Home / Nasional

Jumat, 26 Mei 2023 - 10:12 WIB

Pengakuan Pelaku yang Bawa Kabur Uang “Study Tour” Rp 400 Juta, Dipakai untuk Kepentingan Pribadi

Tersangka berinisial ICL diamankan karena kasus penipuan uang wisata di Polrestabes Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/5/2023).

Tersangka berinisial ICL diamankan karena kasus penipuan uang wisata di Polrestabes Bandung, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (25/5/2023).

JAKARTA, LANDAKJNEWSI.ID  – Oknum pegawai jasa travel yang melakukan penipuan dan penggelapan uang study tour ratusan murid SMA 21 Bandung ditangkap.

Freelance tour leader berinisial ICL (33) ini bekerja di perusahaan Grand Traveling Indonesia (GTI) menggelapkan uang sebesar Rp 400 juta.

Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono menjelaskan, ICL ditangkap pada Rabu (24/5/2023) sekitar pukul 23.00 WIB.

“Pelaku ditangkap di Cilengkrang,” ucap Budi di Mapolrestabes Bandung, Kamis (25/5/2023).

Uang dipakai kepentingan pribadi

Saat ini polisi memeriksa pelaku untuk mendalami motif dan penelusuri uang yang digelapkan pelaku.

“Kita telusuri uangnya ke mana saja, motifnya apa sehingga yang bersangkutan menggelapkan uang tersebut,” ucapnya.

Dari hasil pemeriksaan sementara, kata Budi, uang ratusan murid SMA 21 itu digunakan pelaku untuk kepentingan pribadi.

Baca juga  Hari Kanker Sedunia: Masih Besar Tantangan Atasi Kesenjangan Perawatan

Polisi juga sudah memeriksa perwakilan SMAN 21 dan perusahaan travel tempat ICL bekerja

“Saksi sementara dari kepala sekolah, travel juga sudah diperiksa dan menyatakan bahwa uang itu tidak disetorkan,” kata Budi.

Pelaku terancam dijerat pasal 372 dan 378 KUHPidana yang mengatur tentang penipuan serta penggelapan.

Pelaku pun diancam pidana di atas lima tahun karena perbuatannya.

“Yang pasti Pasalnya 372 dan 378, penggelapan sudah pasti, apakah nanti keterkaitan dengan yang lain, nanti setelah pemeriksaan,” ujar Budi, di Mapolrestabes Bandung, Kamis (25/5/2023).

Diberitakan sebelumnya, siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 21 Bandung, Jawa Barat, batal menggelar karya wisata atau study tour ke Yogyakarta.

Baca juga  Pangdam XII/Tpr Hadiri Pengukuhan DPP HKTI Kalbar Periode 2023-20

Harusnya, kegiatan tersebut digelar pada Rabu (24/5/2023) hingga Jumat (26/5/2023).

Diduga, uang yang sudah dibayarkan 320 siswa dibawa kabur dan tidak disetorkan ke perusahaan penyedia jasa wisata dan transportasi.

Rencana study tour ke Yogyakarta ini direncanakan dua bulan lalu, tiap murid dibebankan biaya senilai Rp 1,3 juta.

Dari 350 murid yang membayar ini berhasil mengumpulkan uang dengan total Rp 400 juta.

Namun jelang keberangkatan, pihak sekolah mengabarkan bahwa study tour diundur, lantaran uang dibawa kabur.

Sumber: Kompas

Share :

Baca Juga

Nasional

Cegah Putus Kuliah, Pemerintah akan Subsidi Uang Kuliah Tunggal

Nasional

Wow Keren, Ditawar Rp200 M, Callind Asal Kebumen Berharap RI Seperti China

Nasional

Muhammadiyah Kota Bogor Belum Menggarap Dakwah di Kalangan Milenial dan Gen Z

Nasional

Syukuran LBH IWO, Jodhi Yudono: LBH Untuk Seluruh Masyarakat Indonesia

Nasional

Prabowo Ditemani Haji Isam Kunjungi Proyek Cetak Sawah Satu Juta Hektare

Nasional

Komnas Perempuan: Pemenuhan Hak Perempuan Korban Terorisme Belum Maksimal

Nasional

Hercules Pasang Badan untuk Adiknya Ini, Bakal Mengadu kepada Mahfud hingga Jokowi

Nasional

Pemerintah Diminta Tidak Langsung Berlakukan BPJS Sebagai Syarat Pelayanan Publik
error: Content is protected !!