Home / Internasional

Sabtu, 7 Agustus 2021 - 16:23 WIB

Rencanakan Bunuh Dubes Myanmar untuk PBB, 2 Pria Myanmar Ditangkap di AS

Duta Besar Myanmar untuk PBB, Kyaw Moe Tun

LANDAK NEWS, JAKARTA (VOA) – uduhan berencana membunuh duta besar negara mereka untuk PBB, Kyaw Moe Tun, kata jaksa federal AS. Menurut berita dari Kantor Kejaksaan AS Distrik Selatan New York, Phyo Hein Htut membuat rencana dengan seorang pedagang senjata di Thailand yang menjual senjata kepada militer Myanmar.

Berdasarkan rencana itu, Phyo Hein Htut “menyewa seorang penyerang untuk melukai Duta Besar dalam upaya memaksanya untuk mundur dari jabatannya. Jika Duta Besar tidak bersedia mundur, maka pedagang senjata itu mengusulkan agar penyerang yang disewa oleh Htut akan membunuh Duta Besar itu.”

Perwakilan Myanmar di PBB Tuduh Militer Lakukan Pembantaian Massal

Terdakwa kedua, Ye Hein Zaw, diduga akan mengirim uang ke Phyo Hein Htut untuk membiayai serangan yang akan dilakukan di dekat kota New York. Tiap terdakwa dikenai satu tuduhan persekongkolan untuk menyerang dan melakukan kekerasan terhadap pejabat asing, dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Militer Myanmar yang menggulingkan pemerintahan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi pada 1 Februari, berusaha untuk menyingkirkan Kyaw Moe Tun yang menentang junta militer, dari jabatannya di PBB dan menggantikannya. Kyaw Moe Tun mengatakan kepada kantor berita AFP hari Rabu, hidupnya telah terancam dan ia diberi bantuan keamanan tambahan. [ps/pp]

 

Sumber: VOA

Share :

Baca Juga

Internasional

Iran Latihan Perang di Teluk Persia untuk Ancam AS

Internasional

Biden akan Umumkan Pencapresan, Namun Tidak dalam Waktu Dekat

Internasional

Militer Myanmar Bebaskan Ribuan Demonstran yang Ditahan

Internasional

AS akan Ambil Tindakan terhadap Saudi pasca Pemangkasan Produksi Minyak

Internasional

UNHCR: 1 Juta Warga Ukraina Mengungsi dalam Seminggu

Internasional

AS dan Indonesia akan Uji Coba Solusi Kota Cerdas untuk IKN

Internasional

Pasca Insiden Penembakan, Biden dan Trump Sama-Sama Serukan Persatuan Bangsa

Internasional

Prabowo Mulai Rangkaian Lawatan Luar Negeri Pertamanya Didampingi Menteri-menteri Ekonomi
error: Content is protected !!