sekali ditemuinya, istrinya tersebut merusak plafon teras rumahnya dengan bambu tanpa alasan yang jelas.

Baca juga  Ketua Komisi C dan Juga Sebagai Ketua IAKMI Landak Mengadakan Bakti Sosial Penyuluhan Stunting dan Sunat Massal di Desa Sungai Segak

“Orangnya sangat pendiam dan tertutup. Tidak pernah bercerita permasalahannya kepada siapapun. Kecurigaannya terhadap orang lain, termasuk kepada saya, sangatlah tinggi,” ungkapnya.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Bululawang, Iptu Rony Margas menyebutkan, kondisi di dalam rumah sangatlah pengab. “Seluruh lubang ventilasi, dan jendela ditutup dengan potongan kertas, kain, dan karung. Tidak ada sinar dari luar yang bisa masuk ke dalam rumah,” tuturnya.

Saat ditemukan, kondisi ketiga anak gadis tersebut sangat memprihatinkan. Badannya kurus dan pucat. Sementara si bungsu nampak tergolek di kasur. Mereka kini terus mendapatkan pengawasan dan perawatan intensif dari tim kesehatan Puskesmas Bululawang.

Ketiga anak gadis tersebut, menurut Kepala Polsek Bululawang, Komisaris Polisi (Kompol) Supari, mengalami trauma serius. “Trauma itu terjadi, karena selama ini tidak boleh banyak berinteraksi dengan dunia luar. Ada dugaan, sang ibu mengalami gangguan kejiawaan pascaperceraiannya dengan suami keduanya,” terangnya.

Kondisi ekonomi yang buruk, juga menjadi salah satu penyebab kondisi anak-anak gadis tersebut mengalami kekurangan makanan. Selama ini, sang ibu dikenal sebagai penjahit, tetapi tidak banyak pesanannya.

Bantuan yang diberikan oleh bidan desa, maupun Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Desa (Bhabinkamtibmas) juga selalu ditolak oleh Alika. “Dia menolak dibantu, karena merasa bukan pengemis, sehingga tidak bersedia menerima bantuan orang lain,” terang Supari.

Penulis: Sindo

Share :

Baca Juga

Parlementaria

Wakil Ketua DPRD Landak Menghadiri Acara Saphrahan Masal Tumpang Nageri Tahun 2023 di Halaman Keraton Ismahayana Landak

Parlementaria

Rapat Paripurna DPRD Landak Bahas dan Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS 2026

Parlementaria

Komisi A DPRD Landak Rapat Kerja Bersama OPD Terkait di Kabupaten Landak

Parlementaria

Ketua DPRD Landak Ikut Rapat Bersama Kemendagri Secara Virtual

Parlementaria

Rapat Bersama Disporapar, Komisi C DPRD Landak Minta Peningkatan PAD Pariwisata

Parlementaria

Ketua DPRD Landak Menghadiri Konferensi Cabang Wanita Katolik Republik Indonesia DPC Santo Fransiskus Asisi Pakumbang Kecamatan Sompak Kabupaten Landak

Parlementaria

Ketua DPRD Landak Membuka Turnamen Bola Voli Banteng Cup Kecamatan Mandor Desa Sebadu dalam Rangka Memperingati HUT RI ke – 77 dan PDI Perjuangan ke – 49

Parlementaria

Ketua DPRD Landak Menghadiri Pelantikan Pengurus DPC PIKI Kab. Landak Masa Bakti 2022-2027
error: Content is protected !!