Home / Nasional

Kamis, 4 Mei 2023 - 07:50 WIB

Pasukan TNI dan Polri Tangkap 31 Anggota KKB, Senjata Api dan Amunisi Juga Disita, Lihat

JAYAPURA, LANDAKNEWS.ID  – Pasukan TNI dan Polri yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Damai Cartenz 2023 telah mengamankan 13 pucuk senjata api dan 710 butir amunisi berbagai kaliber dari pihak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2023 Kombes Pol Faizal Ramadhani di Jayapura, Selasa (2/5), menyebutkan, selain senjata api dan amunisi, pihaknya  juga mengamankan 16 magasen, 136 senjata tajam, dan 76 unit telepon seluler.

Selain itu, 23 unit handy talky (HT), empat unit radio SSB (single side band), tujuh buah kamera dan teropong, empat unit komputer jinjing (laptop) dan empat lembar bendera Bintang Kejora.

Baca juga  Mewakili Bupati, Sekda Landak Hadiri Acara Pisah Sambut Kepala Kejaksaan Negeri Landak

Kombes Faizal memerinci, 13 pucuk senjata api itu masing-masing diperoleh dari Kabupaten Nduga sebanyak enam pucuk, Kabupaten Jayapura empat pucuk, Kabupaten Puncak dua pucuk, dan Kabupaten Jayapura satu pucuk.

Dia mengatakan penyitaan 13 pucuk senjata api dan berbagai peralatan lainnya merupakan bentuk keseriusan Polri dan TNI dalam memberantas KKB di Papua.

Faizal mengatakan operasi Damai Cartenz 2023 merupakan operasi penegakan hukum yang tegas dan terukur kepada KKB yang melakukan gangguan keamanan terhadap masyarakat Papua.

Baca juga  Beredar Isu Bantuan Sarpras Perkebunan Untuk Pendanaan BPDPKS, Ini Penjelasan Pemkab Landak

Selain mengamankan senjata api dan peralatan lainnya, kata Faizal, pihaknya telah menahan 31 anggota KKB untuk menjalani proses hukum.

“Penyidik masih melengkapi berkas sebelum dilimpahkan ke jaksa untuk diproses hukum lebih lanjut,” ujarnya.

Kombes Faizal mengatakan anggota KKB yang diproses hukum itu adalah yang telah ada barang buktinya, sedangkan yang tidak cukup bukti dilepaskan oleh penyidik. (antara/jpnn)

Sumber: jppn

Share :

Baca Juga

Nasional

Kemenkes Klaim Peningkatan Kasus Seiring Perbaikan Sistem Pendataan dan Peningkatan Tes

Nasional

Megawati Kritik Emak-emak Lebih Suka Goreng Makanan Dibanding Rebus

Nasional

Kementerian Sosial Gerak Cepat Tangani Gempa Donggala

Nasional

Media Asing Sorot Jokowi Batal PIndah ke IKN dalam Waktu Dekat, Termasuk Kurangnya Minat Investor IKN

Nasional

Indonesia, Malaysia Akhiri Sengketa Perbatasan Laut

Nasional

Di Rakornas 2026, Prabowo Ingatkan Kepala Daerah Jadi Pemimpin Adil dan Jujur

Nasional

Hari Ini Sri Mulyani Umumkan Data Penting APBN Juli 2024, soal Defisit, KUR, hingga Bansos

Nasional

Yayasan Gemilang Sehat Indonesia (YGSI) di ICSED 2024: Mendorong Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas (PKRS) Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
error: Content is protected !!