NGABANG, Landak News – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi dimulai pada 6 Januari 2025. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap, mencakup seluruh jenjang pendidikan mulai dari PAUD hingga SMA di setiap kabupaten dan kota di Indonesia.
Sekolah-sekolah di Kabupaten Landak juga telah menerima manfaat dari program ini. Kehadiran MBG diharapkan dapat membantu pemenuhan gizi siswa sehingga konsentrasi dan prestasi belajar mereka meningkat secara signifikan.
Salah satu sekolah penerima manfaat adalah SMA Maniamas Ngabang, dengan jumlah penerima sekitar 400 an siswa.
Kepala SMA Maniamas Ngabang, Urbanus U, S.Pd, mengaku sangat terbantu dengan adanya program MBG di sekolahnya. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka atas realisasi program tersebut.
“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada Bapak Presiden dan Wakil Presiden atas program MBG yang telah berjalan sesuai janji,” ujar Urbanus U.
Ia juga berharap agar penyedia makanan lebih selektif dalam menjaga kualitas makanan yang disajikan.
“Untuk saat ini, di sekolah kami belum ada kasus keracunan makanan, mungkin di tempat lain. Semoga saja nantinya tidak ada,” harapnya.
Terkait tidak diterimanya MBG pada Rabu (22/10/2025), Urbanus U membenarkan hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa pada hari itu pihak sekolah menerima surat pemberitahuan tentang adanya kegiatan sertifikasi penjamah makanan, sehingga distribusi MBG dihentikan sementara.
“Intinya hanya hari ini saja yang tidak ada. Hari-hari biasanya lancar tanpa hambatan. Memang ada beberapa siswa yang kurang menyukai makanannya, tapi tidak semuanya. Kami sarankan agar makanan tersebut diberikan kepada teman-teman lain yang mau,” jelas Urbanus U. (One)







