Home / Kalbar

Rabu, 13 Juni 2018 - 23:50 WIB

Cirus: Elektabilitas Karolin-Gidot Unggul Pasca Debat Kedua

PONTIANAK, LANDAKNEWS- Lembaga Survei Cirus Surveiors Grup (CSG) memaparkan rilis survey terbarunya terhadap dengan hasil persepsi publik terhadap cagub dan cawagub Kalbar pasca debat kandidat tahap dua, dimana elektabilitas pasangan Karolin-Gidot unggul dibanding pasangan Midji-Norsan.

“Debat publik Calon Gubenur dan Wakil Gubenur Kalbar merupakan salah satu momentum penting dalam proses Pilkada Kalbar. Debat tersebut jelas mempengaruhi persepsi publik terhadap calon pemimpin Kalbar yang akan di pilihnya nanti,” kata Direktur Cirus Surveiors (CSG), Kadek Dwita Apriani, saat menyampaikan hasil survei pihaknya kepada sejumlah Media Kalbar di Pontianak, Selasa malam.

Dia menjelaskan, efek debat kandidat terhadap persepsi publik mengenai Cagub dan Cawagub dapat diukur melalui sebuah studi kuantitatif (survei). Untuk itu Cirus Surveiors Group melaksanakan survei persepsi publik pasca debat calon gubenur dan wakil gubenur Kalimantan Barat.

“Survei ini diselenggarakan pada akhir bulan Mei 2017 dengan menggunakan metode Multi Stage Random Sampling. Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 1000 responden yang tersebar secara proporsional di 14 kabupaten/kota yang ada di Provinsi Kalimantan Barat,” tuturnya.

Baca juga  YPI Dan BKSDA Koordinasi Koordinasi Ke Polsek Air Besar Pengawasaan Senjata Api

Untuk tingkat margin of error (MOE) dalam survei ini sebesar 3,2 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Menurutnya, terdapat beberapa temuan menarik dalam survei ini. Pertama, pengetahuan publik mengenai Pilkada Kalbar 2018, dimana sebanyak 86 persen pemilih telah mengetahui bahwa pemungutan suara akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018.

“Kedua, pemilih Kalbar yang menyaksikan debat kandidal sebanyak 22,2 persen,” katanya.

Dari pemilih yang menonton debat, 66 persen di antaranya mengaku dapat memahami isi debat tersebut. Survei ini juga mengukur efek debat cagub dan cawagub terhadap penilaian publik alas kemampuan kandidat dalam berbagai aspek.

“Pasangan Karolin Gidot diketahui memperoleh penilaian yang lebih positif dari penonton debat kandidat, dibandingkan paslon lainnya.

Baca juga  14,6 Kg Sabu Asal Malaysia Digagalkan Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Batalyon Infanteri 642/Kapuas

Temuan berikutnya terkait angka popularitas dan elektabilitas kandidat sebulan menjelang hari pemilihan,” kata Kadek Dwita.

Elektabilitas Karolin-Gidot dalam survei ini sebesar 45,3 persen. Selisih elektabilitasnya di kisaran 2,3 persen dengan Midji Norsan yang memiliki angka elektabilitas 43 persen. Sedangkan jumlah pemilih yang memilih Milton Boyman sebanyak 6,13 persen.

Namun masih terdapat 4.9 persen pemilih yang belum menentukan pilihannya dan akan menjadi salah satu penentu pada kontestasi ini. Selain itu, terdapat 10 persen pemilih yang masih mungkin mengubah pilihannya karena alasan program kandidat lain yang lebih menarik.

“Oleh sebab itu, debat publik terakhir akan menjadi sangat panting bagi cagub dan cawagub guna meyakinkan pemilih mengenai programnya,” ungkapnya.

Penulis: Tim Liputan
Editor: One

Share :

Baca Juga

Kalbar

Safari Ramadhan Sambas 2017, Cornelis Ingatkan Waspadai Aliran Sesat

Kalbar

Jelajah 300KM Bank Kalbar – Bhayangkara Sukses Digelar

Kalbar

Raih Tiga Penghargaan Tertinggi Top GRC 2025, Gubernur Ria Norsan Optimis Pelayanan BANK Kalbar Lebih Maju Dan Kompetitip

Kalbar

Kepala Penerangan Daerah Militer XII/Tanjungpura : Sebanyak 2.304 Botol Minuman Keras Ilegal Digagalkan Batalyon Infanteri 123/Rajawali

Kalbar

Cagub Karolin dan Paslon Pilwako Harry-Yandi Meriahkan Perayaan Waisak

Kalbar

Karolin Komitmen Dukung Program Kampung KB, Untuk Ciptakan SDM Kalbar Hebat

Kalbar

Tidak Sekedar Janji, Ini Langkah Nyata Karolin-Gidot Layani Rakyat Kalbar

Kalbar

Empat Kapal Cepat Pemkab Kayong Utara Terbakar
error: Content is protected !!