Home / Nasional

Minggu, 26 Maret 2023 - 11:49 WIB

Apa yang Bisa Bikin Indonesia Jadi Negara Maju? Ini Kata ‘Lord’ Luhut

 Hilirisasi dan transformasi ekonomi menjadi kunci Indonesia untuk mencapai visi Indonesia sebagai negara maju pada 2045 nanti.

Hilirisasi dan transformasi ekonomi menjadi kunci Indonesia untuk mencapai visi Indonesia sebagai negara maju pada 2045 nanti.

Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, hilirisasi dan transformasi ekonomi menjadi kunci Indonesia untuk mencapai visi Indonesia sebagai negara maju pada 2045 nanti.

Luhut mengungkapkan peluang besar Indonesia untuk memainkan peran strategis di pasar global, menyusul meningkatnya permintaan pasar global terhadap komoditas mineral dan produk turunannya serta pengembangan produk teknologi ramah lingkungan.

“Negara kita ini terletak di sepanjang jalur laut utama yang menghubungkan Asia Timur, Asia Selatan, dan Oseania, serta kaya akan cadangan mineral transisi energi sehingga potensi energi baru terbarukan tinggi,” kata Luhut saat menghadiri kegiatan Business Forum on 50 Years of Indonesia-Korea Relations di Seoul, Korea Selatan, dikutip dari keterangan tertulis, Sabtu, 25 Maret 2023.

Mengutip data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Statista, Indonesia menjadi negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia, timah kedua di dunia, bauksit keenam di dunia, tembaga ketujuh di dunia, serta memiliki 437,4 gigawatt (GW) potensi energi baru terbarukan, yang mencakup solar, air, angin, bio energi, geothermal, dan laut. Pada 2045 nanti, Indonesia berambisi menjadi negara maju dengan Produk Domestik Bruto (PDB) USD10 ribu.

Baca juga  HUT TNI Ke-75, Polsek Sengah Temila Datangi Koramil

Untuk mencapai target tersebut, Indonesia harus mampu memulihkan perekonomian di tengah berbagai tantangan global, meningkatkan efisiensi melalui digitalisasi, memperkuat ketahanan ekonomi melalui peningkatan dana desa, mitigasi dampak perubahan iklim melalui dekarbonisasi dan transisi energi, serta transformasi ekonomi dari berbasis komoditas menjadi berbasis industri.

 

Hilirisasi jadi penentu

Dalam rangka menerapkan poin tersebut, transformasi ekonomi yang mempertimbangkan kebijakan hilirisasi juga menjadi faktor penentu perekonomian Indonesia.

Implementasi kebijakan hilirisasi selama ini, menurut Luhut, terbukti memberikan kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian Indonesia, dengan meningkatkan nilai ekspor, memberikan kontribusi terhadap PDB, memperbaiki neraca perdagangan, penyerapan tenaga kerja, mengembangkan pusat-pusat pertumbuhan baru di luar Jawa untuk pemerataan pembangunan dan sebagainya.

“Akibatnya sekarang ada banyak investasi yang tidak hanya fokus di Pulau Jawa dan jumlah ekspor kita pun meningkat,” katanya pula.

Hilirisasi kawasan industri

Baca juga  Ketum IWO Instruksi Kawal Kasus Pembunuhan Wartawan Sumut

Di masa mendatang, kebijakan hilirisasi akan mencakup pendirian kawasan industri bernilai tambah tinggi untuk mendukung digitalisasi ekonomi yang semakin pesat dan tren ekonomi hijau, mengalokasikan sumber energi rendah emisi (hijau) untuk industri bernilai tambah tinggi, serta membentuk talent pool yang berkualitas melalui program screening bagi lulusan sarjana jurusan teknik dan sains untuk diarahkan bekerja di perusahaan kelas dunia di bidang teknologi.

“Kebijakan investasi dan insentif didorong untuk menciptakan ekosistem industri yang komprehensif dan berdaya saing tinggi juga akan didorong,” katanya lagi.

Aspek kelestarian lingkungan pun menjadi faktor lain yang jadi perhatian. Luhut menyebut investasi di industri daur ulang baterai lithium, transisi ke penggunaan karbon rendah emisi, dan masa depan climate resilient, serta Just Energy Transition Partnership yang ditandatangani saat G20 2022 menjadi komitmen Pemerintah Indonesia dalam mengimplementasikan Perjanjian Paris.

Sumber: MEDCOM

Share :

Baca Juga

Nasional

Buka 200 Ribu Hektare Tambak, RI Targetkan Produsen Udang Vaname Terbesar

Nasional

Presiden dan Jajaran Kabinet Bayar Zakat Lewat Baznas

Nasional

Netizen Indonesia Terpopuler di Dunia

Nasional

Empat Orangutan Sumatra Jalani Rehabilitasi di “Sekolah Hutan” Jantho Aceh

Nasional

Bisa Saja TNI Langsung Habisi Penyandera Pilot Susi Air, Tetapi…

Nasional

Gibran jadi Plt Presiden RI Gantikan Prabowo Mulai Pekan Depan

Nasional

Catatan Hari Pers Nasional 2026: Anomali yang Kian Nyata

Nasional

PBNU Komunikasikan Wacana Sekolah 5 Hari dengan Istana
error: Content is protected !!