Home / Internasional

Minggu, 11 Juni 2017 - 14:45 WIB

Menghujat di Facebook, Pria Pakistan Dijatuhi Hukuman Mati

Bijaksanalah dalam menggunakan media sosial, karena salah-salah, maka nyawa taruhannya. Seperti yang terjadi pada seorang pria di Pakistan.
 Jakarta,  Landak News – Bijaksanalah dalam menggunakan media sosial, karena jika disalahgunakan, maka nyawa taruhannya. Hal ini terjadi pada seorang pria Pakistan yang dijatuhkan hukuman mati lantaran aktivitasnya di Facebook.
Seorang hakim bernama Shabbir Ahmad Awan di Pakistan menjatuhkan hukuman mati kepada Taimoor Raza atas penghujatan di akun Facebook, seperti yang diungkapkan oleh pengacara pada Sabtu (10/06). Hukuman pertama dijatuhkan kepada pria tersebut lantaran berbagai aktivitas media sosial yang menghujat.

Bertempat di Bahawalpur, kurang lebih 600 kilometer dari bagian Selatan kota Islamabad, jaksa penuntut Shafiq Qureshi mengungkap bahwa Raza telah menghina Nabi Muhammad.

Setelah ditelusuri, seperti dilansir AFP, Raza berargumen tentang Islam di Facebook dengan seseorang pejabat dari departemen kontra-terorisme. Demikian disampaikan pengacara pembela, Rana Fida Hassain.

Raza dituntut atas komentar-komentarnya di situs jejaring sosial. Namun, Hassain menyebut bahwa kliennya tidak bersalah dan akan mengajukan banding atas hukuman yang dijatuhkan.

Bagi para umat muslim konservatif di Pakistan, penghujatan adalah tuduhan yang sensitif. Kekerasan hingga pembunuhan massal dapat terpicu akibat tuduhan yang tidak benar sekalipun.

Baca juga  BTS Paparkan Harapan soal Perubahan Iklim di Majelis Umum PBB
 Jutaan orang Pakistan telah menerima pesan teks dari pemerintah yang memperingatkan mereka untuk tidak membagikan konten dunia maya yang sifatnya menghujat. Sebuah gerakan sekecil apapun akan mendorong aktivis untuk melakukan aksi penyerangan yang main hakim sendiri. (cnni)

Share :

Baca Juga

Internasional

Survei Terbaru: 52% Warga AS Pesimis dengan Kondisi Demokrasi

Internasional

Lindungi Pedagang Kecil, Pemerintah Minta Apple, Google Blokir Dua Aplikasi China

Internasional

Puluhan Orang Tewas dalam Serangan Bom Diri di Masjid Syiah di Afghanistan, ISIS Klaim Tanggung Jawab

Internasional

Warga Italia Tuntut Pemerintah soal Penanganan Corona

Internasional

Jelang Penarikan Mundur Pasukan AS, Biden Undang Pemimpin Afghanistan

Internasional

Divonis Bersalah, Trump Jadi Mantan Presiden AS Pertama yang Dihukum

Internasional

AS Putuskan Akses Rusia terhadap Dolar 3 jam yang lalu

Internasional

‘Sangat Sedih’ dengan Gempa di Turki dan Suriah, Biden Janjikan Bantuan
error: Content is protected !!