Home / Nasional

Minggu, 2 Juli 2017 - 18:27 WIB

Kangen Ibu, Tiga Anak Tempuh Palembang Merak Mengayuh Sepeda

Aslam, SD (10Th), Rijal, SD (13Th), dan Okta, SMP (15Th). Karena kagen dengan ibunya rela bersepeda dari Palembang ke Merak. (Foto: Istimewa)

 

JAKARTA, LANDAK NEWS – Tiga Bersaudara nekad melakukan perjalanan dengan menggunakan dua sepeda miliknya dari Palembang menuju Ciledug, Tangerang, Banten, ketiganya nekad bersepeda lantaran kangen ingin bertemu dan ingin Berlebaran dengan sang ibu yang sudah berpisah hampir satu tahun.

Ketiga bocah bersaudara yang nekad melalukan perjalanan dengan menggunakan sepeda bernama, Aslam, SD (10Th), Rijal, SD (13Th), dan Okta, SMP (15Th).

Mereka bertiga nekad melakukan perjalanan bersepeda dari kampung halamannya di Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan, lantaran tak kuasa menahan kangen dan ingin berlebaran dengan ibunya.

Okta (15Th) menuturkan jika dirinya besera dua saudaranya ini sudah satu tahun pisah dengan ibunya. Dirinya dan dua saudaranya dibawa sang ayah yang menikah lagi usai bercerai dengan ibunya. Perjalan mereka bertiga dari Palembang – Lampung yang berjarak ratusan kilo meter, keduanya mengayun sepeda tanpa lelah dan satunya lagi berbonceng dibelakang.

Baca juga  Sektor Kehutanan Siap Jadi Penyumbang Terbesar Pengurangan Gas Emisi Karbon

Mereka bertiga mengaku jika sudah melakukan perjalan pada saat malam takbiran, atau H-1 lebaran, hingga akhirnya tiba di pelabuhan Merak Banten Kamis malam, (29/06/2017) menggunakan Kapal Ro-Ro Jatra II dari Bakauheni Lampung. Ketiga bocah ini nekad mudik bersepeda lantaran terpisah jauh dengan sang ibu dan ingin berlebaran dengan sang Ibu.

“Kami kangen ibu, pengen lebaran dengan ibu, sudah lama gak ketemu soalnya hampir satu tahun,” tutur Okta.

Mereka bertiga kerap tidur di kios-kios pinggir jalan untuk beristirahat, dan rasa lapar menghampiri ketinganya hanya membeli nasi bungkus dengan lauk kecap manis lantaran keterbatasan biaya. Hal ini disebabkan karena ketinganya hanya dibekali sangu dari sang Neneknya di Palembang sebesar 150 ribu rupiah.

Baca juga  DPR akan Sahkan UU yang Hukum Hubungan Seks di Luar Nikah

Humas ASDP Pelabuhan Merak, Mario S. Oetomo menjelaskan mereka bertiga ditemui oleh pihak ASDP Pelabuhan Bakauheni Lampung saat hendak membeli tiket, mereka akhirnya di bawa oleh Pihak ASDP Bakauheni dan diberi makan dan uang saku, serta didampingi petugas hingga menyebrang ke Pelabuhan Merak.

“Ketiganya didampingi untuk selanjutnya akan diantarkan sampai tujuannya menggunakan kendaraan pribadi milih ASDP Pelabuhan Merak,” pungas Mario. (Red)

Share :

Baca Juga

Nasional

Haris dan Fatia Didakwa Cemarkan Nama Baik Luhut

Nasional

IPW: Serangan ISIS di Filipina Seakan Jadi Energi Baru Kelompok Radikal di Indonesia Untuk Menebar Teror

Nasional

Ridwan Kamil Dinilai Jadi ‘Biang Kerok’ Perundungan Guru Pengkritiknya di Media Sosial

Nasional

Satgas Tangkap Dua Pengguna Surat Palsu Ketarangan Bebas COVID-19

Nasional

55 WNA Digerebek Polisi di Rumah Mewah Duren Sawit Terkait Penipuan Jaringan Internasional

Nasional

Serba-serbi Polisi Tangkap 2 Lagi Tersangka Judol Komdigi

Nasional

Rekor! Jokowi Kalahkan VOC Belanda dengan Obral HGU di IKN 190 Tahun

Nasional

Ditolak Warga Menepi, 150-an Warga Muslim-Rohingya Masih Terombang-ambing di Perairan Labuhan Haji
error: Content is protected !!