Home / Internasional

Rabu, 5 Juni 2024 - 07:42 WIB

Kantor HAM PBB Kutuk Tindakan Israel di Tepi Barat

Kepala Kantor Hak Asasi Manusia PBB, Volker Türk

Kepala Kantor Hak Asasi Manusia PBB, Volker Türk

Kepala Kantor Hak Asasi Manusia (HAM) PBB Volker Türk, Selasa (4/6), mengimbau diakhirinya kekerasan di Tepi Barat yang diduduki. Ia juga mengutuk Pasukan Keamanan Israel (IDF) dan pemukim atas kematian lebih dari 500 warga Palestina sejak 7 Oktober.

“Pembunuhan itu, pengrusakan, dan pelanggaran HAM yang meluas tidak bisa diterima, dan harus segera dihentikan,” kata Türk dalam siaran pers.

“Israel tidak hanya harus mengadopsi tetapi juga menegakkan aturan keterlibatan sepenuhnya yang sejalan dengan norma dan standar HAM yang berlaku,” imbuhnya.

Baca juga  Bulan Peduli Kanker Payudara : “Be Kind to Yourself”

Komisaris tinggi PBB tersebut mengatakan kantornya telah memantau lebih dari 80 kasus yang mengindikasikan IDF secara konsisten melanggar hukum HAM internasional dengan digunakannya “kekuatan mematikan yang tidak perlu dan tidak proporsional.”

Belum ada komentar langsung dari Pasukan Pertahanan Israel.

Kantor berita Reuters mengutip misi diplomatik Israel di Jenewa yang mengatakan tindakannya di Tepi Barat adalah respons atas apa yang digambarkan misi tersebut sebagai peningkatan drastis serangan.

Baca juga  AS, China, dan Rusia Cekcok Bahas Pandemi di DK PBB

Kantor HAM PBB mengatakan kepada Reuters bahwa setidaknya 490 warga Palestina dibunuh pasukan Israel dan 10 dibunuh oleh pemukim.

Sekutu Israel di Barat telah mendesak Israel agar mengambil tindakan lebih lanjut guna menghentikan kekerasan para pemukim. Beberapa negara, termasuk AS, telah menjatuhkan sanksi terhadap pemukim yang melakukan kekerasan. [ka/jm]

Sumber: VOA Indonesia

Share :

Baca Juga

Internasional

Kota-kota Tidak Siap Hadapi Gelombang Panas

Internasional

Hari Masyarakat Pribumi Dirayakan di Tengah Persiapan Pemilu di Amerika Serikat

Internasional

Infeksi COVID-19 Melonjak, Korsel di Ambang ‘Lockdown’ Besar-Besaran

Internasional

Setahun Invasi Rusia, Diaspora RI di Ukraina Bertahan Hidup, Lawan ‘Fitnah’ Netizen

Internasional

Jenderal AS Sangat Prihatin atas Uji Senjata Hipersonik China

Internasional

Kedubes RI Didemo hingga RI Klarifikasi soal Pemilu Myanmar

Internasional

PBB Minta Pemerintah Indonesia Selamatkan Kapal Rohingya

Internasional

Hari Ini, Turki Gelar Pemilu Presiden dan Parlemen
error: Content is protected !!