MERANTI – Jalan satu-satunya menuju SDN 01 Meranti di Kecamatan Meranti Kabupaten Landak Kalimantan Barat. Kamis (25/09/200), sekitar pukul 22.51 wib, ambruk. Kendati tidak ambruk keselurah, namun kondisi jembatan miring sebelah itu membahayakan pengunana jembatan.
“Kejadiannya persis malam tadi sekitar pukul 22.51 wib,” kata Son Lidin, warga Meranti kepada media ini, Jumat (25/09/2020).
Melihat kondisi jembatan yang ambruk ini, Son Lidin berharap kepada Pemerintah Kabupaten Landak agar bisa segera memperbaiki jembatan kepentingan orang banyak ini. “Saya mohon kepada Pemda Landak bisa memperbaiki jembatan ini. Kendati tidak ambruk semua masih bisa warga berjalan namun bisa membahayakan penguna jalan,” harapnya.
Ia menegaskan, hujan yang terjadi sejak kemarin itu menyebabkan air sungai di Meranti meluap, sehingga air sungai melewati jembatan tersebut membawa sampah-sampah dan sangaut dijembatan. Karena tiang-tiang jembatan tidak kuat akhirnya tiang jembatan mengalami ambruk, akibat derasnya terjangan air sungai.
“Jembatan masih bisa dilalui penguna jalan kaki tapi harus hati-hati, kalau sepeda motor atau roda dua sudah tida bisa melalui jalan ini. Curah hujan tinggi dikhawatirkan ambruk semua dengan kondisi yang ada,” tegas Son Lidin. (Hrn)










