YOGYAKARTA – Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad berharap Yogyakarta tetap adem pada tahun politik 2024 mendatang.
Menurutnya, kondisi politik yang memanas bisa diredam dengan peran Satlinmas dan Jagawarga.
“Ketugasan Satlinmas saat Pemilu 2024 adalah melakukan pengamanan pemilu. Pengamanannya nanti bisa di lingkungan TPS, KPPS, bahkan di tingkat KPU,” katanya dalam Podcast Ngobrolin Jogja dengan tema ‘Peran Satlinmas dan Jagawarga Sukseskan Pemilu 2024 Aman dan Damai’.
Kemudian, Jagawarga sendiri tugasnya adalah ikut menyelesaikan konflik-konflik sosial yang ada di masyarakat.
“Pembinaan terhadap Satlinmas sudah kami jalankan sejak 17 Januari 2023 lalu dan akan berakhir pada akhir Maret ini. Sedangkan pembekalan kepada Jagawarga baru akan dimulai April 2023 nanti sampai November 2023,” ujarnya.
Satlinmas dan Jagawarga merupakan satuan yang berada di bawah binaan Satpol PP DIY.
“Konstelasi politik boleh memanas, tetapi kita di Jogja harus tetap adem,” ungkapnya.
Ketua Komisi A DPRD DIY, Eko Suwanto menyebut dalam pemilu ada satu tantangan besar yang selalu dihadapi Indonesia.
“Tantangan paling besar dalam pemilu itu sebenarnya hanya satu, bagaimana kita mengedepankan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadi atau golongan. Biasanya justru mengutamakan kepentingan pribadi yang lebih banyak, padahal justru hal itu yang bikin berantem,” kata Eko.
Menurut Eko, Jogja dengan atribut kebudayaan dan pendidikannya harus mampu menjadikan masyarakatnya lebih dewasa dalam berpolitik.
Kendati demikian, kader PDIP tersebut mengatakan hal paradoks malah terjadi di Jogja.
“Jadi, saya berharap untuk Satlinmas dan Jagawarga juga bisa ikut mengingatkan masyarakat bahwa Indonesia ini tidak datang gratis dari langit. Pendiri bangsa ini serius mendirikan bangsa ini dengan sungguh-sungguh dan penuh pengorbanan,” katanya.
Ia berharap ke depannya Satpol PP sendiri bisa membantu Bawaslu dalam penegakan aturan pemilu. (mcr25/jpnn)
Sumber: JPNN







