Home / Kab Landak

Rabu, 23 Maret 2022 - 14:40 WIB

Anggaran Desa Lebih Banyak diperuntukan Penanganan COVID-19 Dan BLT DD

Sugito, A.Md, Kepala Desa (Kades) Amboyo Inti Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak, (Foto:Heri Irawan)

Sugito, A.Md, Kepala Desa (Kades) Amboyo Inti Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak, (Foto:Heri Irawan)

NGABANG (LANDAK NEWS) – Menyandang predikat sebagai Desa Mandiri pada tahun 2021. Desa Amboyo Inti Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak Provinsi Kalimantan Barat. Terus berbenah, dalam segala hal. Salah satu menyiapakan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES).

Namu, sejak tahun 2020-2022, keberadaan BUMDES tersebut belum bisa terlanksanakan, mengingat dana desa lebih bayak diberikan kepada penanganan COVID-19 dan Bantuan Langusng Tunai Desa Desa Dana Desa  (BLT DD).

“Dana kita sejak tahun 2020 sampai tahun 2022 banyak digunakan untuk penangana COVID-19, ditambah lagi untuk dana BLT DD. Seluruh desa se Indonesia, wajib menggangarkan dana sebesar 40 persen untuk BLT DD, “ ujar Sugito, A.Md, Kepala Desa (Kades) Amboyo Inti Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak, kepada media ini tadi pagi.

Baca juga  Deklarasi Damai Oleh Peserta Seminar Peranan Timanggong Sukseskan Pilkada Berkualitas

Terkait progam BUMDES Desa Amboyo Inti? Sugito mengatakan pihaknya harus melakukan kajian bersama guna menentukan pilihan BUMDES.

“Kita harus melakukan kajian bersama perwakilan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, BPD,” jelasnya.

Diakui Sugito, di daerah sini Pariwisata tidak ada, paling di sektor Perkebunan Pertanian. Jika Perkebunan bisa pembelian TBS, tetapi membutuhkan modal besar. Paling tidak harus menyedikan dana Rp.500 juta.

“Jika kita menyediakan dana dibawah itu, kita tidak bisa bersaing diusaha ini, didaerah sini banyak juga Ram di Amboyo Inti, ” jelas Sugito.

Imbas lain, tambah Sugito, program pembangunan desa juga ikut terkendala, di mana dana diperuntukkan pembangunan pemberdayaan sebesar 32 persen, 40 persen untuk BLT DD, 8 persen untuk PPKM Mikro, 23 persen untuk ketahanan pangan, 32 persen prioritas pembangunan lainnya.

Baca juga  KPU Landak Gelar Rakor Pencocokan dan Penelitian Data Pemilih (Coklit) Untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, Bupati dan Wakil Bupati Landak Tahun 2024

“Dana ini sudah kita bagi ada pos-posnya, 40 persen itu wajib jika tidak tersalurkan 40 persen minimal akan dipangkas lagi,” katanya seraya menambahkan Desa Amboyo Inti dana BLT DD tahun 2020 ada 157 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sekitar Rp. 500 juta lebih, masuk ditahun 2021 masih 157 KPM, tahun 2022 ada 127 KPM. (H)

Share :

Baca Juga

Kab Landak

Universitas Terbuka Daerah Pontianak Lakukan Penandatanganan Kerjasama Dengan Salut Landak

Kab Landak

MoU HKTI Landak dan Unika Hippo, Manfaatkan Sampah Menjadi Pupuk dan Pestisida Organik  

Kab Landak

Sukses Gelar Vaksinasi Dosis Ke-1, Rutan Kelas IIB Landak Kembali Gelar Vaksinasi Dosis Ke-2

Kab Landak

Bimbingan Jamaah Haji Reguler Berjalan  Aman dan Lancar

Kab Landak

Kepala SMAN 3 Ngabang: Program MBG Bantu Ringankan Beban Siswa dan Dukung Kualitas Pendidikan

Kab Landak

Debat Publik: Masing-Masing Calon Sampaikan Visi, Misi Dan Program Kerja

Kab Landak

1.889 Paket Sembako Sudah Disalurkan PMI Landak Untuk Bencana Banjir

Kab Landak

Spesialis Pencuri Masjid Dibekuk Polisi
error: Content is protected !!