Home / Nasional

Senin, 14 Mei 2018 - 07:24 WIB

Kapolda Jatim: Ledakan Sidoarjo dan Surabaya Berhubungan

Gubernur Jawa Timur Soekarwo (kiri) berbincang dengan Kapolda Jatim Irjen Pol Machfud Arifin (kedua kiri), di Surabaya, Minggu (13/5). (ANTARA FOTO/Moch Asim)

SIDOWARJO, LANDAKNEWS – Kepala Kepolisian Daerah Jawa Timur Irjen Machfud Arifin menduga kasus ledakan di Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, masih berhubungan dengan ledakan bom di tiga gereja di Surabaya. “Bisa saja, hubungannya ada,” katanya, saat dikonfirmasi usai proses evakuasi pelaku peledakan bom di Rumah Susun Wonocolo, Sidoarjo, Jatim, Senin (14/5) dini hari, dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen M. Iqbal menduga ada keterkaitan antara ledakan Sidoarjo dengan dengan keluarga yang disebut menjadi pelaku pemboman di Surabaya.

“Diduga unit itu didiamin oleh terduga teroris, keluarga pelaku yang tadi itu, tapi kita belum tahu. Kita belum tahu pastinya,” ujar dia, melalui pesan singkatnya, Minggu (13/5).

Baca juga  BUMN Farmasi Terjerat Pinjol, Pengamat Pertanyakan Mekanisme Pengawasan

Machfud melanjutkan bahwa pihaknya saat ini sudah selesai melakukan proses evakuasi terhadap para korban yang meninggal dunia. Korban dibawa ke RS Bhayangkara Polda Jatim untuk diproses lebih lanjut. Lihat juga: Ledakan Sidoarjo Diduga Terkait Keluarga Pembom di Surabaya Selain membawa jenazah pelaku, pihaknya juga membawa serta barang-barang yang diduga sebagai bom milik pelaku.

“Saat itu, pelaku yang diketahui bernama Anton saat akan ditangkap masih memegang ‘switching’ yang akan digunakan untuk meledakkan bom. Namun, karena tidak mau ambil risiko pelaku terpaksa kami lumpuhkan,” katanya.

Baca juga  Hasil Survei Elektabilitas Pilkada Sumut 2024, Posisi Cagub Terkuat Lengser? Cek Survei Pembanding

Dari data yang diperolehnya, enam orang korban masih memiliki ikatan keluarga. Tiga di antaranya sudah dinyatakan meninggal dunia. Yakni, Anton Febryanto (47) sebagai kepala keluarga; Puspita Sari (47), yang merupakan istri Anton; dan Rita Aulia Rahman (17) anak.

Sementara, tiga korban selamat adalah tiga anak Anton, yakni Ainur Rahman (15), Faizah Putri (11), dan Garida Huda Akbar (10). Mereka kini dirujuk ke RS Bhayangkara.

Sebelumnya, pada Minggu (13/5) malam terjadi ledakan di salah satu unit Rusunawa Wonocolo Blok B lantai 5.

Sumber: CNN INDONESIA

Share :

Baca Juga

Nasional

Setelah 20 Tahun, Terdakwa Otak Bom Bali Tunggu Persidangan

Nasional

Karolin Makan Bersama Dengan Anak Asrama T.B. Soposurung

Nasional

Kawal Hasil Pemilu, Perguruan IKS PI Kera Sakti Pusat Madiun Jawa Timur: Persatuan dan Kesatuan itu Menjadi Modal Utama

Nasional

RUU Narkotika Baru: Penjara Bagi Pecandu Dinilai Tak Lagi Perlu

Nasional

Polisi Dalami Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Nasional

Penutupan Muktamar Muhammadiyah: Merespon Teknologi, Toleransi dan Sikap Jelang 2024

Nasional

Pemerintah Klaim Kondisi Pandemi COVID-19 di Tanah Air Terkendali

Nasional

KKB Berulah Lagi, Satu Prajurit TNI Tewas Tertembak di Papua Tengah
error: Content is protected !!