Home / Internasional

Selasa, 28 April 2020 - 21:32 WIB

Warga Italia Tuntut Pemerintah soal Penanganan Corona

JAKARTA – Warga Italia dan Asosiasi Dokter secara resmi melayangkan tuntutan pada Pemerintah terkait penanganan corona di negara tersebut.

Jaksa Penuntut Umum di Bergamo, Maria Cristina Rotta menyatakan tuntutan sudah dilayangkan.Warga asal Bergamo bernama Luca Fusco menginisiasi berdirinya grup Facebook bernama ‘Noi Denunceremo’ yang berarti ‘Kami Mengecam Kamu’ sebuah peringatan untuk menuntut Pemerintah Italia untuk bertanggung jawab.

Grup tersebut memiliki 48 ribu anggota dan misi grup tersebut adalah memastikan hal yang terjadi terkait penyebaran corona di Italia.

Baca juga  Menteri Israel: Pasukan Perdamaian PBB di Lebanon Tak Berguna!

“Kami tahu ada masalah, kami melihat ada indikasi menganggap remeh masalah tersebut. Kita sudah melihat kasus di Codogno, kita melihat kasus di Italia utara dan tidak ada seorang pun yang melakukan sesuatu di awal,” kata Fusco seperti dikutip dari CNN.

Persatuan Dokter bernama ANAAO juga sudah mengajukan gugatan formal di 10 wilayah terkait ketersediaan alat pelindung untuk para tenaga medis.

“Terjadi kekurangan alat pelindung diri yang memadai bagi dokter yang berjuang melawan pasien Covid-19. Angka infeksi [tenaga medis] yang tinggi berhubungan dengan kegagalan penyediaan masker kategori FFP2 dan FFP3,” kata Sekretaris ANAAO Carlo Palermo.

Baca juga  UNICEF: Satu dari 8 Anak Perempuan dan Perempuan Alami Pemerkosaan atau Serangan Seksual Sebelum Usia 18

Di Italia, berdasarkan laporan Asosiasi Dokter pada Jumat (24/4), 150 dokter ikut menjadi korban meninggal dunia lantaran virus corona. Laporan tersebut juga menyatakan 10 persen dari kasus infeksi positif corona di Italia menimpa tenaga medis. (CNNI)

Share :

Baca Juga

Internasional

Orang Tua Ngamuk Lihat PR Anaknya yang Masih TK, Langsung Pindahkan Sekolah, Jawaban Guru Dikritik

Internasional

Puluhan Ribu Orang Beri Penghormatan pada Paus Benediktus

Internasional

Delapan Negara Eropa Tolak Usir Diplomat Rusia

Internasional

Malaysia Bersiap Luncurkan Kondom Unisex Pertama di Dunia

Internasional

Pria Kenya Hidup Lagi Saat Akan Dibalsem di Kamar Mayat

Internasional

Analis: Latihan Militer Bersama Rusia Tunjukkan Perubahan Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Internasional

Sekjen IWO Ucapkan Selamat kepada Presiden Timor Leste atas Keanggotaan ASEAN

Internasional

Kasus Perkosaan di Kereta Api di Philadelphia Ungkap “Bystander Effect”
error: Content is protected !!