Home / Internasional

Kamis, 6 April 2023 - 12:13 WIB

Erdogan Geram Masjid Al-Aqsa Diserang: Turki Tidak Akan Tinggal Diam!

 Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan gelar konferensi pers di Auditorium BICC, Bali, Rabu (16/11). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan gelar konferensi pers di Auditorium BICC, Bali, Rabu (16/11). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan geram atas serangan Israel di Masjid Al-Aqsa. Tindak kekerasan di Al-Aqsa masuk hari kedua pada Rabu (5/4).

“Saya mengutuk tindakan keji atas kiblat pertama Muslim atas nama negara dan rakyat, saya menyerukan agar serangan dihentikan sesegera mungkin,” ucap Erdogan seperti dikutip dari Al-Jazeera.

“Nama dari tindakan ini adalah represif politik, politik darah, dan politik provokasi. Turki tidak akan diam dan dan bergeming dari fakta serangan ini. Menyakiti Al-Aqsa dan menginjak-injak kesuciannya adalah garis merah bagi kami,” sambung dia.

Polisi Israel menangkap warga Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa setelah penggerebekan di situs di Kota Tua Yerusalem selama bulan suci Ramadhan, Rabu (5/4/2023). Foto: Mahmoud Illean/AP Photo© Disediakan oleh Kumparan Polisi Israel menangkap warga Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa setelah penggerebekan di situs di Kota Tua Yerusalem selama bulan suci Ramadhan, Rabu (5/4/2023). Foto: Mahmoud Illean/AP Photo
Serangan di Masjid Al-Aqsa mengundang keprihatinan dunia. Liga Arab langsung menggelar pertemuan darurat membahas situasi Al-Aqsa yang memanas.

Baca juga  Pesawat Jatuh ke Laut Yunani, Satu Warga Indonesia Tewas

“Kami menaruh kesalahan seluruhnya pada Pemerintah Israel. Kami akan bekerja secara politik dan diplomatik, untuk mengungkap apa dilakukan Israel,” ucap Asisten Sekjen Liga Arab Hossam Zaki.

Kecaman juga disampaikan oleh Pemerintah Indonesia lewat Kemlu. Pemerintah mengutuk keras tindakan Israel.

“Indonesia mengutuk tindak kekerasan aparat keamanan Israel di Masjid Al-Aqsa di bulan suci Ramadhan yang menyebabkan sejumlah jemaah terluka dan penangkapan ratusan lainnya,” bunyi cuitan Kemlu RI.

Share :

Baca Juga

Internasional

Korban Tewas dalam Serangan Israel ke Gaza Bertambah Jadi 48 Orang

Internasional

Anak-anak Myanmar Tewas dalam Serangan Jet Tempur Militer

Internasional

WHO Rekomendasikan Obat Artitris Untuk Kurangi Risiko Kematian COVID-19

Internasional

Trump Didakwa: Mantan Presiden AS Pertama yang Dijerat Kasus Kriminal

Internasional

Suhu Sydney 47C, Warga Diminta Tak Keluar Rumah

Internasional

Nakes Iran Enggan Disuntik Vaksin Corona Rusia

Internasional

Greenpeace Indonesia: Tiga Fokus Isu Perubahan Iklim Jokowi Baik, Tapi Kontraproduktif

Internasional

Lagi, Dua WNI Ditemukan Meninggal di Diyarbakir Turki
error: Content is protected !!