Home / Internasional

Rabu, 22 Februari 2023 - 06:45 WIB

Dewan Keamanan PBB Tanggapi Peluncuran Rudal Terbaru Korut

Penayangan siaran berita menampilkan parade militer Korea Utara, di sebuah stasiun kereta api di Seoul, Korsel, 20 Februari 2023.

Penayangan siaran berita menampilkan parade militer Korea Utara, di sebuah stasiun kereta api di Seoul, Korsel, 20 Februari 2023.

Amerika Serikat, Senin (21/2) mengatakan akan mengupayakan persatuan Dewan Keamanan PBB dalam menanggapi peluncuran rudal terbaru Korea Utara, meskipun sebelumnya ditentang oleh China dan Rusia.

Linda Thomas-Greenfield, duta besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan, “Semua negara anggota PBB harus sepenuhnya menerapkan dan menegakkan resolusi Dewan Keamanan yang relevan untuk membantu menyelesaikan ketegangan berbahaya di Semenanjung Korea melalui diplomasi damai.”

Duta Besar Thomas-Greenfield menandaskan bahwa sudah waktunya bagi Dewan Keamanan untuk berbicara lagi dengan satu suara menentang upaya yang dinyatakan oleh Republik Demokratik Rakyat Korea (Democratic People’s Republic of Korea/DPRK) untuk mengembangkan senjata nuklir yang melanggar hukum. Dia menambahkan bahwa niat Korea Utara itu akan menimbulkan bahaya besar bagi dunia.

Baca juga  Diperkaos di India

“Diamnya Dewan Keamanan tidak menyebabkan pengekangan di Pyongyang, tetapi sikap demikian justru membuat otoritas DPRK lebih berani. Peluncuran rudal balistik antarbenua (ICBM) terbaru ini merupakan ujian bagi tekad dan tujuan Dewan, dan sekarang kita harus bertindak, “ tambahnya.

Rekaman siaran TV negara Korea Utara menunjukkan peluncuran uji coba rudal balistik antarbenua terbaru negara itu.

Peluncuran itu itu disusul penembakkan dua rudal balistik jarak pendek hari Senin (20/2) yang tampaknya dilakukan sebagai pembalasan atas latihan udara bersama AS-Korea Selatan kurang dari sehari sebelumnya.

Baca juga  Serang Tenda Pengungsi di Rafah, Israel Kembali Dikecam Keras

Pada bulan Mei, Beijing dan Moskow menggunakan hak veto masing-masing untuk memblokir resolusi rancangan AS yang hendak memberlakukan sanksi baru terhadap Pyongyang.

Menyusul pertemuan Dewan, Senin, delapan dari 15 anggota, ditambah Korea Selatan, bergabung dengan utusan AS dalam mengeluarkan pernyataan yang mengutuk peluncuran terbaru rudal DPRK. [lt/ab] Sumber: VOA

Share :

Baca Juga

Internasional

G20 Pertimbangkan Resolusi yang Kutuk Invasi Rusia

Internasional

Survei Terbaru: 52% Warga AS Pesimis dengan Kondisi Demokrasi

Internasional

Warga Indonesia Diminta Tolak Tawaran Kerja Jadi ART di Turki

Internasional

Bank Dunia: Perubahan Iklim Bisa Picu Migrasi 216 Juta Orang Sebelum 2050

Internasional

Terlibat Skandal, Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock Mundur

Internasional

Studi Baru: Perokok Berisiko Lebih Tinggi Dirawat Inap dan Meninggal Karena COVID-19

Internasional

Lapisan Es Antarktika Timur Mulai Mencair, Sang “Raksasa Tidur” Dikhawatirkan Bangun

Internasional

Italia Marah Serangan Israel Lukai 2 Anggota TNI di Lebanon: Kejahatan Perang!
error: Content is protected !!