Home / Kalbar

Jumat, 3 Oktober 2025 - 14:51 WIB

Korupsi Mempawah, GAKPKB Minta KPK Jangan Tunda Penetapan Ria Norsan

JAKARTA, Landak News
Gerakan Anti Korupsi Pemuda Kalimantan Barat (GAKPKB) menegaskan sikap tegas dalam melawan praktik rasuah di tanah air.

Pada Jumat (3/10/2025) sejak pukul 09.00 WIB, ratusan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, mendesak lembaga antirasuah segera bertindak nyata dalam penanganan dugaan kasus korupsi di Kalbar.

Fokus utama aksi ini adalah mendorong KPK segera menetapkan status hukum Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, yang diduga terlibat kasus korupsi ketika masih menjabat sebagai Bupati Mempawah.

GAKPKB menilai lambannya proses hukum hanya menimbulkan ketidakpastian sekaligus menimbulkan kecurigaan publik.

“Kami hadir bukan untuk formalitas. KPK harus segera mengumumkan tersangka. Semakin lama kasus ini ditunda, semakin kuat dugaan publik bahwa ada upaya melindungi pejabat yang berkuasa,” ujar Muhammad Nafii, Ketua GAKPKB sekaligus Wasekjend PB HMI yang bertindak sebagai koordinator lapangan.

Baca juga  Komitmen Adik Ipar Norsan Bulat, Siap Memenangkan Karolin-Gidot

Dalam pernyataan sikapnya, GAKPKB menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:

1. Mendesak KPK segera menetapkan dan mengumumkan tersangka kasus dugaan korupsi yang melibatkan Ria Norsan saat menjabat Bupati Mempawah.
2. Meminta KPK menindaklanjuti seluruh kasus korupsi di Kalimantan Barat secara adil dan tanpa pandang bulu, sesuai dengan komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya.
3. Menuntut percepatan penyelesaian kasus lain, seperti dugaan korupsi BP2TD, hibah Masjid Al-Falah Mempawah, dan penyalahgunaan anggaran PDAM Mempawah yang belum jelas pertanggungjawabannya.
4. Mendorong KPK untuk bekerja secara menyeluruh dalam menegakkan hukum di Kalbar demi menjaga integritas pemerintahan.

Baca juga  Saka Bhayangkara Polres Landak Laksanakan Orientasi Anggota Baru di Halaman Mapolres

“Korupsi adalah kejahatan yang merampas hak rakyat. Kami tidak ingin Kalimantan Barat terus menjadi arena bancakan elit politik. Jika KPK tetap diam, sama saja dengan membiarkan perampokan uang rakyat,” tegas Nafii.

Aksi yang digelar di jantung ibu kota ini disebut sebagai bentuk perlawanan generasi muda Kalbar terhadap praktik korupsi yang tidak hanya merugikan rakyat, tetapi juga merusak sendi-sendi pembangunan dan mencoreng kepercayaan publik kepada pemerintah. (R)

Share :

Baca Juga

Kalbar

Karolin Bertekad Jadikan Dayak Modern

Kalbar

Uskup  Agung Pontianak Berikan Pernyataan Sikap Terhadap Persolan Yang Dihadapi 3 CU di Kalbar

Kalbar

PN Sanggau Raih Akreditasi A Excellent

Kalbar

Ardi Pemuda Perbatasan Entikong Serahkan Peninggalan Orang Tua Secara Sukarela Kepada Satgas Kodam XII/Tanjungpura

Kalbar

Gara-Gara Judi Ortu Gadai Anak Ke Bandar

Kalbar

BERITA FOTO: DPD MABM Kabupaten Landak Mengikuti Mubes IV MABM Kalbar

Kalbar

Wagub Prediksi Pembangunan Kalbar Akan Semakin Baik

Kalbar

Gempar, Sederet Ruko di Jalan Pangsuma Sanggau Terbakar
error: Content is protected !!