Ngabang, Landak News – Kepala Desa (Kades) Engkadu Andirius mengatakan Pencocokkan dan Penelitian (Coklit). Yang dilakukan oleh Pantarlih (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih) didesanyan telah melakukan tugas dengan baik.
“Secara umum para tenaga Pantarlih sudah melakukan Coklit dari rumah kerumah. Namun secara keselurahan belum tahu laporannya,” kata Andirius, beberapa waktu lalu di kebun Ketahanan Pangannya.
Andirius mengatakan dalam proses Coklit salah satu dari Pantarlih mengatakan ada nama nama pemilih sudah meninggal.
Selain itu Kades meminta kepada Pantarlih mendatangi warga dari rumah ke rumah. Hal ini agar warganya terdata dan bisa memberikan hak suaranya pada Pemilu 2024.
“Kendati saya bukan anggota TPS, tetapi saya berharap semua di TPS Desa Engkadu ada 10 TPS warga bisa memilih nantinya. Setiap 1 TPS 1 Pantarlih,” kata Kades yang dua periode ini.
Terkait warga yang terdata, tetapi tida ada ditempat, (warga tersebut merantau luar Kalbar)? Andirius menegaskan Pantarlih tetap mendata warga tersebut, karena itu adalah haknya, terlepas dia datang atau tidak pada hari H, itu urusan lain.
“Terpenting, selama identitasnya adalah warga Desa Engkadu mereka berhak di Coklit. Terkecuali warga sudah menyatakan pindah secara otomasih mereka tidak perlu kita data karena bukan warga Desa Engkadu atau tidak masuk dalam data kependudukan,” beber Andirius.
Andirius mengakui masih ditemukan dilapangan ada warganya tidak mengurus kependudukan di mana warga tersebut bukan asal warga Desa Engkadu (Luar Kalbar), beristrikan warga Engkadu tidak pernah selesai-selesai soal admistrasi kependudukannya.
“Jelas ini tidak bisa kita buat KK dan KTPnya. Sudah punya anak dua lagi. Minta agar bersangkutan membuat surat pindah antar provinsi. Tidak pernah jadi-jadi. Otomatis tidak tercatat sebagai warga Desa Engkadu,” tegasnya.
Andirius berharap agar Pantarlih mendata dilapangan dengan rill apa adanya. Mendata warga yang sudah meninggal, pindah tempat dari ke desa satu ke desa lainnya atau pindah luar daerah Kabupaten Landak, dan mendata data ganda warga.
“Tujuan inilah Pantarlih harus terjun kelapangan,” tambah Andirius. (One)









