Home / Nasional

Senin, 14 November 2022 - 10:34 WIB

Bantah Islam Ditindas, Gus Muwafiq: Umat Islam Indonesia Bisa Beragama dengan Gembira

TEMANGGUNG – KH Ahmad Muwafiq atau akrab disapa Gus Muwafiq mengimbau seluruh umat Islam di Indonesia untuk tidak terlalu pesimis hidup di Indonesia. Sebab menurutnya, hanya orang Islam Indonesia yang bisa beragama dengan riang gembira.

Ia menjelaskan, Islam sepeninggal Rosulullah disebar ke seluruh dunia, tapi yang sukses menjadi agama paling kuat dan besar hanya di Indonesia.

“Setelah sekian lama (penyebaran Islam pasca Rosulullah) ada sesuatu yang paling menarik, yang ke Erapa macet, ngga bergerak lagi bahkan masjid jadi gereja. Yang ke Rusia macet, yang ke China nggak bergerak. Yang ke Afrika kecenderungannya malah semakin tekor. Yang di Arab semakin ribut, tapi ada satu yang luar biasa, yaitu yang bergerak ke Indonesia berubah menjadi Islam yang paling besar dan paling kuat,” jelas Gus Muwafiq saat berceramah dalam rangka mengokohkan komitmen kebangsaan umat baru-baru ini.

Baca juga  Kepedulian di Titik Akhir Perjalanan Pasien COVID-19

Sebab itu, katanya, menjadi orang Islam di Indonesia harus disyukuri karena diberi kebebasan melaksanakan dan mengaktualisasikan agamanya.

“Afghanistan ngaji jam segini diroket. Di Pakistan, orang maulid nabi tempatnya diledakkan. Di Malaysia, jam 10 malam sudah tidak boleh ada pengajian. Jadi, kaum muslimin di suluruh dunia ini, hari ini, yang paling menikmati kehidupan sebagai orang Islam dengan riang gembira itu ada di Indonesia. Ya ini kita ini lah. Maknya nikmati, jangan usil kita ini,” ujarnya.

Ia mengaku heran jika ada sekelompok orang yang selalu merasa Islam di Indonesia ditindas dan dipinggirkan. Menurutnya, hal itu merupakan sikap pesimis.

Baca juga  Pj Bupati Landak Buka Rakor Bersama Kepala Desa dan Ketua BPD Se-Kabupaten Landak

“Orang hafal Quran paling banyak di Indonesia, orang salat paling banyak di Indonesia. Punya masjid paling banyak di Indonesia. Maka mohon jangan terlalu pesimis jadi orang Islam di Indonesia. Dikit-dikit Islam kita tertindas. Jangan lah, kita ini Islam paling besar. Ya optimis,” katanya.

“Orang kita ngaji kayak gini juga gak masalah. Nanti diterusin sampai subuh juga ngga masalah. Kok tiba-tiba ada slogan Islam di Indonesia dipinggirkan, Islam di Indonesia dikriminalisasi. Nanti dulu, kita ini paling kuat di seluruh dunia,” pungkasnya.***

Share :

Baca Juga

Nasional

Sebagian Guru Tolak Pengadaan UN Kembali, Paparkan 5 Alasan

Nasional

Nasib Camat Baito Sudarsono Dicopot Bupati Konawe Selatan,Punya Alasan Ikut Bantu Guru Supriyani

Nasional

15 Hari Lalu Hendi Sudah Ingatkan Walikota Semarang,Hevearita Gunaryanti Kini Tersangka KPK

Nasional

Suami Menjadi Korban KDRT, Mungkinkah?

Nasional

Busyro: Aturan Perjalanan Dinas Membuat Keropos Integritas KPK

Nasional

Eks Penyelidik KPK Sebut Brigjen Endar Dipecat dari KPK Usai Punya 2 Bukti Kasus Korupsi, Formula E?

Nasional

Pemilihan PJS Kepala Daerah Strategis untuk Pilpres 2024

Nasional

Jokowi Resmikan Pabrik Vaksin COVID-19 Berbasis mRNA Pertama di Asia Tenggara
error: Content is protected !!