Home / Kab Landak

Jumat, 14 Agustus 2026 - 06:52 WIB

LEBIH DEKAT MENGENAL DKPP KABUPATEN LANDAK III

Teks Foto: Bantuan Alsintan akan diberikan kepada Kelompok Tani pada  program tahun 2026. (Foto: oNe)

Ketahanan Pangan, Perikanan dan Masa Depan Pertanian Landak

NGABANG, LANDAK NEWS — Ketahanan pangan menjadi salah satu fondasi penting dalam pembangunan Kabupaten Landak. Sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perikanan, Pemerintah Kabupaten Landak melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKPP) terus mendorong peningkatan produksi, menjaga ketersediaan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha.

Berbagai strategi dilakukan, mulai dari Gerakan Pangan Murah (GPM), pemantauan stok dan harga pangan, pengembangan sektor perikanan, pemanfaatan teknologi hingga mendorong generasi muda untuk terjun ke dunia pertanian.

Hal tersebut disampaikan Kepala DKPP Kabupaten Landak, John Elak, ST, dalam wawancara eksklusif bersama Pimpinan Redaksi Landak News, Heri Irawan.

23. Bagaimana kondisi ketahanan pangan Kabupaten Landak saat ini?

Jawaban:
Kondisi ketahanan pangan Kabupaten Landak saat ini berada pada posisi tahan atau aman, berdasarkan angka Indeks Ketahanan Pangan (IKP) yang diterbitkan oleh Badan Pangan Nasional.

Berdasarkan data IKP tahun 2025, Kabupaten Landak memperoleh nilai 69,94. Kondisi tersebut didukung oleh posisi Kabupaten Landak sebagai salah satu lumbung pangan strategis di Kalimantan Barat.

24. Apa strategi DKPP untuk menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat?

Jawaban:
Untuk menjaga ketersediaan pangan, beberapa program dilaksanakan oleh DKPP. Di antaranya menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) secara berkala di sejumlah kecamatan di Kabupaten Landak.

Selain itu, DKPP melaksanakan kios pangan “Sabaya Diri” sebanyak dua kali dalam seminggu, melakukan pemantauan harian terhadap stok dan harga pangan serta melaksanakan inspeksi mendadak atau sidak pasar.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan sekaligus membantu masyarakat mendapatkan pangan dengan harga yang terjangkau.

25. Bagaimana peran sektor perikanan dalam mendukung ketahanan pangan daerah?

Jawaban:
Sektor perikanan memiliki peran penting dalam meningkatkan ketersediaan sumber pangan bergizi, memenuhi kebutuhan protein masyarakat, sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pelaku usaha perikanan.

Pemerintah Kabupaten Landak melalui DKPP mendukung sektor tersebut melalui peningkatan produksi, pembinaan pelaku usaha, penyediaan sarana pendukung, serta pengembangan pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.

26. Program apa yang dilakukan untuk meningkatkan populasi dan produksi perikanan?

Baca juga  Peduli Banjir,  IKIP PGRI Pontianak Salurkan Sembako Ke Masyarakat Kuala Sengah

Jawaban:
Program yang dilakukan antara lain pengembangan budidaya perikanan, penyediaan sarana dan prasarana produksi, bantuan benih ikan, pembinaan dan pendampingan kepada pembudidaya, serta penguatan pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.

27. Bagaimana upaya DKPP mencegah dan menangani penyakit pada hewan ternak?

Jawaban:
Untuk pencegahan dan penanganan penyakit pada hewan dan ternak merupakan kewenangan Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Landak.

28. Bagaimana pengawasan terhadap keamanan pangan hasil pertanian dan perikanan?

Jawaban:
Dalam hal keamanan pangan, DKPP melakukan pengawasan ke pasar tradisional, pasar modern dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung program strategis pemerintah yang sedang berjalan.

Pengawasan dilakukan melalui pengambilan sampel pangan segar asal tumbuhan untuk dilakukan pengujian terhadap residu pestisida maupun cemaran logam.

Selain itu, pengawasan DKPP meliputi pemantauan dan pengujian keamanan pangan, pembinaan pelaku usaha, pengawasan proses produksi dan peredaran pangan serta edukasi kepada masyarakat.

Langkah tersebut dilakukan guna memastikan hasil pertanian dan perikanan yang beredar aman, bermutu dan layak dikonsumsi.

29. Apakah DKPP memiliki program untuk mendorong generasi muda agar tertarik menjadi petani?

Jawaban:
Ada. DKPP mendorong minat generasi muda melalui penyuluhan, pelatihan dan pendampingan, pengenalan teknologi pertanian modern, pengembangan usaha tani yang inovatif serta fasilitasi sarana produksi dan akses pasar.

Dengan demikian, sektor pertanian diharapkan menjadi sektor yang lebih menarik, produktif dan memiliki prospek ekonomi bagi generasi muda.

30. Bagaimana DKPP melihat peluang digitalisasi dan teknologi dalam sektor pertanian?

Jawaban:
DKPP melihat digitalisasi dan teknologi sebagai peluang untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, akurasi data serta akses informasi bagi petani.

Penerapannya dapat dilakukan melalui digitalisasi data pertanian, pemanfaatan teknologi budidaya, penyuluhan berbasis digital serta pemantauan produksi dan sarana pertanian.

Dengan pemanfaatan teknologi tersebut, pelayanan dan pengambilan kebijakan diharapkan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.

31. Apa target atau capaian yang ingin diwujudkan DKPP hingga akhir 2026?

Jawaban:
Target DKPP Kabupaten Landak hingga akhir 2026 adalah meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian, perikanan dan pangan; memperkuat ketersediaan serta stabilitas pangan; meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani serta pelaku usaha.

Baca juga  Klasemen Liga Inggris, Leicester Gusur Man Utd

Selain itu, DKPP juga terus memperkuat pelayanan, penyuluhan serta tata kelola berbasis data dan teknologi untuk mendukung pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

32. Apa harapan Bapak kepada para petani dan pelaku usaha pertanian di Kabupaten Landak?

Jawaban:
Harapan saya, mari kita terus mau belajar dan beradaptasi. Petani jangan takut menggunakan teknologi dan jangan ragu memanfaatkan pendampingan dari penyuluh.

Kelompok tani juga harus semakin kompak dan mulai melihat usaha tani sebagai sebuah bisnis.

Pemerintah akan terus berusaha memberikan dukungan, tetapi keberhasilan pembangunan pertanian juga sangat bergantung pada kemauan masyarakat untuk terus berkembang.

33. Apa pesan Bapak kepada masyarakat Kabupaten Landak terkait pentingnya ketahanan pangan?

Jawaban:
Ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama.

Petani berperan menghasilkan pangan. Pemerintah memastikan kebijakan dan dukungannya. Pelaku usaha membantu distribusi dan pemasaran. Sementara masyarakat juga dapat berperan dengan mengonsumsi pangan lokal dan melakukan diversifikasi pangan.

Dengan peran bersama tersebut, ketahanan pangan Kabupaten Landak dapat terus diperkuat.

34. Terakhir, apa visi Bapak dalam membawa DKPP Kabupaten Landak agar semakin dekat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat?

Jawaban:
Visi saya adalah mewujudkan DKPP Kabupaten Landak yang semakin dekat, responsif dan hadir memberikan solusi nyata bagi masyarakat, khususnya petani dan pelaku usaha pertanian, perikanan serta pangan.

Melalui pelayanan yang mudah, pendampingan yang berkelanjutan, pemanfaatan teknologi dan kolaborasi dengan berbagai pihak, saya ingin meningkatkan produktivitas, pendapatan dan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan ketahanan pangan Kabupaten Landak yang kuat dan berkelanjutan.

Karena ukuran keberhasilan DKPP bukan hanya berapa banyak kegiatan yang kita laksanakan, tetapi seberapa besar manfaat yang dirasakan oleh petani, pelaku usaha perikanan dan seluruh masyarakat Kabupaten Landak.

Jadi pesan saya, DKPP akan terus berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat, mendengar persoalan di lapangan, bekerja bersama dan memberikan solusi yang nyata.

Karena pertanian, pangan dan perikanan bukan hanya urusan pemerintah, tetapi merupakan fondasi bagi masa depan Kabupaten Landak.(Selesai)

 

Share :

Baca Juga

Kab Landak

Jurnalis Landak Bersama KPH Gandeng Dinas LH dan Stakeholder Tanam Bibit Pohon di Sekolah Alam Berbasis Keragaman Hayati di Leban Desa Nyayum

Kab Landak

Pemda Landak Fasilitasi Santri Tes Rapid Yang Mau Pulang Mondok Ke Jawa

Kab Landak

Kepala SMAN 3 Ngabang: Program MBG Bantu Ringankan Beban Siswa dan Dukung Kualitas Pendidikan

Kab Landak

184 Peserta Ikuti Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Terbuka di Landak

Kab Landak

Karolin Dan Keluarga Laksanakan Misa Malam Paskah di Ngabang

Kab Landak

K.H. Luqmanul Qosim Kembali Pimpin MUI Landak Periode 2025-2030

Kab Landak

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia: Laksanakan Bhakti Sosial di Panti Asuhan Kasih Bonso

Kab Landak

Mantan Kades Korupsi Rp.400 Juta Lebih, Ditahan Kejaksaan Negeri Landak
error: Content is protected !!