Home / Nasional

Senin, 25 Oktober 2021 - 09:00 WIB

Muhammadiyah Kota Bogor Belum Menggarap Dakwah di Kalangan Milenial dan Gen Z

BOGOR, LANDAKNEWS – Muhammadiyah kota Bogor belum menggarap dakwah anak muda, pelajar di kalangan milenial dan Gen Z.

“Belum ada upaya menggaet dakwah anak muda dan pelajar kalangan milenial dan Gen Z. Perlu pembinaan kader, umat muda di kota Bogor,” kata Ketua PDM Kota Bogor Madropi, Ahad (24/10/2021).

Majelis Tabligh dengan hasil reshuflle ketua yang baru Ustad Taufiq Daud diharapkan bisa menggarap hal tersebut, termasuk mengembangkan dakwah digital mungkin nantinya bisa berkolaborasi dengan MPI (Majelis Pustaka dan Informasi).

Baca juga  Kapolsek Parigi 2 Kali Ajak Mesum Anak Tersangka, Ada Chatnya

Madropi menilai Majelis Tabligh Kota Bogor sebenarnya telah melakukan pengajian secara baik seperti banyaknya peserta yang hadir ketika diisi para penceramah seperti KH Muhyiddin Junaidi.

“Majelis Tabligh kota Bogor sudah melakukan pembinaan amar ma’ruf secara baik misalnya pengajian KH Muhyiddin Junadi,” jelas Madropi.

Dalam bidang ekonomi Muhammadiyah Kota Bogor, kata Madropi berjalan baik dengan adanya koperasi Mentari Maslahat Berkemajuan dibidani MEK (Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan). “Ke depan program bidang ekonomi dikembangkan dalam satu tahun ke depan,” paparnya.

Baca juga  Prabowo: Pembekalan menteri di Akmil Magelang bawa tradisi heroisme

Ia juga menuturkan, PDM Muhammadiyah Kota Bogor memiliki aset tanah hasil wakaf. “Ke depan wakaf harus cepat disertifikatkan,” jelas Madropi.

Selain itu, kata Madropi setiap Majelis di PDM Kota Bogor dalam Muspimda tanggal 30 Oktober 2021 mempunyai program yang membumi. “Setiap majelis membuat program satu tahun yang membumi,” pungkasnya. (R)

Share :

Baca Juga

Nasional

Jokowi Lantik Keponakan Prabowo Menjadi Wamenkeu, Strategi Mengunci Perencanaan Anggaran?

Nasional

Diumumkan 16 Agustus,Ini Bocoran Kenaikan Gaji PNS

Nasional

Komnas Perempuan Luncurkan Manual Perlindungan Keamanan Perempuan Pembela HAM

Nasional

LPJ PBNU 2021–2026 Diterima Aklamasi, Gus Yahya Sampaikan Terima Kasih dan Minta Maaf

Nasional

Kolaborasi Menteri BUMN dan Menteri Pertanian Dalam Mendukung Swasembada Pangan

Nasional

Masyarakat Sipil Kritik UU KIA Belum Lindungi Perempuan Adat dan Pekerja Informal

Nasional

Terjawab Sudah Kenaikan Gaji PNS 2023 Berlaku Kapan,Simak Informasi Terbaru dari Kemenpan RB

Nasional

MUI Beri Penghargaan kepada JK dan Retno Marsudi Atas Kontribusi untuk Perdamaian
error: Content is protected !!