Home / Kab Landak

Selasa, 26 September 2023 - 16:43 WIB

1 Kasus Ditemukan, Pemda Landak Gelar Pencanangan Imunisasi JE

Ngabang, Landak News.Id – Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Kesehatan, mencanangkan Pemberian Imunisasi Japanese Encephalitis (JE) kepada anak anak usia 9 bulan  sampai dengan kurang dari 15 tahun. Pelaksanaan ini di Aula Bupati Landak, Selasa (25/09/23).

Kegiatan ini di hadiri Pj. Bupati Landak, Kepala Resor Polres Landak, Kepala OPD Landak atau yang mewakili, Camat se-Kabupaten Landak, Ketua TP-PKK Landak, Kepala Desa Amboyo Inti, Hilir Kantor dan Desa Raja, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Landak, Organisasi IDI, Organisasi IAKMI, IBI, PPNI, Media Online, siswa/siswi pelajar di Ngabang, serta tamu undangan lainnya.

Sebelumnya, acara dimulai Pj Bupati Landak, Kadis Kesehatan Kabupaten Landak, beserta tamu undangan lainnya melakukan Zoom Daring bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat yang diikuti 14 Kabupaten/Kota Se-Kalimantan Barat.

Pj.Bupati Landak Samuel dalam kata sambutanya mengatakan  acara pencanangan imunisasi Japanese Encephalitis (JE) di Kabupaten Landak dilakukan.

Karena kesehatan merupakan salah satu indikator pembangunan manusia dan perekonomian suatu bangsa, di mana setiap orang dapat menerima kebutuhan dasarnya berupa layanan kesehatan, mulai dari upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif demi tercapainya status kesehatan yang lebih baik.

“Salah satu upaya preventif yaitu melalui imunisasi sebagai upaya pencegahan penyakit dengan memberikan “vaksin” sehingga terjadi imunitas (kekebalan) terhadap penyakit tersebut,” ujaranya.

Dikatakannya, imunisasi memberi manfaat jauh lebih besar dibandingkan risiko efek sampingnya. Melindungi tubuh bayi / anak dari serangan dan ancaman bakteri / virus penyakit tertentu, mencegah anak dari tertular penyakit yang disebabkan oleh bakteri / virus serta meningkatkan kekebalan tubuh terhadap penyakit-penyakit tertentu dan meningkatkan status kesehatan bayi / anak yang berdampak pada kualitas tumbuh kembang dan produktivitas sumber daya manusia di masa depan.

“Pencanangan pelaksanaan imunisasi Japanese encephalitis (JE) ini bertujuan tercapainya pengendalian penyakit JE di daerah endemis dan secara khusus selain memberikan imunitas kepada anak-anak,  juga sebagai upaya menurunkan angka kesakitan acute enchepalitis syndrome (AES) dan kematian oleh JE,” terang Samuel.

Di Indonesia imunisasi JE telah terlebih dahulu dilaksanakan sejak tahun 2016 di Provinsi Bali dan pada tahun 2023 ini di laksanakan di Provinsi Kalimantan Barat dan selanjutnya di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Japanese Encephalitis (JE) adalah penyakit radang otak yang terjadi karena virus JE dan ditularkan oleh nyamuk culex yang menjadi penyebab radang otak yang paling sering ditemukan di wilayah asia dan beberapa negara di kawasan pasifik barat, tak terkecuali di Indonesia. Khususnya di Kabupaten Landak pada tahun 2023 ditemukan ada satu kasus JE positif di Desa Tiang Tanjung Kecamatan Mempawah Hulu,” jelasnya.

Dia menambahkan, Imunisasi JE ini akan di laksanakan secara massal dari tanggal 26 September sampai dengan 26 November 2023, dengan sasaran usia 9 bulan S/D kurang 15 tahun.

Baca juga  Ini Tentang Logistik Pemilu: Kamis Lusa Surat Suara Datang

“Tempat pelaksanaan tersebar di Posyandu dan sekolah Paud/TK, SD, dan SMP. Setelah pelaksanaan Imunisasi masal JE akan dilanjutkan sebagai imunisasi rutin di usia 10 bulan,” bebernya.

Target imunisasi masal JE ini minimal 95% terlaksana, dan tidak ada lagi kasus JE positif yang ditemukan di Kabupaten Landak.

“Saya minta kepada stakeholder untuk bersama-sama mensosialisasikan di wilayah kewenangan tempat kerja masing-masing agar imunisasi JE ini berjalan dengan sukses. Untuk itu perlunya komitmen dukungan pemberian imunisasi japanese encephalitis yang dicanangkan hari ini,” kata Samuel.

Sementara itu ditempat yang sama, Kadis Kesehatan  Kabupaten Landak Subari tak lupa  memanjatkan puji syukur kehadirat tuhan yang maha kuasa, karena berkat dan kasihnya kita dapat hadir dan berkumpul di tempat ini dalam acara  “ Pencanangan Imunisasi Japanese Enchepalitis (JE) di Kabupaten Landak” pada hari ini Selasa, 26 September 2023.

Kesehatan merupakan salah satu indikator pembangunan manusia dan perekonomian suatu bangsa. Pembangunan berkelanjutan (SDGS) salah satu capaian yang ingin diwujudkan yakni kehidupan sehat dan sejahtera melalui program Universal Health Coverage (UHC) merupakan suatu keadaan di mana setiap orang dapat menerima kebutuhan dasarnya berupa layanan kesehatan, mulai dari upaya promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif. Demi tercapainya status kesehatan yang lebih baik, dari aspek pemenuhan upaya preventif imunisasi adalah strategi yang sangat tepat dalam meningkatkan status kesehatan yaitu memberikan kekebalan kepada anak sehingga mencegah terjadinya Penyakit Yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I).

Dia juga mengatakan  Japanese Encephalitis (JE) adalah penyakit radang otak yang terjadi karena virus JE dan ditularkan oleh nyamuk culex. Penyebab utama penyakit ensefalitis di asia. Angka kesakitan akibat je sebesar 1,8/100.000 penduduk dengan Case-Fatality Rate (CFR) 20-30% dan 30% – 50% dari yang hidup berakibat gejala sisa (sekuele) seperti lumpuh atau kejang, perubahan perilaku, beberapa diantaranya mengalami kecacatan berat. Walaupun JE merupakan masalah kesehatan dengan akibat yang serius, namun dapat dicegah dengan pemberian imunisasi.

“Kita ketahui bahwa diKabupaten Landak pada tahun 2015 s.d 2023 terdapat 4 kasus positif JE. Pada tahun 2023 ditemukan satu (1) kasus JE positif di desa tiang tanjung kecamatan mempawah hulu, “ tegasnya.

Tujuan pelaksanaan imunisasi JE adalah tercapainya pengendalian penyakit JE di daerah endemis dan secara khusus selain memberikan imunitas kepada anak-anak juga sebagai upaya menurunkan angka kesakitan Acute Enchepalitis Syndrome (AES) dan kematian oleh JE.

Pelaksanaan massal imunisasi JE di Kabupaten Landak pada tanggal 26 September sampai dengan tanggal 26 November 2023, sasaran usia 9 bulan s/d kurang 15 tahun  berjumlah 98.240 jiwa (Pusdatin), jumlah vaksin yang telah diterima sebangyak 23.500 vial, vaksin dan logistik pendukung pelaksanaan imunisasi massal JE bersumber  dari kementerian kesehatan dan sudah di distribusikan ke semua Puskesmas.

Baca juga  Dandim Bersama Forkopimda Sambas Dampingi Gubernur Kalbar Tinjau Serbuan Vaksinasi

Imunisasi massal JE ini dilaksanakan di satuan pendidikan ( TK/PAUD, SD/Sederajat, SMP/Sederajat ) dan di posyandu khusus untuk sasaran bayi balita dan sasaran diluar sekolah.

Semoga dengan pencanangan hari ini semua pihak mendukung pelaksanaan imunisasi massal JE, sehingga kabupaten landak dapat mencapai target minimal 95% yang ditentukan oleh kementerian kesehatan  agar terbentuk kekebalan komunitas.

‘Mari kita bersama-sama mensukseskan imunisasi JE, mensosialisasikan kepada masyarakat terutama yang memiliki anak usia 9 bulan sampai dengan kurang dari 15 tahun untuk membawa anak-anak ke pos pelayanan imunisasi JE yang di sediakan oleh puskesmas dikabupaten landak,” ajaknya.

Sementara itu Ketua Panitia Yuliana Erni melaporkan kegiatan Acara   PENCANANGAN IMUNISASI JAPANESE ENCHEPALITIS (JE) DI KABUPATEN LANDAK pada hari ini selasa, 26 September 2023.

Dimana, DASAR  kegiatan adalah  Surat Pencanangan Introduksi Imunisasi Japanese Encephalitis (JE) Kalimantan Barat Tahun 2023 Dengan No : 400.7.7.2 / 3705 / P2P-DINKES Tanggal 20 September 2023.

Adapun tujuan  rencanangan adalah untuk memberikan informasi mengenai kegiatan introduksi imunisasi JE kepada masyarakat kuas dengan melibatkan pimpinan daerah, para pembuat keputusan, tokoh masyarakat, tokoh agama, media online, dan lintas sektor terkait lainnya.

“Jumlah peserta pencanangan imunisasi Japanese Encephalitis (JE) berjumlah 103 orang yang terdiri dari Forkopinda Sekretaris Daerah Kabupaten Landak, Ketua TP-PKK Kabupaten Landak, Kepala Dinas, Kepala Badan Dan Kepala Kantor Terkait, Direktur RSUD Landak, Camat Sekabupaten Landak, Kepala Bidang Pembinaan Paud, SD, SMP, Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan, Kepala Bidang, Dan Seksi di Satuan Kerja Dinas Kesehatan,Kepala Puskesmas Se Kabupaten Landak, Organisasi Profesi (IDI, PPNI, IBI, LAKMI), Perwakilan Kepala Tk, Sd/Sederajat, Smp/Sederajat, Perwakilan Tokoh Agama (Ketua NU, Kepala Pastor Paroki, Ketua PGI Kabupaten Landak), Perwakilan Kepala Desa, Media Online, dan Siswa/Siswi Perwakilan TK, SD, SMP,” jelasnya.

Dia tak lupa mengucapkan atas terlaksananya pencanangan Imunisasi hari ini, pihaknya mengucapkan banyak terimakasih atas arahan dan nasukan bapak kepala dinas beserta sekretaris panitia yang telah berperan aktif semaksimal mungkin mempersiapkan semua yang diperlukan.

“Terimakasih kepada seluruh bapak ibu yang hadir pada kegiatan ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, dari pihaknya mengucapkan seluruh panitia menyampaikan mohon maaf jika ada kekurangan dan kekeliruan dalam persiapan dan pelaksanaan Pencanangan Imunisasi JE Ini. (One)

Share :

Baca Juga

Kab Landak

Karolin Ingatkan Umat Stasi Antok Pentingnya Gotong Royong Bersama Masyarakat

Kab Landak

Amil Zakat Masjid Agung Babul Ulum Kabupaten Landak Bagikan Zakat

Kab Landak

SALUT Landak Gelar Rakor dengan SMPN 1 Ngabang untuk UAS Berkualitas Ngabang

Kab Landak

Pemberian Remisi Umum Peringatan HUT Ke-78 Kemerdekaan RI Dilingkungan Rutan Kelas II B Landak

Kab Landak

Kendalikan Inflasi Daerah, Pemkab Landak Gelar Rapat Koordinasi TPID

Kab Landak

IWO Kabupaten Landak Akan Bagikan 1000 Masker

Kab Landak

DAMKAR RAPI MANDOR Sosialisasi Pengadaan Sarana dan Prasarana

Kab Landak

HUT HBA & IAD: Kejaksaan Negeri Landak Gelar Berbagai Kegiatan Sosial
error: Content is protected !!