Home / Nasional

Minggu, 14 September 2025 - 14:35 WIB

Pantau Langsung Siskamling di Kabupaten Grobogan Kemendagri Temukan Keunikan Tugas Satlinmas

Grobogan, Landak News – Menindaklanjuti 11 arahan Mendagri terkait Trantibumlinmas dan Rakor Kondusifitas Wilayah di Jawa Tengah yang dihadiri oleh Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan, Gubernur Jawa Tengah dan Seluruh Bupati/Walikota dan Ketua DPRD se-Jawa Tengah di Kantor Gubernur Jawa Tengah sebelumnya, Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri melakukan kunjungan Monitoring dan Evaluasi ke Kabupaten Grobogan pada 10 s.d 13 September 2025.

Kunjungan yang dipimpin oleh Direktur Kawasan, Perkotaan dan Batas Negara (Waskoban), Dr. Drs. Amran, M.T dimaksudkan khususnya melakukan monitoring dan evaluasi terkait pelaksanaan siskamling dan penguatan peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam menjaga ketertiban dan ketenteraman di daerah Kabupaten Grobogan.

Agenda kunjungan ini diawali dengan Rapat Kegiatan Asistensi, Monitoring dan Evaluasi Pasca Demonstrasi di Kabupaten Grobogan dihadiri oleh Sekda Kab. Grobogan, Kabag Ops. Polres Grobogan, Wakil Komandan Kodim 0717/Grobogan, Kepala OPD, Kasubdit Perkotaan dan Fasilitasi Masalah Pertanahan, Analis Kebijakan Ahli Madya pada Dit. Ormas Ditjen PolPum, dan Perwakilan Tokoh Masyarakat Grobogan di Ruang Rapat Kantor Bupati Grobogan (11/9).

Dalam Rapat ini dipaparkan mengenai upaya yang telah dilakukan seluruh jajaran Forkopimda, OPD dan tokoh agama dan masyarakat Kabupaten Grobogan pasca aksi anarkis pada 30 Agustus 2025, yaitu: Rapat Forkopimda yang dilanjutkan pemantauan situasi pada 30 dan 31 Agustus 2025, upaya cooling down dimana unsur Forkopimda menjadi pembina apel pada 1 September 2025 di beberapa sekolah-sekolah dan penyaluran Gerakan Pangan Murah sepanjang bulan September.

Baca juga  Gunung Agung Awas, Benda Sakral di Pura Besakih Diselamatkan

Selain itu juga telah dikeluarkannya Surat Edaran Bupati No. 100/17 tahun 2025 dan Himbauan Sekda kepada jajaran ASN Pemkab Grobogan, untuk tidak flexing, bersifat sopan, hidup wajar serta tetap memberikan pelayanan, bertutur dan bertindak sopan santun, bijak bermedsos, memperbanyak kegiatan sosial, dan mengaktifkan Sistem Keamanan Lingkungan (siskamling).

Setelah rapat kemudian dilakukan peninjauan di lokasi fasilitas publik yang mengalami kerusakan yaitu kantor DPRD Kab. Grobogan dan Mapolsek Purwodadi dimana telah dilakukan perbaikan dan layanan publik tetap berjalan.

Selanjutnya pada agenda kunjungan adalah pertemuan antara Direktur Waskoban, Bupati Grobogan, Kasubdit Perkotaan, Sekretaris Daerah dan Kepala-Kepala OPD di Ruang Rapat Bupati Grobogan (12/9). Dalam pertemuan ini membahas keaktifan satlinmas dalam melakukan pemantauan siskamling di masing-masing wilayah Kecamatan di Kabupaten Grobogan.

Baca juga  Kunjungi Kodim 1202/Skw, Pangdam XII/Tpr : Selalu Bantu Kesulitan Masyarakat

Kemudian pada malam harinya ⁠dilanjutkan dengan monitoring pelaksanaan Siskamling pada 6 titik di wilayah Kecamatan Godong. Monitoring ini dipimpin oleh Direktur Waskoban dan didampingi Kasubdit Perkotaan, bersama Kepala Perangkat Daerah yaitu Sat Pol PP, Kesbangpol, Asisten 2 Setda, Camat Godong, Kapolsek, Babinsa dan Anggota Satlinmas.

Dalam monitoring ini, Amran mengapresiasi pelaksanaan Siskamling di kabupaten Grobogan yang telah rutin dilakukan sejak dulu dan dilakukan secara turun temurun. “Hal ini juga sebagai bentuk kesadaran warga untuk saling menjaga dalam rangka menjamin keamanan dan perlindungan masyarakat di lingkungan masing-masing” ujarnya.

Selain itu, menurut Amran terdapat salah satu program dan keunikan tugas satlinmas di Desa Pahesan, Kecamatan Godong yang dapat ditiru di daerah-daerah lain.

“Satlinmas juga ditugaskan menertibkan seluruh warga desa untuk mematikan TV dan tidak memainkan HP pada pukul 18.00 sd 20.00 serta mewajibkan anak-anak untuk belajar atau mengaji bagi yang beragama Islam,” pungkasnya. (R)

Share :

Baca Juga

Nasional

Banjir di Bali, Komdigi Bergerak Cepat Pulihkan Akses Telekomunikasi

Nasional

Kata Jokowi Pelaku Bom Surabaya Gunakan Anak-anak

Nasional

YLBHI: 239 Perempuan Jadi Korban Kekerasan dalam Setahun Terakhir

Nasional

Hilirisasi Nikel, Siapa yang Untung dan Siapa yang ‘Buntung’?

Nasional

IKOHI Luncurkan Film Korban Penghilangan Paksa 1998, Berharap Generasi Muda Tidak Lupa

Nasional

Dalih Konversi LPG 3 Kg Jadi Kompor Listrik dan Untung Ruginya

Nasional

Keputusan DKPP Memecat Ketua KPU Patut Diapresiasi

Nasional

Kelaikan Kedelai Non GMO atau “Identity Preserved” di Indonesia
error: Content is protected !!