Home / Olahraga

Jumat, 11 Oktober 2024 - 08:46 WIB

Kontroversi Wasit Indonesia Vs Bahrain, Dilaporkan PSSI ke FIFA

Wasit FIFA Ahmed Al Kaf asal Oman.

Wasit FIFA Ahmed Al Kaf asal Oman.

JAKARTA – Wasit Ahmed Al Kaf mendapat sorotan usai membuat keputusan kontroversial dalam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia Indonesia vs Bahrain, Kamis (10/10/2024) malam.

Bahrain unggul lebih dulu berkat tendangan Mohamed Marhon. Untungnya, tim nasional (timnas) Indonesia membalas dengan gol dari Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick.

Jelang akhir laga, wasit asal Oman itu tidak menghentikan pertandingan meski masa injury time selesai. Akibatnya, Mohamed Marhoon kembali mencetak gol sehingga kedudukan berakhir imbang 2-2.

Tak hanya itu, Ahmed Al Kaf mengeluarkan sejumlah keputusan kontroversial lain selama pertandingan Indonesia vs Bahrain sehingga dinilai mencurangi tim Merah Putih.

Lalu, apa saja kontroversi yang dibuat wasit Ahmed Al Kaf dalam laga Indonesia vs Bahrain pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia?

1. Mudah beri kartu ke Indonesia

Wasit Ahmed Al Kaf dikenal mudah memberikan kartu pelanggaran dalam pertandingan yang dipimpinnya. Hal itu juga terlihat dalam laga Indonesia vs Bahrain.

Namun, dia tampak lebih banyak memberikan pelanggaran bagi Indonesia daripada Bahrain. Padahal, kontak fisik yang terjadi antarpemain cenderung minim.

Dalam laga ini, Indonesia tercatat membuat 27 pelanggaran. Dua pelanggaran berbuah kartu kuning untuk Marselino Ferdinan dan Ragnar Oratmangoen. Pasukan Garuda juga membuat dua offside.

Sebaliknya, Bahrain hanya memiliki sepuluh pelanggaran. Satu pelanggaran berbuah kartu kuning untuk Amine Benaddi. Padahal, ada momen-momen ketika Bahrain melanggar pemain Indonesia dengan keras tapi tidak dinyatakan sebagai pelanggaran.

Baca juga  Kalah dari Mallorca, Madrid Tak Lagi Pimpin Liga Spanyol

Tak hanya pemain yang mendapat kartu, Al Kaf bahkan memberikan kartu merah kepada manajer Timnas Indonesia, Sumardji saat memprotes pertandingan yang belum berakhir meski injury time selesai.

2. Tidak beri tendangan bebas

Selanjutnya, Al Kaf juga disorot karena tidak memberikan tendangan bebas kepada timnas Indonesia pada babak kedua.

Padahal saat itu, Rafael Struick dilanggar pemain belakang Bahrain tepat di depan kotak penalti. Wasit Al Kaf hanya memberikan drop ball kepada timnas Indonesia.

Wasit beralasan, tendangan bebas tidak diperlukan karena bola mengenai Rafael saat dilanggar pemain lawan. Indonesia pun kehilangan peluang membuat gol.

3. Tambah waktu melebihi injury time

Saat pertandingan mencapai menit ke-90, wasit memberikan tambahan waktu atau injury time selama enam menit. Itu berarti laga seharusnya usai pada menit ke-90+6.

Namun, wasit tidak menghentikan laga tersebut meski waktu tambahan habis. Akibatnya, Bahrain  membuat gol pada menit 90+9 atau tiga menit lebih lama dari waktu pertandingan seharusnya berakhir.

Selama babak tambahan waktu, tidak ada kejadian khusus yang membuat injury time dapat bertambah lebih dari waktu yang sudah ditetapkan.

Situasi ini memicu protes. Sebab, tim Merah Putih nyaris menang 2-1 atas Bahrain sebelum disamakan kedudukannya menjadi 2-2.

4. Tidak cek VAR untuk Bahrain

Selain waktu yang bermasalah, gol penyama kedudukan pada menit ke-90+9 itu juga menimbulkan kontroversi. Sebab, gol itu dinyatakan sah meski wasit tidak mengecek VAR.

Baca juga  Preview Manchester City vs Liverpool: Lubang Jarum di Etihad

Al Kaf seharusnya memastikan gol terakhir yang dibuat Mohamed Marhoon sah atau tidak melalui VAR.

Pengecekan diperlukan karena penyerang nomor 9 Bahrain, Husein Abdulkarim tampak mengalami offside sebelum Mohamed Marhoon menerima bola.

Pertandingan tersebut membuat Indonesia menempati peringkat kelima klasemen Grup C dengan torehan tiga poin dari tiga kali bermain imbang lawan Arab Saudi (1-1), Australia (0-0), dan Bahrain (1-1).

Dilaporkan ke AFC dan FIFA

Atas kontroversi yang ada, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akan mengajukan protes kepada AFC dan FIFA atas kepemimpinan wasit Indonesia vs Bahrain, Ahmed Al Kaf.

“Ya, kita kirim surat protes,” kata Exco PSSI, Arya Sinulingga, diberitakan Kompas.com, Jumat (11/10/2024).

Dalam laga tersebut, banyak keputusan wasit yang dinilai kontroversi dan bisa diperdebatkan. PSSI pun kecewa dengan kepemimpinan Al Kaf.

Sementara itu, para pemain beserta ofisial pun perlu mengajukan protes kepada wasit. Sebab, keputusannya dinilai kontroversi.

“Kita sangat kecewa dengan  kepemimpinan wasit. Seperti menambah waktu sampai Bahrain menciptakan gol,” imbuh Arya.

Sumber: Kompas

Share :

Baca Juga

Olahraga

Hasil Kualifikasi Piala Dunia 2026 – Disingkirkan Timnas Indonesia, Vietnam Kian Merana Usai Disikat Irak

Olahraga

FIFA Ingatkan Timnas Indonesia soal Grup Neraka dalam Drawing Putaran 3

Olahraga

Kualifikiasi Piala Dunia 2026 – Marc Klok Pede Timnas Indonesia Bisa Sapu Bersih Kemenangan Lawan Filipina dan Irak

Olahraga

Inggris Tampil dengan Kekuatan Penuh Hadapi Spanyol di Final Euro 2024, Gareth Southgate Yakin Bisa Bawa Pulang Trofi

Olahraga

Menghadapi Duka, Atlet Karate Kalbar Nurmala Kembali ke Pra Pon di Kalimantan Selatan

Olahraga

Jorge Martin Dijamin Tambah Kesal, Ducati Kasih Harapan Palsu di MotoGP Italia 2024

Olahraga

Jadwal 8 Besar EURO 2024 Lengkap Daftar Tim Lolos Perempat Final Piala Eropa

Olahraga

Kualifikasi Piala Asia U-23 2024 – Segrup Thailand, Malaysia Bertekad Bikin Kejutan
error: Content is protected !!