Home / Uncategorized

Kamis, 31 Oktober 2024 - 08:02 WIB

Jangan Pakai Celana Pendek dan Sandal saat Naik Pesawat

JAKARTA – Salah satu kriteria memilih pakaian untuk traveling adalah kenyamanan. Namun, seorang calon pramugari mengungkapkan satu hal lagi yang perlu dipertimbangkan, yakni keselamatan di pesawat.

Dalam pelatihan yang sedang dijalani, calon pramugari yang juga pengguna TilTok Spanyol @‌clauucuerdo mendapat satu pelajaran penting tentang pakaian.

Jika hanya ingin kenyamanan, pelancong sering kali mengenakan celana jogger, hoodie, celana pendek, dan sandal. Namun, untuk aspek keselamatan ia menyarankan agar menghindari pakai celana pendek dan sandal di pesawat tetapi tidak akan melakukannya lagi.

“Jangan pernah naik pesawat dengan celana pendek,” kata dia menyarankan. “Dulu saya pakai celana pendek dan bahkan sandal, tapi sekarang saya tidak akan melakukannya lagi. Saya sedang mengikuti kursus untuk menjadi pramugari dan hari ini saya belajar sesuatu yang tidak saya ketahui.”

Ia menjelaskan bahwa jika terjadi pendaratan darurat dan Anda harus turun menggunakan salah satu perosotan di pintu darurat, kulit yang terbuka dapat menyebabkan luka bakar yang parah.

Baca juga  Kabupaten Landak Dilanda Cuaca Ekstrem, Ribuan Warga Terdampak Bencana

“Jika terjadi keadaan darurat dan evakuasi harus dilakukan, perosotan tiup akan keluar dari pintu dan beberapa jendela pesawat yang akan mengembang saat itu juga dan semua penumpang harus melompat. Dengan kecepatan Anda meluncur turun, Anda akan terbakar. Maksud saya, itu benar-benar membakar seluruh kaki Anda jika Anda tidak mengenakan celana panjang.

Tentu saja tak ada yang berharap terjadi keadaan darurat, tetapi untuk berjaga-jaga, sebaiknya selalu mengenakan celana panjang, kaus kaki, dan sepatu tertutup.

Pakai Piama di Pesawat

Demi kenyamanan, banyak penumpang mengenakan piama terutama untuk perjalanan jarak jauh.

Menurut seorang pramugari yang bekerja di penerbangan transatlantik untuk sebuah maskapai besar, ia dan rekan-rekannya berusaha sebaik mungkin untuk memperlakukan semua orang secara setara, apa pun yang mereka kenakan. Namun, ketika melihat penumpang pakai piama, mereka bertanya apakah orang itu baru saja bangun tidur dan apakah mereka sudah mandi atau menggosok gigi?

Baca juga  Bela Kepentingan Masyarakat, PLN Koordinasi Dengan DPRD Landak

“Harap datang dengan bersih dan berpakaianlah,” kata dia.

Hal ini juga menjadi perhatian Amy Caris, seorang pramugari dan direktur pelatihan dan penerbangan di JSX, sebuah layanan jet pribadi. “Ingat, Anda sedang duduk di dalam sebuah mesin dengan ruang terbatas, benda tajam, dan orang asing,” katanya. “Jangan kenakan pakaian terbaik Anda, tetapi kenakan sesuatu yang nyaman dan sedikit melar. Kenyamanan bisa menjadi gaya!” kata dia.

Sumber: Tempo

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Danramil Sengah Temila Dampingi Dandim 1201 Belasungkawa Ke Rumah Duka Almarhum PNS Lusianus

Uncategorized

Kapolsek Menyuke Hadiri Lokmin Lintas Sektor Triwulan Puskesmas Darit

Uncategorized

Kapolsek, Mediasi Sengketa Lahan Kebun Sawit di Sempate

Uncategorized

Polsek Kuala Behe Gandeng Masyarakat Antisipasi Terorisme Diwilayah Kecematan Kuala Behe

Uncategorized

Digitalic: SEO yang Baik Harus Berdampak Bagi Bisnis

Uncategorized

Apa Sih Manfaat Biodiesel Buat Kita

Uncategorized

Batu Ginjal: Kenali Gejala dan Penyebab Batu Ginjal

Uncategorized

Pomdam XII/Tpr Terima Kunjungan Wadanpuspomad
error: Content is protected !!