Home / Parlementaria

Rabu, 6 Desember 2023 - 16:17 WIB

Kades Curhat Kepada Dewan Terkait Infrastruktur Jalan

Ngabang, Landak News.Id –  Sejumlah Kepala Desa  tergabung dalam Forum Kades  Sebelas  Desa Satu Jalur (Kecamatan Air Besar, Kecamatan Ngabang dan Kecamatan Kuala Behe).

Curhat kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Landak, Rabu (05/12/23).

Curhatan para kepala desa disambut Ketua DPRD Landak Heri Saman, didampinggi Ketua Komisi A Cahyatanus, Ketua Komisi B Evi Yupenalis, dan Ketua Komisi C Margareta.

Selain itu hadir juga Kepala Dinas PU-PR Kabupaten Landak Erani, dan Sekretaris PU-PR Kabupaten Landak Jamelius.

Curhatan yang dihadapi para kades terkait infrastruktur jalan yang dihadapi masing masing daerah.

Juru bicara Kades Sejoet Petrus Siel mengatakan kita  dari forum sebelas desa di Kecamatan Kuala Behe, Kecamatan Ngabang dan Kecamatan Air Besar. Hanya ada 7 desa yang hadir.

Para Kades  menuntut  masalah ruas jalan dari Munggu menuju Tengon. Mereka menuntut  tahun 2024 segera terbangun. Dan mengingat, bagi Petrus Siel ini tahun  politik.

“Mengantisipasi ada banyak kepentingan kepentingan politik.   Pihak pemerintah, berkomitmen, bahkan legislatif untuk dana dana Inpres itu sudah ready sekitar 15 m untuk tahun 2024,” katanya.

“Mungkin nanti akan diperjuangkan kembali untuk penambahan. Karena memang untuk 15 m itu belum mencukupi untuk perbaikan jalan dari Munggu sampai ke Angkanyar  Tengon sampai ke Meranti terus berlanjut,” kata Petrus Siel.

Petrus Siel berharap  mungkin dalam waktu dekat akan para dewan dan pihak dinas PU- PR menghadap Ketua Komisi V terkait masalah jalan.

Kemudian ruas jalan ini dan jembatan Angkanyar dan jemabatan Angkanyar sudah ada titik terang bahwa dalam waktu dekat  akan segera dibangun rangka bajanya.

“Kita tadi sempat dialok ada kemungkinan juga jembatan di Munggu.  Kemungkinan besar  jembatan Tebedak dibawa ke Angkanyar,” tegasnya lagi.

Baca juga  Kunjungi Kabupten Kapuas Hulu, Kapolda: Awasi Peredaran Barang Ilegal di Perbatasan

“Mungkin itu yang bisa kita sampaikan dan mungkin juga nanti dari pemerintah daerah kita akan berusaha negosiasi terkait dana Irmak. Kita juga bincang bincang  nanti selanjutnya kepada pak pj bupati untuk mendukung  jalan jalan poros kita Kabupaten dari Munggu sampai ke Tengon seperti itu bisa diceritakan kondisi jalannya,” katanya.

“Kalau udah musim hujan ini kita dipastikan mandi lumpur. Kita dari Ngabang ke ke lokasi mungkin hanya sekitar satu atau 2 jam, bisa bisa 3 sampai 4 jam seperti itu,” tukasanya.

Ditempat yang sama Ketua DPRD Kabupaten Landak Heri Saman mengatakan
hari ini pihaknya  menerima kedatangan dari para kepala desa yang tergabung di dalam forum sebelas  kepala desa yang ada di ruas satu jalur Munggu Angkanyar sampai ke Tengok.

“Tadi kita  mendiskusikan tentang kondisi infrastruktur, terutama ruas jalan dari Munggu Angkanyar sampai ke Tengon.  Ini jalan Munggu menjadi kewenangan kabupaten dan jalan atas menjadi kewenangan provinsi ini,” jelas Ketua DAD Kabupaten Landak ini.

Sebenarnya ruas jalan ini sudah kita usulkan. Pada pemerintah pusat.  Bahkan ada jawaban daripada pemerintah pusat melalui melalui Ketua Komisi V pak Lasarus, kita mendapat dana pembangunan dalam bentuk dana Inpres.

“Kita usulkan hari itu 40 miliar, karena  waktu pelaksanaannya di akhir tahun, katanya ada revisi, sehingga tersedia anggaran sekitar 19 miliar dan sudah ada PPK nya turun ke lapangan dan memulai pekerjaan,” tegasnya.

Heri Saman  sangat bersyukur ternyata sudah ada penanganan daripada pemerintah pusat.

Sebenarnya  pada tahun 2023, sudah ada kegiatan di ruas jalan Munggu Angkanya untuk penanganan jalan jalan yang parah terutama di ujung ujung jalan Munggu Angkanyar.

“Jadi sudah ada penanganan dari pemerintah kabupaten ini. Kami sangat berterima kasih pada para kepala desa yang sudah datang di DPRD ini. Dalam langkah untuk menyampaikan masalah mereka,” tambah Ketua KONI Landak ini.

Baca juga  Ketua DPRD Landak Menghadiri Acara Konggres Askab PSSI Landak Periode 2020-2024

Ditambahkan Kepala Dinas PU-PR Kabupaten Landak,  dia mengakui apa yang telah disampikan para kepala desa, sudah diusulkan oleh pihaknyan melalui dana Inpres.

“Waktu itu tim sudah datang. Bahkan kami dari pihak dinas sudah menyiapkan data data, termasuklah perencanaan. Namun. Mungkin waktunya terbatas sehingga sampai akhir 2023 kegiatan tersebut tidak kunjung dibangun. Tetapi kita masih berharap dan akan menanyakan kembali apakah kegiatan tersebut akan dilakukan di 2024,” kata Erani

Erani juga mengatakan terkait dengan desa desa yang ada, sebetulnya sentuhan pembangunan itu ada. Hanya memang dengan dana yang terbatas  tidak optimal dan tidak maksimal.

“Ketika yang sedikit itu lalu ada cuaca, lalu ada lalu lintas yang cukup padat di situ, ya akhirnya cepat rusak,” ungkapnya.

Jadi itulah yang menjadi kendala dan menjadi keprihatinan kita bersama. Namun dirinya  berpikir kalau memang ada komitmen bersama antara legislatif dan eksekutif,  pemerintah desa kita bisa melakukan sesuatu secara bertahap.

“Untuk sekaligus dan memuaskan semua. Memang hal yang mustahil di mana kondisi dan keadaan kita terutama keuangan daerah sangat terbatas,” katanya lagi.

Intinya, tambah Erani, pihaknya tetap merasa peduli. Apa yang menjadi tugas tanggung jawab, pasti akan pihaknya lakukan.

“Tetapi sekali lagi tergantung dengan pendanaan yang ada. Mungkin itu yang bisa kami sampaikan,” tukasnya. (One)

 

Share :

Baca Juga

Parlementaria

Hadiri Musda Ke IV PPNI Kabupaten Landak, Ketua DPRD Landak : Perawat Memiliki Peranan Yang Sangat Penting Untuk Membantu Pemerintah Dalam Dunia Kesehatan

Parlementaria

Komisi B DPRD Landak Gelar Rapat Kerja dengan Mitra Kerja OPD Kabupaten Landak Terkait Raperda Tentang Perubahan APBD Kabupaten Landak T.A 2022

Parlementaria

DPRD Landak Gelar Rapat Paripurna Ke-5 Masa Sidang III Tahun 2023

Parlementaria

Heri Saman Buka Turnamen Bola Voli Roah Cup Ongkol Padang Tahun 2023

Parlementaria

Komisi B DPRD Landak Raker Bersama Empat Dinas, Bahas Rencana Kerja dan Anggaran

Parlementaria

Ungguh Video Lelucon Saat Sholat, Tujuh Pemuda Diringkus Polisi

Parlementaria

Komisi A DPRD Landak Gelar Rapat bersama OPD di Kabupaten Landak

Parlementaria

Miris! Tiga Anak Perempuan Disekap Ibu Kandungnya
error: Content is protected !!