NGABANG (LANDAK NEWS) – Kelangkaan minyak goreng di pasaran Kota Ngabang. Sudah dirasakan masyarakat hampir 1 minggu ini. Tidak heran kalaupun ada harganya selangkit. Itupun bukan harga pemerintah.
Dua Swalayan & Dep. Store terbesar di Kota Ngabang Mitra Kita dan Citra Swlayan mengalami kelangkaan minyak goreng. Namun yang paling parah mengalami kelangkaan dirasakan Swalayan & Dep Mitra Kita Ngabang. Miyak goreng yang dijual tempat usaha mulai langka sejak awal bulan Maret lalu.
“Kelangkaan minyak goreng sejak awal Maret, sejak pertengahan Januari kosong dari Distributor tidak ada minyak. Kami selalu minta order, tetapi dari Distributor kosong,” kata Dian Kepala Gudang Swalayan & Dep Mitra Kita Ngabang.
Ia mengatakan yang ada hingga saat ini dijulan, hanya minyak kedelai, atau minyak jagung. Itupun tidak harga pemerintah.
Dengan ketidak pastian kapan datang minyak goreng di tengah-tengah masyarakat, semkain membuat pusing para ibu-ibu rumah tangga dan penjual gorengan mencari minyak goreng.
Sementara itu Swalayan & Dep. Store Citra Ngabang kini hanya menjual hanya beberapa merek minyak goreng, seperti minyak goreng jagung CCO Corn Oil, Tropicana Slim dan Bimoli ukuran kecil itupun stok sedikit.
“Semua dari agen kosong seperti merek Bimoli dan Tawon mereka tidak ada produksi. Karena tidak disubsidi oleh pemerintah. Semua agen kita minta tapi tidak berani mengasi. Kelangkaan minyak goreng ini tidak tahu juga darimana berasal, semua jenis minyak goreng jadi langka,” jelas Ida kepala gudang Swalayan & Dep. Store Citra Swalayan Ngabang.
Ida berharap, kepada pemerintah baik dari pemerintahan kabupaten, provinsi dan pusat tidak membiarkan berlarut-larut kelangkaan minyak goreng tersebut. (h)













