Home / Nasional

Selasa, 3 September 2024 - 10:54 WIB

Daftar Mobil dan Motor yang Dilarang Isi Pertalite di SPBU Mulai Senin 2 September 2024

Daftar Mobil dan Motor yang Dilarang Isi Pertalite di SPBU Mulai Senin 2 September 2024 (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Daftar Mobil dan Motor yang Dilarang Isi Pertalite di SPBU Mulai Senin 2 September 2024 (KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

JAKARTA  – Simak inilah daftar mobil dan motor yang dilarang isi pertalite mulai hari ini, Senin (2/9/2024).

Untuk diketahui, pemerintah menerapkan aturan terbaru yang melarang penggunaan BBM Pertalite untuk sejumlah kendaraan di SPBU seluruh Indonesia.

Kendaraan dengan daftar kendaraan yang terlarang telah diinformasikan dengan jelas yang mencoba mengisi Pertalite di SPBU Pertamina akan ditolak secara langsung oleh petugas.

Kebijakan ini masih menjadi pembahasan yang tengah berlangsung dan diharapkan akan segera diterapkan secara nasional.

Tujuan dari pembatasan dan larangan penggunaan Pertalite untuk motor dan mobil tertentu adalah untuk memastikan bahwa subsidi BBM dari pemerintah tepat sasaran.

Aturan ini termasuk dalam revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian, dan Harga Jual Eceran BBM.

Revisi tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa subsidi BBM bisa lebih tepat sasaran.

Kendaraan yang akan terkena larangan penggunaan Pertalite adalah mobil dengan kapasitas mesin di atas 1.400cc, serta motor dengan kapasitas mesin mulai dari 250cc.

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Arifin Tasrif, menjelaskan bahwa kriteria pembatasan pembelian BBM subsidi sudah ditetapkan, dengan mobil di atas 1.400cc dan motor mulai dari 250cc termasuk dalam daftar larangan penggunaan Pertalite.

Baca juga  Tanggal Pencairan THR PNS 2023 Akan Dimajukan, Berapa Besarannya? Ini Kata Sri Mulyani

Berikut daftar motor yang dilarang isi Pertalite di SPBU Pertamina:

– Yamaha XMAX

– Yamaha TMAX

– Yamaha MT25

– Yamaha R25

– Yamaha MT09

– Yamaha MT07

– Honda Forz

– Honda CB650R

– Honda X-ADV

– Honda CBR250R

– Honda CB500X

– Honda CRF250 Rally

– Honda CRF1100L Africa Twin

– Honda CBR600RR

– Honda CBR1000RR

– Suzuki Gixxer250

– Suzuki Hayabusa

– Kawasaki Ninja ZX-25R

– Kawasaki Ninja H2

– Kawasaki KLX250

– Kawasaki KX450

– Kawasaki Ninja 250SL

– Kawasaki Ninja 250

– Kawasaki Vulcan

– Kawasaki Versys 250

– Kawasaki Versys 1000

Berikut daftar mobil yang boleh pakai Pertalite setelah Perpres Disahkah

Toyota

Agya 1.197 cc

Calya 1.197 cc

Raize 998 cc dan 1.198 cc

Avanza 1.329 cc

Daihatsu

Ayla 998 cc dan 1.197 cc

Baca juga  Presiden Prabowo Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila di Lubang Buaya

Sigra 998 cc dan 1.197 cc

Sirion 1.329 cc

Rocky 998 cc dan 1.198 cc

Xenia 1.329 cc

Suzuki

Ignis 1.197 cc

S-Presso 998 cc

Honda

Brio 1.199 cc

Kia

Picanto 1.248 cc

Seltos bensin 1.353 cc

Rio 1.348 cc

Wuling

Formo S 1.206 cc

Nissan

Kicks e-Power 1.198 cc Magnite 999 cc

Mercedes-Benz

A-Class 1.332 cc

CLA 1.332 cc

GLA 200 1.332 cc

GLB 1.332 cc

DFSK

Super Cab diesel 1.300 cc

Peugeot

2008 1.199 cc

Volkswagen

Tiguan 1.398 cc

Polo 1.197 cc

T-Cross 999 cc

Tata

Ace EX2 702 cc

Renault

Kiger 999 cc

Kwid 999 cc

Triber 999 cc

Audi

Q3 1.395 cc

Jenis Kendaraan Dilarang Isi BBM Pertalite

Khusus untuk mobil dengan kapasitas mesin 1400cc resmi dilarang isi BBM Pertalite setelah Perpres disahkan.

Sumber: TRIBUN

 

 

Share :

Baca Juga

Nasional

Pakar Nilai Investasi China Tak Pengaruhi Sikap Tegas RI Terkait Laut China Selatan

Nasional

Musisi Dunia Lirik Indonesia, 2023 Jadi Tahun Konser

Nasional

Hari Ini Sri Mulyani Umumkan Data Penting APBN Juli 2024, soal Defisit, KUR, hingga Bansos

Nasional

Polisi Ciduk Kepsek Cabul di SD Kapuas Kalteng

Nasional

IWO Bertemu Dubes Ukraina Untuk Indonesia, Ucapkan Terima Kasih

Nasional

Ada 5 Tahap Peringatan bagi Alumni yang Tak Mau Pulang ke Indonesia, Bagaimana?

Nasional

Kesetaraan dan Pemberdayaan Perempuan Jadi Isu Utama Selama RI Jadi Presidensi G20

Nasional

DFW Indonesia: Lemahnya Pengawasan Sebabkan Kapal Asing Tidak Berizin Bebas Beroperasi
error: Content is protected !!