Home / Internasional

Senin, 4 April 2022 - 14:47 WIB

Seniman Libya Restorasi Al-Quran Tua di tengah Ramadan

Khaled al-Drebi (kanan) tampak menyusun halaman-halaman Al-Quran untuk direkatkan kembali menjadi satu dalam pelatihan perbaikan Al-Quran lama di Tripoli, Libya, pada 22 Maret 2022. (Foto: AFP/Mahmud Turkia)

Khaled al-Drebi (kanan) tampak menyusun halaman-halaman Al-Quran untuk direkatkan kembali menjadi satu dalam pelatihan perbaikan Al-Quran lama di Tripoli, Libya, pada 22 Maret 2022. (Foto: AFP/Mahmud Turkia)

Libya (VOA) –  Pada bulan suci Ramadan, banyak umat Muslim yang membaca Al-Quran untuk meningkatkan ibadah. Hal ini mendorong sekelompok relawan di Libya untuk bekerja siang malam guna memperbaiki Quran yang sudah tua atau rusak.

Khaled al-Drebi adalah seorang warga Libya yang terkenal terampil memperbaiki Quran. Ia dan beberapa artisan lain datang ke sebuah sanggar kerja di Tripoli setiap hari untuk merespons meningkatnya permintaan pelanggan Ramadan untuk memperbaiki Quran selama Ramadan.

“Pembelian Quran baru biasanya naik sebelum bulan Ramadan, tapi situasinya baru-baru ini berubah di Libya,” ujar Drebi kepada AFP.

Penyebabnya adalah kenaikan harga Quran, terutama “sejak negara berhenti mencetaknya” di Libya, tambahnya.

 mencetaknya” di Libya, tambahnya.

Seorang pria tampak menyusun halaman Al-Quran menjadi satu dalam pelatihan restorasi Al-Quran lama di Tripoli, Libya, pada 22 Maret 2022. (Foto: AFP/Mahmud Turkia)
Seorang pria tampak menyusun halaman Al-Quran menjadi satu dalam pelatihan restorasi Al-Quran lama di Tripoli, Libya, pada 22 Maret 2022. (Foto: AFP/Mahmud Turkia)

Negara Afrika Utara itu telah mengalami konflik selama lebih dari satu dekade, menyebabkan banyak institusinya berantakan dan merugikan perekonomian negara yang kaya minyak itu.

Baca juga  Apel Pagi Pagi Polsek Mandor, Iptu Hengki Gunawan Meminta Personil Tanamkan Disiplin

“Biaya untuk membeli Quran telah meningkat, akibatnya upaya perbaikan Quran lama jadi semakin populer,” jelas Drebi.

Harga Quran baru bisa mencapai $20 atau hampir Rp300.000. Tapi untuk memperbaiki Quran lama, hanya diperlukan beberapa dolar saja atau puluhan ribu rupiah.

Tapi biaya bukan faktor satu-satunya. Bagi banyak orang, Quran lama juga punya nilai sentimental.

“Ada kaitan spiritual bagi sebagian pelanggan,” kata Drebi. Ia menambahkan bahwa banyak pelanggannya memilih untuk melestarikan Quran yang diturunkan dari keluarga. “Ada yang bilang Quran ini baunya seperti kakek nenek atau orangtuanya.”

Baca juga  Sekda Landak Hadiri Acara Pendampingan Terpadu Percepatan Penurunan Stunting Di Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2022

Di lokakarya itu, Abdel Razzaq al-Aroussi menyortir ribuan Quran berdasarkan tingkat kerusakan.

“Kalau kerusakannya hanya sedikit, restorasi memerlukan waktu tak lebih dari sejam, tapi kalau rusak berat, perlu dua jam atau lebih,” katanya.

Seorang pria tampak menyusun halaman Al-Quran menjadi satu dalam pelatihan restorasi Al-Quran lama di Tripoli, Libya, pada 22 Maret 2022. (Foto: AFP/Mahmud Turkia)
Seorang pria tampak menyusun halaman Al-Quran menjadi satu dalam pelatihan restorasi Al-Quran lama di Tripoli, Libya, pada 22 Maret 2022. (Foto: AFP/Mahmud Turkia)

Kitab suci itu “harus dilepas, direstorasi, lalu diikat/ditempel,” katanya — proses rumit yang sangat memerlukan “waktu dan konsentrasi” yang besar.

Mabrouk al-Amin, pengawas di sanggar kerja itu, mengatakan proses restorasi “memerlukan banyak seniman.”

“Mengerjakan buku Tuhan sangat menyenangkan dan kami tidak bosan… pekerjaan ini sangat membahagiakan,” ujarnya.

Para pengrajin ini mengatakan mereka telah memperbaiki setengah juta Quran sejak sanggar kerja itu dibuka pada 2008. Dan lebih dari 1.500 orang telah dilatih dari 150 pusat restorasi Quran. [vm/rs]

Sumber: VOA

 

Share :

Baca Juga

Internasional

AS, Indonesia, Australia Langsungkan Latihan Militer di Tengah Kekhawatiran Akan China

Internasional

Mantan Presiden Obama Dukung Trudeau untuk Maju Lagi jadi PM Kanada

Internasional

Infeksi COVID-19 Melonjak, Korsel di Ambang ‘Lockdown’ Besar-Besaran

Internasional

Hari Gajah Sedunia: Gajah Punya Hak Hidup Seperti Halnya Manusia

Internasional

Cegah Penularan Corona di Penjara, Italia Bebaskan Bos Mafia

Internasional

‘Tak Ada Uang, Tak Ada Berita’: Akhir Koran Pro-Demokrasi Hong Kong di Ambang Pintu

Internasional

Gedung Putih Galakkan Program Vaksinasi Booster COVID-19

Internasional

Zelenskyy Perintahkan Pasukan Rusia Untuk ‘Pulang ke Rumah’
error: Content is protected !!