Ngabang, Landak News – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Landak menggelar Selasar Hangat Lintas Agama x Joyful Ramadan “Indonesia Berdaya Melalui Tebar Harapan Ramadan (THR)” kegiatan buka puasa bersama pada Kamis (12/3/2026) di Ngabang sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
Kegiatan tersebut dihadiri aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag Landak, perwakilan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), organisasi masyarakat Islam, pengasuh pondok pesantren, pengurus masjid, anak yatim piatu, penyandang disabilitas, kaum duafa, serta perwakilan awak media.
Selain berbuka puasa bersama, kegiatan juga diisi dengan penyaluran bantuan dan santunan kepada anak yatim serta masyarakat kurang mampu sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
![]()
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Landak, H. Abdulbar, S.Ag., M.Pd., mengatakan Ramadan merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan amal kebaikan, termasuk melalui kegiatan berbagi kepada sesama.
Menurutnya, meskipun pemerintah saat ini tengah melakukan efisiensi anggaran, Kemenag Landak tetap berkomitmen melaksanakan kegiatan sosial yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
“Walaupun ada efisiensi anggaran, semangat untuk berbagi dan membantu masyarakat tidak boleh berkurang. Melalui kegiatan ini kita ingin memperkuat kebersamaan serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.
![]()
Ia menjelaskan bahwa dalam kesempatan tersebut Kemenag Landak juga menyalurkan zakat dan infak yang dihimpun dari pegawai untuk periode Januari hingga Februari. Dana tersebut disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai wujud tanggung jawab sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Abdulbar berharap pengelolaan zakat dan infak dapat terus dilakukan secara baik, transparan, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.
![]()
“Kita berharap kegiatan ini memberi dampak nyata bagi masyarakat. Semangat berbagi harus terus kita jaga, karena keberadaan kita di tengah masyarakat harus mampu membawa manfaat,” katanya.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, baik di internal umat Islam maupun antarumat beragama, guna menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut turut diisi tausiyah oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Landak, KH. Luqman Qosim, S.Ag.
Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan bahwa Ramadan merupakan madrasah spiritual bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas iman dan ketakwaan.
Menurutnya, keberhasilan seseorang tidak hanya diukur dari kebahagiaan pribadi, tetapi juga dari kemampuannya memberi manfaat dan kebahagiaan bagi orang lain melalui kepedulian dan sikap berbagi.
“Orang yang benar-benar sukses bukan hanya yang bahagia untuk dirinya sendiri, tetapi juga yang mampu membahagiakan orang lain,” ujarnya.
Ia menambahkan, tujuan utama ibadah puasa adalah mencapai derajat takwa, yang ditandai dengan meningkatnya ketaatan kepada Allah, kesungguhan menjalankan perintah-Nya, sikap ridha terhadap ketentuan-Nya, serta kesadaran mempersiapkan kehidupan di akhirat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan.
Melalui kegiatan tersebut diharapkan hubungan antara Kemenag Landak dan masyarakat semakin erat serta semangat kepedulian sosial terus tumbuh selama Ramadan. (LN)













