Home / Pemda Landak

Senin, 26 Januari 2026 - 13:22 WIB

Bupati Landak Kunjungi Pusat Pemulihan Gizi

NGABANG, LANDAK NEWS – Persoalan gizi buruk pada anak di Kabupaten Landak tidak terlepas dari faktor sosial dan ekonomi keluarga. Hal ini disampaikan Bupati Landak Karolin Margret Natasa saat mengunjungi Rumah Pusat Pemulihan Gizi (PPG) Kabupaten Landak, Senin (26/1/2026).

Dalam dialog dengan keluarga pasien, Karolin menemukan kasus seorang ibu muda yang harus menghidupi anaknya seorang diri tanpa pekerjaan tetap. Kondisi tersebut dinilainya sebagai gambaran nyata dampak pernikahan dini dan keterbatasan ekonomi terhadap kesehatan anak.

“Ibu pasien ini menikah di usia 16 tahun, dan sekarang di usia 18 tahun ia harus menghidupi anaknya sendirian tanpa suami dan tanpa pekerjaan tetap. Ini tantangan nyata dari dampak pernikahan dini,” kata Karolin.

Baca juga  Sambang Dan Sosialisasi Prokes Covid-19

Menurutnya, tanpa penguatan ekonomi keluarga, risiko anak kembali mengalami masalah gizi akan tetap tinggi meski telah menjalani perawatan medis. Untuk itu, penanganan gizi buruk perlu dibarengi dengan program pemberdayaan yang menyentuh akar persoalan.

Sebagai langkah lanjutan, Pemerintah Kabupaten Landak berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk menyiapkan pelatihan keterampilan bagi para ibu selama masa pendampingan di PPG. Pelatihan tersebut meliputi bercocok tanam hidroponik, pembuatan kue, serta keterampilan memasak yang memiliki nilai ekonomi.

Program ini diharapkan menjadi bekal bagi para ibu agar dapat mandiri secara finansial setelah keluar dari rumah pemulihan, sehingga mampu memenuhi kebutuhan gizi dan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan.

Baca juga  DPMPD Kabupaten Landak Raih Peringkat 3, Penghargaan Komisi Informasi Provinsi Kalbar

“Kita berharap ibunya bisa mandiri secara ekonomi, sehingga kedepannya bisa terus mendukung tumbuh kembang anaknya dengan layak,” ujar Karolin.

Melalui pendekatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Landak menegaskan bahwa Pusat Pemulihan Gizi tidak hanya berfungsi sebagai tempat perawatan sementara, tetapi juga sebagai ruang intervensi sosial untuk memutus rantai gizi buruk dan kemiskinan keluarga. (***)

Share :

Baca Juga

Pemda Landak

Staf Ahli Bupati Landak Anem : Gawai Dayak Dapat Dijadikan Ajang Promosi Budaya Masyarakat Suku Dayak

Pemda Landak

Sekda Landak Launching Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) di Kabupaten Landak

Pemda Landak

Pj. Bupati Landak Buka Rembuk Stunting Sekaligus Penyerahan PMT kepada Balita di Desa Pawis Hilir

Pemda Landak

Byonic Kalbar Gelar Jamda Perdana di Bumi Intan

Pemda Landak

Akibat Covid-19, Pemkab Landak Berikan Kompensasi Pajak Daerah

Pemda Landak

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Mardhotillah di Dusun Mungguk Desa Mungguk

Pemda Landak

Ormas Islam Beraudiensi Dengan Bupati Landak

Pemda Landak

Terobosan Baru Bupati Landak, Nasi Rumah Makan Di Bandara Supadio Gunakan Beras Landak
error: Content is protected !!