Home / Kalbar

Rabu, 9 Mei 2018 - 22:46 WIB

LAKI Sesalkan Paslon Tidak Hadir Kegiatan Dari KPK

PONTIANAK,  LANDAKNEWS– Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI), menyayangkan adanya calon dalam Pilkada serentak di Kalbar yang tidak hadir pada kegiatan pembekalan paslon yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (8/5/2018).

“Saya sangat prihatin adanya beberapa calon Pilkada se-Kalbar ini yang tidak hadir. Sehingga saya melihat bahwa ini sangat penting sekali acara ini, apalagi KPK yang mana tema ini sangat penting, itu anti korupsi,” Ketua Umum DPP LAKI Burhanuddin Abdullah kepada awak, usai menghadiri kegiatan KPK di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Pontianak.

Dari pantauan, calon kepala daerah yang tidak hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Cagub Kalbar Sutarmidji, Calon Wali Kota Pontianak Edi Kamtono dan beberapa calon wali kota dan bupati di lima kabupaten/kota lainnya.

Baca juga  Sekda Kalbar Tekankan Pentingnya Peningkatan Kapasitas Pendamping Koperasi Merah Putih

Menurut Burhan, harusnya calon kepala daerah bisa memberikan contoh kepada masyarakat, di mana sebagai calon pemimpin hendaknya hadir di acara yang cukup penting ini.

Tidak cuma soal pembekalan, kegiatan dari KPK ini menitikberatkan komitmen para calon untuk siap memberantas dan tidak melakukan praktik korupsi, serta juga membahas hal-hal yang berkenaan dengan kepentingan daerah dan masyarakat.

“Harusnya, kepala daerah calon-calon itu memberikan contoh, bagaimana kita ingin memberantas korupsi. Karena itu kita harap harus hadir, ternyata hari ini (red, Selasa) tidak hadir,” kata Burhan.

“Karena bagaimanapun adalah jantungnya negeri ini adalah korupsi. Kalau negeri Indonesia ini Kalbar tidak ada korupsi, maka baiklah negeri ini, baiklah Kalbar,” imbuhnya.

Baca juga  Pertamina Tambah Stok BBM Dan Elpiji 15 Persen Sepanjang Lebaran

Ia menegaskan, setiap calon kepala daerah wajib berkomitmen untuk memberantas anti korupsi.

“Salah satunya, kalau diundang saja misalnya tidak hadir, kita ragu komitmennya untuk memberantas korupsi di Kalbar. Ketidakhadiran itu, karena itu memberikan contoh kepada masyarakat, kepada bangsa, kepada rakyat, bahwa saya ada pemimpin yang siap memberantas korupsi. Sehingga tepat kiranya kalau calon Pilkada diundang oleh KPK,” pungkas Burhan.

Penulis: HI74
Editor: One

Share :

Baca Juga

Kalbar

Jumpa Karolin, Warga Kubu Raya Minta Kebijakan Bupati Atau Wali Kota Yang Tidak Adil Harus Ditinjau Ulang

Kalbar

19 Agustus 2017, Pemenang Lomba Lagu Mars Kota Sanggau dan Lagu Daerah Terima Piala dan Hadiah

Kalbar

Giliran Polda Kalimantan Barat Berangkatkan Etape Peleton Yudha Wastu Pramuka dari Yonif Raider Khusus 644/Walet Sakti

Kalbar

Bupati Mempawah: Mempawah Mendapat Berkah Kehadiran Para Ulama Peserta MUSDA IX Kalbar

Kalbar

Inilah Yang Dilakukan Tim Porad Kodam XII/Tpr di Malam Hari

Kalbar

Kepedulian Cornelis Bagikan Sembako Untuk Masyarakat Terdampak COVID-19

Kalbar

Karolin-Gidot Paling Komitmen Membangun Kalbar

Kalbar

Kubu Raya Sambut Pembukaan City Mall Bangkitkan Perekonomian Lokal
error: Content is protected !!