Home / Politik

Rabu, 3 Januari 2018 - 23:42 WIB

Pengamat UI: Karolin Diprediksi dapat Tiket PDI P Maju Pilgub Kalbar 2018

Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi memprediksi Karolin Margret Natasa (KMN)-lah yang akan mendapat tiket calon gubernur Kalbar dari PDI Perjuangan. 

JAKARTA, LANDAKNEWS – Jelang pengumuman rekomendasi dari Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan untuk pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur di sejumlah daerah termasuk Kalimantan Barat (Kalbar) dalam waktu dekat, tensi politik di bumi Khatulistiwa menghangat.

PDI Perjuangan sampai saat ini belum mengumumkan Cagub dan Cawagub dari Kalimantan Barat, infonya diundur lagi 6 atau 8 Januari 2018. “Besok tanggal 4 yang diumumkan untuk Cagub dan cawagub dari empat provinsi yakni Papua, Jawa Tengah, Sumatera Utara dan Lampung,” kata sumber SINDOnews di DPP PDI Perjuangan.

Sementara menurut Pengamat politik dari Universitas Indonesia (UI) Ari Junaedi menilai, geliat politik dari partai berlambang banteng mocong putih ini dalam lingkaran tersebut memang sangat ditunggu-tunggu mengingat partai besutan Megawati Soekarnoputri itu menjadi “baromoter” kekuatan politik di Kalbar.

Baca juga  Berbahaya! Gerakan Bawah Tanah 3 Periode Dinilai Bisa Melumpuhkan Kinerja Pemerintahan

“Bisa dipahami jika PDIP terkesan lama dalam mengeluarkan rekomendasi mengingat Kalbar adalah lumbung suara bagi PDIP serta strategis dalam konteslasi politik nasional. Namun dari pola baku PDIP yang saya amati selama ini, PDIP tidak akan gegabah dalam menjatuhkan pilihannya,” papar pengajar komunikasi politik di Program Sarjana FISIP UI tersebut, Rabu (3/1/2017).

Menurut Ari Junaedi, soal siapa yang akan didapuk menjadi pengganti Gubernur Kalbar petahana, diperkirakan PDIP tidak akan menanggalkan parameter PDLT yakni Prestasi, Dedikasi, Loyalitas serta Tidak Tercela.

Baca juga  Partai Gelora Ungkap Ada Upaya Konsolidasi Parpol Pro Jokowi Munculkan Satu Capres agar Tidak Ada Pemungutan Suara

“Dari semua parameter tersebut, prediksi saya, Karolin Margret Natasa (KMN)-lah yang akan mendapat tiket calon gubernur. Torehan prestasi KMN saat dua kali pemilu legislatif sebagai kampiun peraup suara tingkat nasional, prestasinya sebagai Bupati Landak serta determinasi sosial politiknya yang tinggi menjadikan KMN adalah pilihan yang rasional dan logis dari PDI Perjuangan,” jelasnya.

Dikatakan Ari, kompetitor KMN di jajaran PDI Perjuangan untuk wilayah Kalbar sangat jauh elektabilitas dan popularitasnya dibanding nama KMN.

Penulis: Sindo

Share :

Baca Juga

Politik

Tentukan Masa Depan Indonesia, Anis Matta: Perempuan akan Semakin Eksis di Pemilu 2024

Politik

Hasil Rekapitulasi KPU, Prabowo-Gibran Menang Telak di Kalbar

Politik

Fahri Hamzah : Soeharto Tokoh Besar yang Berhasil Jadikan Indonesia Disegani

Politik

Anis Matta Ingatkan Semua Pihak Tak Biarkan Kekuatan Asing Jadikan Indonesia Sebagai Medan Tempur Baru

Politik

Pemerintah Harus Ambil Pelajaran Besar dari Aksi Massal Tolak UU Omnibus Law Cipta Kerja

Politik

Pesepak Bola Nasional Asal Papua Okto Maniani Gabung Partai Gelora

Politik

Golkar Hanya Mau Usung Kader Sendiri

Politik

Kirimkan Relawan ke Lokasi Banjir Bandang di Batu, Blue Helmet Minta Pemerintah Perkuat Literasi Kebencanaan
error: Content is protected !!