Home / Internasional

Selasa, 3 Januari 2023 - 10:20 WIB

Puluhan Ribu Orang Beri Penghormatan pada Paus Benediktus

VOA – Puluhan ribu orang masuk ke Basilika Santo Petrus, hari Senin (2/1) untuk memberi penghormatan kepada mendiang Paus Benediktus XVI, saat jenazahnya disemayamkan.

Sebagian umat mengantre berjam-jam sebelum fajar untuk menunggu pintu basilika dibuka.

Menurut polisi Vatikan, menjelang Senin sore, 40.000 orang telah melihat jenazah mendiang Paus Benediktur.

Pensiunan paus berusia 95 tahun itu meninggal Sabtu pagi. Pada 2013, Benediktus menjadi paus pertama dalam 600 tahun yang mundur dari jabatannya di Vatikan.

Filippo Tuccio, 35, kepada The Associated Press mengatakan ia datang dari Venesia dengan kereta malam untuk melihat jenazah Benediktus.

“Ia sangat penting bagi saya: membentuk diri saya, cara berpikir saya, nilai-nilai saya. Inilah mengapa saya ingin mengucapkan selamat tinggal hari ini,” kata Tuccio.

Jenazah Benediktus, yang mengenakan pakaian tradisional liturgi merah dan tanpa perlengkapan kepausan, akan disemayamkan hingga Rabu.

Pada hari Kamis, “Paus Fransiskus akan menjadi paus pertama dalam sejarah modern yang memimpin sebagai paus pada pemakaman pendahulunya,” demikian menurut situs web Vatikan News.

Vatikan mengatakan pemakaman akan dilaksanakan dengan kesederhanaan, sesuai dengan keinginan Benediktus. [my/jm]

Sumber: VOA

Share :

Baca Juga

Internasional

WHO Sebut Pandemi Covid-19 Masih Jauh dari Berakhir

Internasional

Bila Berkepanjangan, Perang Ukraina Bisa Berimbas Parah bagi Krisis Global Lainnya

Internasional

Di Depan Biden, Prabowo: Amerika Serikat Adalah Teman yang Sangat Baik

Internasional

Brasil Beri Izin Penggunaan Darurat Vaksin Johnson & Johnson

Internasional

Biden akan Umumkan Pencapresan, Namun Tidak dalam Waktu Dekat

Internasional

Trump Sebut Perlucutan Nuklir Korut Sudah Dimulai

Internasional

Perempuan dan Anak-anak Ketakutan, Aktivis Ukraina Serukan Barat Terapkan Zona Larangan Terbang di Negaranya

Internasional

Pakar: Keberagaman Agama dan Etnisitas Harus Dipelihara dan Dipromosikan
error: Content is protected !!