Home / Nasional

Kamis, 6 April 2023 - 11:53 WIB

55 WNA Digerebek Polisi di Rumah Mewah Duren Sawit Terkait Penipuan Jaringan Internasional

Sebuah rumah mewah di Jalan Selat Batam, Duren Sawit, Jakarta Timur, digerebek oleh sejumlah anggota polisi pada Selasa (4/4/2023).

Sebuah rumah mewah di Jalan Selat Batam, Duren Sawit, Jakarta Timur, digerebek oleh sejumlah anggota polisi pada Selasa (4/4/2023).

JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri menggerebek sebuah rumah mewah di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.

Dalam penggerebekan tersebut, sebanyak 61 orang yang terdiri dari 55 WNA dan 6 WNI ditahan terkait dugaan kasus penipuan media elektronik.

Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan, para pelaku diduga menipu dengan modus mengaku sebagai anggota polisi untuk memeras korban.

“Yang dilakukan para tersangka ini semacam kalau di kita menipu dengan menelpon mengaku sebagai polisi, kadang-kadang minta tebusan. Perbuatan-perbuatan seperti itu yang dilakukan,” ungkap Djuhandhani dalam video YouTube Kompas TV, Kamis (6/4/2023).

Baca juga: Polisi Gerebek Rumah Mewah di Duren Sawit, Warga Kaget Ternyata di Dalamnya Ada 20 Orang Diduga WNA

Baca juga  Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Sedikitnya 14 Tewas

Djuhandhani menambahkan, para korban penipuan berasal dari luar Indonesia, seperti Singapura, Thailand, China, dan lainnya.

Para pelaku menggunakan Bahasa Mandarin dalam melancarkan aksi penipuannya.

“Sampai saat ini belum ada laporan ataupun bisa kita dapatkan korbannya secara langsung. Berdasarkan pengakuan mereka korbannya terdiri dari daerah-daerah yang berada di daratan China,” jelas Djuhandhani.

Menurut Djuhandhani, para pelaku diduga melakukan penipuan menggunakan media elektronik jaringan internasional atau illegal acces, serta menggunakan dokumen perjalanan visa yang tidak sah.

Baca juga: Rumah Mewah di Duren Sawit Selalu Sepi, Ternyata di Dalamnya Ada 20 WNA Penipu Jaringan Internasional

Baca juga  BERITA FOTO: Kebut Sembarangan Menyesal Kemudian

Setelah polisi melakukan penggerebekan, para tersangka dibawa ke luar rumah dan langsung dibawa ke gedung Bareskrim Mabes Polri.

Hingga saat ini penyidik masih mencari berkas dan dokumen pribadi para pelaku, seperti tanda pengenal dan paspor.

Hal itu dilakukan guna mengetahui asal dan rentang waktu tinggal para pelaku.

Baca juga: Tangis AKBP Dody-Linda, Sebut Karier Hancur dan Minta Maaf Terlibat Kasus Sabu Teddy Minahasa

Selanjutnya, Dittipidum akan melanjutkan penyelidikan dan bekerja sama dengan satuan kepolisian dari negara-negara asal para korban.

Sumber: Kompas

Share :

Baca Juga

Nasional

Jokowi: Indonesia akan Kirim Bantuan ke Gaza Lewat Udara

Nasional

PDIP Siapkan 3 Calon Pengganti Hasto Kristiyanto, Siapa Saja?

Nasional

Info Perubahan Tanggal Merah Libur Lebaran 2023 dan Cuti Bersama PNS Terbaru, Jadwal Dimajukan

Nasional

Komnas Perempuan: Pemenuhan Hak Perempuan Korban Terorisme Belum Maksimal

Nasional

Makam Tentara Sekutu di Pulau Morotai jadi Aset Wisata

Nasional

Mungkinkah Hidup Berdampingan dengan Corona?

Nasional

Perang Ideologi: Perempuan, Terorisme dan Deradikalisasi

Nasional

Dikecam Luas Publik, Sri Mulyani Minta Klub Motor Besar Ditjen Pajak Dibubarkan
error: Content is protected !!