Home / Pemda Landak

Minggu, 13 Mei 2018 - 14:25 WIB

Masyarakat Jawa Nilai Karolin-Gidot Mampu Pimpin Kalbar Yang Multietnis

Purbono Hadi, Ketua Paguyuban Jawa Kabupaten Landak .

NGABANG, LANDAKNEWS – Masyarakat Jawa di Kabupaten Landak menyatakan komitmen mereka untuk mendukung dan memilih pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernr Kalbar nomor urut 2, dr. Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot, pada Pilkada Kalbar 2018. Masyarakat Jawa menilai, Karolin dan Gidot memiliki komitmen melestarikan adat budaya semua suku bangsa di daerah ini, antara lain kebudayaan Jawa.

“Karena ibu Karolin sudah menjadi bagian dari keluarga kita, ya harus kita dukung, terlebih beliau memiliki komitmen kuat untuk terus melestarikan budaya Jawa,” kata Purbono Hadi, Ketua Paguyuban Jawa Kabupaten Landak, usai menghadiri undangan Ruwatan dua buah hati Karolin di kediaman Cornelis, Gubernur Kalbar dua periode di Ngabang, Sabtu (12/5).

Baca juga  Bupati Landak Dukung Program PT. Pegadaian Bantu UMKM Terdampak COVID-19

Purbono Hadi mengapresiasi nasionalisme yang ada pada keluarga besar Cornelis, yang mau melestarikan budaya Jawa ditengah keluarga mereka.

“Kegiatan Ruwatan ini sudah menjadi salah satu kesungguhan beliau untuk melestraikan budaya, sehingga pemimpin seperti ini yang patut untuk kita dukung. Meski bapak Cornelis ini berasal dari suku Dayak, namun beliau mau melestarikan budaya kami. Ini tentu membuktikan bahwa pak Cornelis dan keluarga memiliki rasa nasionalisme yang tinggi dan patut untuk diapresiasi,” lanjutnya.

Mewakili masyarakat Jawa yang ada di Landak dan Kalimantan Barat, dirinya menyampaikan terimakasih karena keluarga Cornelis telah menggelar kegiatan tersebut.
Menurutnya, untuk di Ngabang, tradisi Ruwatan itu sudah sangat jarang dilakukan. Bahkan, kata dia, sudah hampir belasan tahun ini tidak pernah lagi dilaksanakan.

Baca juga  Pj. Bupati Landak Memimpin Rakor Pembekalan Calon Kepala Desa Terpilih Periode Tahun 2022-2028 Kabupaten Landak

“Padahal tradisi ini sangat penting dilakukan bagi orang tua yang memiliki anaknya, sebagai tradisi pensucian, agar anak-anak kita terhindar dari musibah dan berbagai penyakit. Ini tentu menjadi hal yang langka, terlebih tradisi ini dilakukan ditengah keluarga suku Dayak, meski pak Cornelis memiliki menantu dari suku Jawa,” pungkasnya.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Bupati Landak Buka Forum Konsultasi Publik Penyusunan RPD Tahun 2023-2026

Pemda Landak

Dukungan Penyemprotan Desinfektan, Pemkab Landak Berikan Personil Terbayak Di Polda Kalbar

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Hadiri Sosialisasi dan Ceremony Penyerahan Paket Program Konversi BBM ke BBG Bagi Nelayan Sasaran TA. 2023 di Kab. Landak

Pemda Landak

Bupati Landak Kunjungi Korban Banjir Kecamatan Mandor

Pemda Landak

Bagikan Benih Padi Dan Alsintan Di Mandor, Karolin : Jangan Ada Pungutan Biaya Apapun

Pemda Landak

Bappeda Landak Gelar Bimtek Penyusunan Renstra Perangkat Daerah Bagi Apartur Dilingkungan Pemda Kabupaten Landak

Pemda Landak

Renovasi Gereja Salib Suci Ngabang, Bupati Landak Lakukan Peletakan Batu Pertama

Pemda Landak

Seleksi JPT Pratama memasuki tahap Ujian Kedua
error: Content is protected !!