Home / Kalbar

Kamis, 29 Maret 2018 - 16:37 WIB

Polda Kalbar Gelar FGD Mencari Solusi Cegah Karhutla

Kapolda Kalbar, Irjen (Pol) Didi Haryono, saat membuka FGD (Focus Group Discussion) guna mencari solusi dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalbar. (istimewa)

PONTIANAK, LANDAKNEWS – Kepolisian Daerah Kalbar bersama instansi terkait menggelar FGD (Focus Group Discussion) guna mencari solusi dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalbar.

“Berbicara hutan dan lahan kita mengalami dampak ekstrim pada tahun 2015, sehingga dengan kejadian itu, maka harus benar-benar mulai mengantisipasi Karhutla itu,” kata Kapolda Kalbar, Irjen (Pol) Didi Haryono saat membuka FGD mencari solusi dalam mencegah Karhutla di Kalbar, Kamis.

Karena dampak dari Karhutla, menurut dia, sangatlah besar seperti menimbulkan kerugian dari aspek ekonomi hingga kesehatan.

Baca juga  Wagub Kalbar Pimpin Entry dan Exit Meeting Pemeriksaan BPK RI

“Oleh karena itu pada tahun 2016 dan 2017 dengan sigap dan kerja keras semua pihak, Kalbar berhasil menekan titik api dan diutamkan lagi di tahun 2018 menjadi zero hot spot,” ungkapnya.

Menurut Didi, persiapkan untuk mengatasi Karhutla harus dimulai dilakukan sejak dini, salah satunya dengan memetakan wilayah-wilayah yang menjadi titik rawan terjadi Karhutla.

“Kemudian memproses hukum bagi siapa saja yang melakukan pembakaran hutan dan lahan. Serta memberikan solusi terbaik kepada masyarakat, seperti cara membuka lahan dengan cara tidak membakar,” ujarnya.

Apalagi, Karhutla sudah menjadi agenda nasional, sehingga Polda Kalbar akan melakukan upaya preventif dan preemtif secara maksimal, dalam mencegah Karhutla tersebut. “Upaya preemtif, seperti dengan cara pemetaan titik rawan hot spot, melakukan himbauan, sosialisasi kepada masyarakat dan perusahaan, koordinasi dengan instansi terkait dan semua elemen masyarakat,” katanya.

Baca juga  Rapat Persiapan Pembangunan MPP di Sintang

Kemudian upaya preventif dengan melakukan patroli bersama, datangi TKP, melakukan pemadaman bersama serta mengajak masyarakat dan perusahaan mengantisipasi Karhutla, dan memproses hukum siapa saja yang melakukan pembakaran hutan dan lahan tersebut.

“Saya mengajak kepada seluruh peserta FGD dan semua segenap elemen masyarakat untuk bersinergi, bersatu bahu-membahu dalam memberikan solusi bagi permasalahan Karhutla dan menjadikan Kalbar zero hot spot di tahun 2018,” ajak Kapolda Kalbar.

Sumber: Antara

Share :

Baca Juga

Kalbar

Semua Pihak Diminta Terlibat Untuk Turunkan Angka Stunting

Kalbar

PHRI : 22 Hotel Di Pontianak Sudah Tersertifikasi

Kalbar

Warga Pontianak Keluhkan Biaya Pendidikan,  Karolin: Ini Prioritas Kami

Kalbar

Panwaslu Sambas libatkan perguruan tinggi untuk pengawasan partisipatif

Kalbar

Gubernur Cornelis Terima Top Pembina BUMD 2017

Kalbar

Tempuh Perjalanan Darat Delapan Jam, Angeline Fremalco Bantu Korban Banjir Tumbang Titi dan Jelai Hulu

Kalbar

Harga Pangan di Pontianak Stabil

Kalbar

Terminal Bandara Supadio Pontianak Diresmikan Presiden Joko Widodo, Adopsi Ornamen Dayak
error: Content is protected !!