Home / CORNELIS DPR RI

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:32 WIB

Cornelis Tekankan Peran Koperasi Petani Sawit dalam Membangun Industri Sawit Nasional yang Mandiri

Jakarta, Landak News – Anggota Komisi XII dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Dr. (H.C.) Drs. Cornelis, M.H., menghadiri Rapat Audiensi dengan Forum Masyarakat Peduli Dampak Lingkungan PLTP dan Sawit Watch di Ruang Rapat Komisi XII DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (13/07/2026).

Audiensi tersebut dihadiri oleh Sawit Watch bersama berbagai organisasi petani sawit dari seluruh Indonesia yang menyampaikan aspirasi terkait implementasi kebijakan biodiesel, khususnya mengenai belum optimalnya keterlibatan koperasi petani dalam program tersebut. Mereka menilai bahwa Peraturan Menteri ESDM Nomor 24 Tahun 2021 tentang Penyediaan dan Pemanfaatan Bahan Bakar Nabati Jenis Biodiesel belum memberikan ruang yang memadai bagi koperasi sebagai representasi petani sawit.

Baca juga  Komisi A DPRD Landak Gelar Rapat Kerja dengan Mitra Kerja OPD Kabupaten Landak Terkait Raperda Tentang Perubahan APBD Kabupaten Landak T.A 2022

Menanggapi aspirasi tersebut, Cornelis menekankan pentingnya penguatan kelembagaan petani melalui koperasi agar memiliki daya tawar yang lebih kuat dalam industri sawit nasional. Menurutnya, petani tidak boleh hanya menjadi pemasok bahan baku, tetapi harus mulai mengembangkan industri pengolahan yang dikelola secara mandiri.

“Petani didata dulu kemudian berhimpun dan buat koperasi agar dapat membangun pabrik sendiri. Ada syarat minimal 4.000 hektare, ini harus dipelajari mekanismenya,” jelas Cornelis.

Mantan Gubernur Kalimantan Barat dua periode itu menjelaskan bahwa pembentukan koperasi yang kuat akan membuka peluang bagi petani untuk mengelola industri hilir sehingga nilai tambah dari komoditas sawit dapat dinikmati langsung oleh masyarakat.

Di sisi lain, Cornelis juga mengingatkan agar kebijakan peningkatan bauran biodiesel tetap mempertimbangkan kondisi riil kebutuhan minyak goreng dalam negeri. Menurutnya, pemerintah harus memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap menjadi prioritas.

Baca juga  Cornelis Desak Penuntasan Tambang Ilegal dan Pemerataan Energi dalam Rapat Paripurna DPR

“Menjadi biodiesel (B50) itu sudah terpaksa. Kita ini untuk minyak goreng saja tidak cukup, kadang harga tinggi langsung ada operasi pasar karena barang ditimbun,” tegasnya.

Cornelis berharap pemerintah dapat terus menyempurnakan kebijakan yang berkaitan dengan industri sawit dengan memaksimalkan hilirisasinya menjadi produk yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat. Tentu, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk petani melalui koperasi. (R)

Share :

Baca Juga

CORNELIS DPR RI

Target Investasi Rp2.041 Triliun, Cornelis Harap Berdampak bagi Daerah

CORNELIS DPR RI

Legislator Cornelis Desak Pemerintah Diversifikasi Aset, Minta Danantara Lebih Berperan

CORNELIS DPR RI

Buka Banteng Cup 2026, Cornelis Ajak Pemuda Isi Kemerdekaan dengan Prestasi

CORNELIS DPR RI

Cornelis Tekankan Aspek Kemanusiaan dalam Menyikapi Ketegangan Politik Global

CORNELIS DPR RI

Cornelis Soroti Ketahanan Energi dan Kebijakan Fiskal RAPBN 2027 di Paripurna DPR RI

CORNELIS DPR RI

Tinjau Kehutanan Sumsel, Cornelis Tegaskan Pentingnya Transparansi Karbon dan Patuh Lingkungan

CORNELIS DPR RI

Warga Sepotong dan Pasir Putih Nikmati Listrik, Cornelis Apresiasi ESDM dan PLN

CORNELIS DPR RI

Cornelis Hadiri Paripurna ke-17 DPR RI, RUU PSDK dan PPRT Resmi Jadi Undang-Undang
error: Content is protected !!