Home / Kab Landak

Sabtu, 3 April 2021 - 18:39 WIB

Dapat Restu Ratu Suri, Pangeran Ratu Gusti Fiqry Siap Jadi Raja Keraton Ismahayana Landak

MEMPAWAH (LANDAK NEWS) – Pangeran Ratu (PR) Gusti Fiqri  Azizurrahmansyah, S.Kom, mendapat restu untuk ditabalkan jadi Raja Ismayana Landak dengan membawa gelar Raja Iswarahmahayana Dipati Karang  Sari. Sabtu (03/04)di Mempawah.

Perestuan untuk menabalkan dipimpin langsung Ratu Suri Setia Ismahayana, Ibunda Hj. Thaufikiah  Amiruddin Hamid, SH.

Hadir dalam acara tersebut, YM Pangeran Ratu Kertanegara Ir. H. Gusti Kamboja, MH
YM Raja Tayan, Gusti Yusri,SH YM Raja Keraton Amantubilah Mempawah Pangeran Ratu DR.H. Mardan Adi Jaya Kusuma Ibrahim, M.Sc, YM Ratu Kesultanan Sambas Raden Mochammad Tarhan,S.Pd, Pemangku Adat Istana Amantubilah Mempawah H.Gusti  Zulkarnain, M.Si,  Kerabat Amantubilah Mempawah H. Gusti Dudung AS, Ketua MABM Kabupaten Landak Gusti Muhardi,  Ketua Adat MABM Kabupaten Landak Ya Mulyono dan Kerabat Keraton Ismahaya Landak Gusti Hamidan, 4 beradik bibiknda Pangeran Ratu Landak dan para pangeran Keraton Ismahaya.

Ketua Panitia Pelaksana Rangkaian Prosesi Perestuan untuk menabalkan ini adalah Utin Reza Putri,SH.MH dalam laporannya mengatakan bahwa acara puncak penabalan secara adat akan dilaksanakan pada hari sabtu 10 April 2021 di keraton Ismahayana Landak.

Baca juga  Menjelang Musim kemarau, Bhabinkamtibmas Lakukan Sosialisasi Dan Himbauan Karhutla

Adapun sebelum perestuan penabalan ini yang memangku  Keraton Ismahayana Landak adalah H.Gusti Nanang Mustafa bergelar Pangeran Shri Mangku Adiningrat Kusuma Negeri Ismahayana.

Utin Reza Putri juga mengatakan bahwa Sabtu 3 April 2021 ini adalah bagian dalam Rangkaian Prosesi Perestuan Penabalan Pangeran Ratu menjadi Raja Keraton Ismahayana Landak oleh Ratu Suri Setia Ismahayana, Ibunda Hj. Thaufikiah Gusti Amiruddin Hamid, SH dimana sebelum ini sudah dilaksanakan tahapan prosesi adat pada tanggal 1 dan 2 April 2021, yaitu : Ziarah Makam Para Leluhur, Sedekah Rumah,Buang Telur ke Air, Mandi Beras, Mandi Bunga 7 Warna dan Tepung Tawar.

Adapun, kegiatan Perestuan Penabalan ini dilakukan di Mempawah dikarenakan Kondisi kesehatan Ibunda Ratu Suri sudah tidak memungkinkan lagi untuk melakukan perjalanan ke Ngabang.

“Insya Allah Puncak Prosesi Meniti Adat Penabalan Raja akan dilakukan di Keraton Ismahayana Landak, Ngabang, pada Sabtu, 10 April 2021,” jelasnya.

Ia berharap selaku Panitia Pelaksana Rangkaian Prosesi Penabalan Raja Ismahayana Landak, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah membantu dan berupaya agar acara ini sukses terlaksana.

Baca juga  Beberapa Penekanan Ketua Bhayangkari Cabang Landak Pada Kunker di Ranting Air Besar

“Jika ada hal yang kurang berkenan selama Rangkaian Prosesi ini,  sudi kiranya kami di ma’afkan,” tukasnya.

Ketua Majelis Raja Provinsi Kalimantan Barat Pangeran Ratu Kertanegara, Gusti Kamboja menegaskan acara ini sudah sesuai dengan adat istiadat raja-raja Kalimantan Barat.

Oleh karen itu, mantan Ketua DPRD Ketapang ini mengucapkan taniah  kepada adiknda Pangeran Ratu Gusti Fiqri Azizurrahmsnsyah, S.Kom. “Semoga kerajaan Landak jaya selamanya,” doa Gusti Kamboja.

Pada kesempatan berbahagia itu para raja dan kerabat Keraton Landak melakukan tepung tawar kepada Raja Ismahayana Landak dan membubuhkan tanda tangan sebagai para saksi proses perestuan penabalan Raja Ismahayana Landak sambil memberikan ucapan selamat. (One)

Share :

Baca Juga

Kab Landak

Akhirnya Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Penghitungan  Perolehan Suara Pemilu 2024 Tingkat Kabupaten Landak  Selesai

Kab Landak

Kajari Landak Lakukan Pemusnahan BB Kasus Selama Satu Tahun

Kab Landak

Potensi Besar, Pendapatan Pajak Sarang Burung Walet Masih Minim

Kab Landak

PAD Kabupaten Landak Terus Meningkat

Kab Landak

Karolin Hadiri Pembukaan Peringatan Tahun Baru Islam 1445 Hijriah

Kab Landak

98 Desa Melaksanakan Pilkades Serentak di Kabupaten Landak

Kab Landak

KPU Landak Tetapkan Tempat Debat Publik Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Landak 2024

Kab Landak

Harga Minyak Goreng Mahal, Pedagang Gorengan Menjerit
error: Content is protected !!