Home / Nasional

Sabtu, 4 Maret 2023 - 08:04 WIB

KKB Berulah Lagi, Satu Prajurit TNI Tewas Tertembak di Papua Tengah

JAYAPURA – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melanjutkan aksi kejahatannya dengan menyerang petugas yang sedang menjalankan tugas di tanah Papua.

Kali ini, satu prajurut TNI, Praka Jumardi tewas ditembak KKB yang ada di di Sinak, Distrik Yugumuak Kabupaten Puncak, Provinsi Papua Tengah, Jumat (3/3).

Korban merupakan anggota Satgas Yonif Raider 303/SSM. Ketika kejadian, korban bersama timnya dihadang KKB dan terlibat kontak tembak.

Kapendam XVII Cenderawasih Kol Kav Herman Taryaman mengatakan anggota Satgas Yonif Raider 303/SSM saat itu sedang mengevakuasi seorang jenazah yang juga luka tertembak,

Baca juga  Ingin Daftar SPPI Kopdes Merah Putih 2026? Ini Syarat, Jadwal, dan Cara Mengikutinya

Satgas Yonif Raider 303/SSM berencana membawa korban ke Puskesmas Sinak.

“Dalam kontak tembak tersebut anggota Satgas Yonif Raider 303/SSM yaitu Praka Jumardi tertembak dan meninggal,” kata Herman.

Dia menjelaskan berdasarkan laporan yang diterimanya bahwa Praka Jumardi tertembak saat mengevakuasi jenazah Tarina Murib, yang juga tewas ditembak KKB di Kampung Pamebut, Distrik Yugumuak Kabupaten Puncak.

Baca juga  Seumur Hidup Sekali Saja, Nyumbang Uang Rp.100.000

Saat menuju Puskesmas Sinak, kata dia, tim evakuasi tersebut dihadang dan ditembak KKB hingga menewaskan Praka Jumardi.

“Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Sinak, namun dinyatakan meninggal oleh tim medis, ” kata Herman. (antara/jpnn)

SUMBER: ANTAREA/JPPN)

Share :

Baca Juga

Nasional

Siap-siap, Penyaluran LPG 3 Kg Berbasis Orang Berlaku Mulai 2027

Nasional

Tugas Berat Satlinmas dan Jagawarga pada Pemilu 2024 di Jogja

Nasional

Prabowo Minta Eselon 1 hingga Menteri Pakai Maung Minggu Depan, Anggito: Tidak Ada Lagi Mobil Impor

Nasional

Jokowi Minta ASEAN-Australia Terus Bangun Rasa Saling Percaya

Nasional

Pemred di Pematang Siantar Tewas Ditembak, AJI Tuntut Pengusutan

Nasional

Sawit Dapat Dijadikan Suplemen Kesehatan

Nasional

Bagaimana Cara Masyarakat Mengawasi Dana Desa?

Nasional

Ngaku Flexing dari Hasil Pinjaman Teman, AKP Agnis yang Bergaji Rp 4 Jutaan Tetap Diproses Hukum
error: Content is protected !!