Home / Nasional

Rabu, 7 Juni 2023 - 10:45 WIB

Pertamina Bakal Luncurkan BBM Terbaru Bulan Ini, Campuran Pertamax dan Etanol 5 Persen

JAKARTA, LANDAKNEWS.ID – PT Pertamina (Persero) akan meluncurkan produk baru berupa bahan bakar minyak atau BBM jenis Bioetanol pada bulan Juni ini. Bioetanol diklaim sebagai bahan bakar ramah lingkungan campuran Pertamax (RON 95) dan etanol sebanyak 5 persen.

Direktur Utama atau Dirut Pertamina Nicke Widyawati mengatakan bioenergi tersebut diluncurkan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Menurut dia, Pertamina memandang transisi energi bukan sekedar untuk menurunkan emisi, tetapi juga mewujudkan kemandirian energi berbasis sumber daya alam yang dimiliki Indonesia.

“Jadi nanti Pertamina bulan ini, mau launching produk baru, yaitu Bioetanol. Jadi Pertamax kita campur dengan etanol,” kata Nicke saat konferensi pers di Grha Pertamina, Jakarta, Selasa, 6 Juni 2023.

Meski begitu, Nicke tidak menjelaskan secara gamblang kapan peluncuran tersebut akan dilakukan. “(Waktu peluncuran Bioetanol) belum ditentukan,” ujar dia.

Sementara itu, Vice President Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menjelaskan peluncuran Bioetanol akan digelar setelah proses perizinan ke pemerintah selesai dilakukan.

Baca juga  Pembinaan Guru, Kepala SD dan SMP Kecamatan Air Besar, Bupati Karolin : Yang Bermasalah Laporkan Ke Saya

“Kita sekarang sedang proses melakukan pengajuan izin. Kalau sudah ada izinnya, sudah dinyatakan boleh dikomersialisasikan, baru kita akan launching,” jelas Fadjar usai konferensi pers.

Sebelum produk Bioetanol diluncurkan, kata dia, Pertamina memastikan bahan bakar tersebut telah dinyatakan lolos uji coba kendaraan dan uji jalan. Uji coba telah dilakukan di Surabaya, Jawa Timur. Ke depan, Pertamina berharap produk Bioetanol akan bisa diuji coba di wilayah lain.

“Tentu ke depan harapannya bisa di kota lainnya, tapi sementara di Surabaya dulu,” ujar Fadjar.

Selanjutnya: Bioetanol merupakan bahan bakar dari campuran …

Bioetanol merupakan bahan bakar dari campuran Pertamax dengan etanol 5 persen. Fadjar menuturkan, produk tersebut akan memiliki kandungan oktan lebih besar dari Pertamax.

Namun, dia tak mau menjelaskan berapa RON Bioetanol nantinya. Adapun harga Bioetanol juga masih belum ditentukan.

Baca juga  Kantor Komunikasi Kepresidenan Punya 6 Jubir Baru, Ini Daftarnya

Sementara itu, menukil laman resmi Kementerian ESDM, Bioetanol adalah program yang pernah diluncurkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada November 2022. Program Bioetanol Tebu tersebut diluncurkan untuk mendorong ketahanan energi.

Jokowi berharap program bioetanol dapat berjalan sesuai rencana, dimulai dari bioetanol 5 persen (E5) pada BBM, lalu meningkat E10, E20 dan seterusnya.

Program Bioetanol Tebu untuk Ketahanan Energi diproyeksikan bisa menjadi solusi peningkatan jumlah produksi bioetanol nasional dari 40 ribu kiloliter pada 2022 menjadi 1,2 juta kiloliter pada 2030. Selain itu, menjadi potensi campuran BBM jenis minyak bensin.

Hal tersebut berdasarkan studi yang dilakukan di Brasil, yakni energi yang dihasilkan dari 1 ton tebu setara dengan 1,2 barrel crude oil.

Sumber: Tempo

Share :

Baca Juga

Nasional

Pemerintah Klaim Sudah Identifikasi Peretas “Bjorka”

Nasional

Pengamat: Kekerasan Terhadap Jurnalis Ancaman Serius Kebebasan Pers

Nasional

Jemaah Umroh Menangis Terlantar Tak Bisa Pulang, Pemilik Travel Senyum Saat Ditangkap di Hotel

Nasional

Ustadz Endro Sudarsono: ‘Mari kita Dukung dan Sukseskan Pemilu 2024 supaya berjalan Aman, Damai dan Sejuk

Nasional

Buka 200 Ribu Hektare Tambak, RI Targetkan Produsen Udang Vaname Terbesar

Nasional

Saksi Kasus Nurdin Abdullah Terima Uang Buat Sembako Covid-19

Nasional

Jokowi Sentil Gaya Hidup Mewah Anggota Polri: Rem Total

Nasional

Voice of Baceprot, Bakal Ramaikan Festival Glastonbury
error: Content is protected !!