NGABANG, LANDAK NEWS – Perjalanan delegasi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Landak menuju arena Muktamar ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur, terbagi ke dalam dua kelompok keberangkatan melalui jalur udara dan jalur laut.
Hingga Selasa (25/8/2026), empat orang pengurus inti yang memegang hak suara dilaporkan telah tiba mendahului rombongan lainnya di Kabupaten Jombang setelah menempuh perjalanan menggunakan pesawat terbang.
Keempat tokoh inti PCNU Landak tersebut adalah:
KH. Nurkholis (Ketua Rais Syuriyah)
Fikri Zainun Nasihin, M.E.
Eko Santoso, M.M.
Beny Purwandi, S.Hut.
Sementara itu, 11 anggota penggembira yang bertolak dari Kalimantan Barat memilih menggunakan moda transportasi kapal laut milik PT Pelni.
Rombongan jalur laut ini telah diberangkatkan sejak Senin (24/8/2026) kemarin dan dijadwalkan bersandar serta tiba di lokasi pada Rabu (26/8/2026) esok hari sekitar pukul 13.00 WIB.
Ketua Rais Syuriyah PCNU Kabupaten Landak, KH. Nurkholis, menegaskan bahwa perbedaan jalur transportasi ini tidak menyurutkan semangat persatuan jajaran pengurus.
Kehadiran total 15 personil ini menjadi catatan sejarah baru karena merupakan pengiriman utusan terbesar sepanjang berdirinya PCNU Landak ke forum tertinggi warga Nahdliyin tersebut.
“Ini merupakan sejarah baru bagi PCNU Kabupaten Landak bisa hadir secara langsung menghadiri Muktamar NU dengan membawa rombongan yang cukup banyak,” ujar KH. Nurkholis yang juga merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muslimun Ngabang.
Dalam perhelatan yang berpusat di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada 27-31 Agustus 2026 ini, PCNU Landak membawa lima aspirasi utama.
Kelima poin tersebut meliputi komitmen teguh pada Khittah 1926, penegasan kepemimpinan berbasis etika akhlakul karimah, penguatan isu ekonomi umat di akar rumput, merawat soliditas internal organisasi, serta perumusan strategi dakwah Islam wasathiyah (moderat) berbasis digital untuk generasi muda.
KH. Nurkholis berharap seluruh rangkaian agenda muktamar berjalan sejuk dan mampu membuktikan bahwa NU tetap konsisten mengayomi umat sekaligus menjaga keutuhan NKRI. (oNe)















