Home / Internasional

Jumat, 27 November 2020 - 10:06 WIB

Pria Kenya Hidup Lagi Saat Akan Dibalsem di Kamar Mayat

Ilustrasi jenazah

Jakarta – Seorang lelaki di Kenya, Peter Kigen, dilaporkan hidup kembali setelah dikira sudah meninggal dan hendak dibalsem di kamar mayat rumah sakit setempat.

Seperti dilansir The Standard, Jumat (27/11), peristiwa itu terjadi di rumah sakit Kapkatet, Kericho, pada Selasa malam waktu setempat.

Kigen yang berusia 32 tahun mulanya pingsan di rumahnya di Desa Kibwastuiyo, Bureti. Keluarganya lantas membawanya ke rumah sakit.

Menurut pengakuan seorang kerabat, Kevin Kipkurui, mereka membawa Kigen pukul 17.30 waktu setempat.

Ketika sampai, dokter langsung meminta data diri Kigen. Kipkurui lantas diminta untuk mengisi formulir jaminan kesehatan.

Baca juga  Putusan Sementara Mahkamah Internasional Dinilai Tak Punya Daya Tekan yang Kuat

Menurut dokter, Kigen mengalami sakit kronis.

“Ketika saya kembali ke ruang rawat sekitar 19.45, saya dikabarkan saudara saya sudah meninggal. Suster mengatakan dia meninggal saat kami dalam perjalanan menuju rumah sakit,” kata Kipkurui.

Kipkurui lantas diminta mengisi sertifikat kematian. Ketika jasad Kigen akan dibalsem sekitar pukul 22.30, ternyata petugas kamar mayat menyatakan dia masih hidup karena tubuhnya masih bergerak.

Petugas kamar mayat menyatakan Kigen mulai sadar setelah pingsan.

“Petugas kamar mayat memanggil saya dan kami melihat Kigen bergerak. Kami terkejut. Kami tidak mengerti bagaimana mereka bisa memindahkan orang yang masih hidup ke kamar mayat,” kata Kipkurui.

Setelah kejadian itu diceritakan, Kigen mengatakan dia terkejut karena dikira sudah meninggal dan dibawa ke kamar mayat.

Baca juga  Kolaborasi Menteri BUMN dan Menteri Pertanian Dalam Mendukung Swasembada Pangan

“Saya tidak percaya dengan apa yang terjadi. Bagaimana mereka menyatakan saya sudah meninggal?,” kata Kigen. (CNNI)

Share :

Baca Juga

Internasional

Dewan Keamanan PBB Tanggapi Peluncuran Rudal Terbaru Korut

Internasional

Indonesia akan Jadi Tuan Rumah Konferensi Internasional Pengurangan Risiko Bencana 02/02/2022 Fathiyah Wardah

Internasional

Pabrik Penyedot Karbon Dioksida Terbesar di Dunia Beroperasi di Islandia

Internasional

Di Depan Biden, Prabowo: Amerika Serikat Adalah Teman yang Sangat Baik

Internasional

Pertegas Komitmen AS kepada Indonesia, 3 Juta Dosis Vaksin Moderna Tiba

Internasional

Tersangka Penikam Salman Rushdie Didakwa Percobaan Pembunuhan

Internasional

WHO Desak Pemerintah Terapkan Pembatasan yang Lebih Ketat

Internasional

Kondisi Memburuk, Makin Kuat Seruan PBB bagi Gencatan Senjata di Gaza
error: Content is protected !!