Home / Internasional

Jumat, 14 Oktober 2022 - 09:13 WIB

Sekjen NATO Peringatkan Putin Konsekuensi Penggunaan Nuklir di Ukraina

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg berbicara di Brussel, Belgia Kamis (13/10).

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg berbicara di Brussel, Belgia Kamis (13/10).

Presiden Rusia Vladimir Putin akan melanggar “batas yang sangat penting” apabila ia memerintahkan penggunaan senjata nuklir di Ukraina, Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg memperingatkan hari Kamis (13/10). Baik NATO maupun Rusia rencananya akan menggelar latihan nuklir dalam beberapa hari ke depan.NATO akan menyelenggarakan latihan militer bersama yang dinamai “Steadfast Noon,” alias “Siang yang Tegar,” minggu depan.

Latihan bersama yang sudah lama direncanakan itu digelar pada waktu yang hampir sama setiap tahun dan dilangsungkan selama sekitar satu minggu.

Latihan itu melibatkan jet tempur yang mampu membawa hulu ledak nuklir, meski tidak menggunakan bom langsung.

Sementara Rusia akan menggelar latihannya di sekitar waktu yang sama, dan NATO diperkirakan akan melatih kekuatan nuklirnya sekitar bulan ini.

Stoltenberg mengatakan NATO akan “memantau dengan seksama” apa yang dilakukan Rusia.

Ketika ditanya apa yang akan dilakukan NATO apabila Rusia meluncurkan serangan nuklir, Stoltenberg mengatakan, “Kami tidak akan membahas bagaimana persisnya kami akan merespons, namun tentu saja ini akan secara mendasar mengubah sifat konflik. Ini berarti batas yang sangat penting telah dilanggar.”

Ia menambahkan, “bahkan penggunaan senjata nuklir yang lebih kecil sekali pun akan menjadi hal yang sangat serius, mengubah secara fundamental sifat perang di Ukraina dan tentu saja hal itu akan menimbulkan konsekuensi.” [rd/jm]

Sumber: VOA

Share :

Baca Juga

Internasional

Di Depan Biden, Prabowo: Amerika Serikat Adalah Teman yang Sangat Baik

Internasional

Setahun Invasi Rusia, Diaspora RI di Ukraina Bertahan Hidup, Lawan ‘Fitnah’ Netizen

Internasional

Pimpin Delegasi Indonesia di COP29,Hashim Djojohadikusumo Pikat Pendanaan Hijau EUR 1,2 Miliar

Internasional

Kemlu Diserukan Tunjuk Utusan Khusus soal Isu Palestina

Internasional

Varian Delta Makin Menyebar, Uni Eropa Peringatkan Ancaman COVID-19

Internasional

Protes Krisis Rohingya, Malaysia Panggil Dubes Myanmar

Internasional

EKSODUS CHINA

Internasional

Apa Alasan Indonesia Belum Masuk BRICS?
error: Content is protected !!