Home / Internasional

Senin, 14 September 2020 - 09:36 WIB

Arab Saudi Izinkan Penerbangan Internasional Parsial Mulai 15 September

Riyadh  – Arab Saudi akan mencabut secara parsial pembatasan penerbangan internasional  per 15 September guna mengizinkan “kategori luar biasa” bagi warga negara dan warga yang hendak bepergian, demikian Kantor Berita SPA pada Minggu.

Kerajaan akan menghapus semua pembatasan perjalanan darat, laut dan udara bagi warga negara pada 1 Januari 2021, katanya.

Pada Maret kerajaan Arab Saudi menangguhkan penerbangan internasional guna mencegah penyebaran virus corona.

Kategori luar biasa mencakup pegawai sektor militer dan umum, diplomat beserta keluarganya, mereka yang bekerja di sektor swasta publik atau nirlaba di luar negeri, pengusaha, pasien yang membutuhkan pengobatan di luar negeri, mereka yang belajar di luar negeri serta orang-orang dengan kasus kemanusiaan dan tim olahraga.

Baca juga  Turis Indonesia Diperkosa Warga Nigeria di Kamboja

 

Warga negara GCC (Dewan Kerja Sama Teluk) dan warga asing dengan tempat tinggal yang sah atau visa pengunjung akan diperbolehkan memasuki kerajaan mulai 15 September dengan syarat membawa hasil tes bahwa mereka negatif COVID-19.

Baca juga  Setneg Jawab Amien: Kita Butuh Pikirannya, Bukan Cuma Gosip Politik

Kerajaan menerapkan langkah ketat untuk menekan penyebaran COVID-19 pada Maret, termasuk jam malam di sebagian besar kota.

Arab Saudi hingga kini mencatat 325.651 kasus COVID-19 dan 4.268 kematian.

Sumber: Reuters

Share :

Baca Juga

Internasional

  Muncul Laporan Benny Gantz Akan Umumkan Mundur dari Kabinet Perang Israel

Internasional

AS, Indonesia, Australia Langsungkan Latihan Militer di Tengah Kekhawatiran Akan China

Internasional

Jepang Loloskan UU LGBTQ+

Internasional

Ribuan Pekerja Diusir di Qatar Jelang Piala Dunia

Internasional

Pengacara Bantah Tuduhan Suu Kyi Terima Suap Rp8,5 M

Internasional

Biden akan Dorong Penggunaan Bunga dari Aset Beku Rusia untuk Bantu Ukraina

Internasional

Rencanakan Bunuh Dubes Myanmar untuk PBB, 2 Pria Myanmar Ditangkap di AS

Internasional

Perempuan dan Anak-anak Ketakutan, Aktivis Ukraina Serukan Barat Terapkan Zona Larangan Terbang di Negaranya
error: Content is protected !!