Home / Politik

Rabu, 3 Januari 2018 - 21:03 WIB

Hadapi Tahun Politik, PBNU Ajak Masyarakat Tinggalkan Politik Uang dan SARA

Ketua PBNU Said Aqil Siradj memberikan keterangan kepada wartawan terkait Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur, Senin (3/8). Dalam keterangannya, Said Aqil Siradj siap mencalonkan dirinya kembali menjadi Ketua PBNU periode 2015-2020. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/asf/foc/15.

Ketua PBNU Said Aqil Siradj memberikan keterangan kepada wartawan terkait Muktamar NU ke-33 di Jombang, Jawa Timur, Senin (3/8). Dalam keterangannya, Said Aqil Siradj siap mencalonkan dirinya kembali menjadi Ketua PBNU periode 2015-2020. ANTARA FOTO/Zabur Karuru/asf/foc/15.

JAKARTA, LANDAKNEWS – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Syiraj, mengimbau masyarakat untuk meninggalkan politik uang dan isu SARA dalam menghadapi tahun politik 2018-2019.

Said mengatakan, politik uang dan isu SARA memiliki daya rusak tinggi terhadap mekanisme demokrasi yang telah dipilih sebagai sistem penyelenggaraan kehidupan berbangsa yang majemuk.

“Politik uang dan SARA adalah bentuk kejahatan yang terbukti bukan hanya menodai demokrasi, melainkan juga mengancam Pancasila dan NKRI,” kata Said dalam acara Muhasabah Kebangsaan: Resolusi 2018 dan Refleksi 2017 di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2018).

Baca juga  Pengganti Setya Novanto Harus Mampu Dongkrak Citra DPR

Said menjelaskan, politik uang merusak legitimasi. Sementara SARA merusak kesatuan sosial melalui sentimen primordial yang mengoyak anyaman kebangsaan.

Said mencontohkan peristiwa pemilihan Gubernur DKI Jakarta yang menurutnya masih menyisakan kenangan hitam sebagai perebutan kekuasaan politik dengan menghalalkan segala cara.

Baca juga  PDIP Dukung Penuh Pelarangan FPI: Demi Kebhinekaan

“Pengalaman ini harus menjadi bahan refleksi untuk mawas diri. Demokrasi harus difilter dari ekses-ekses negatif melalui literati sosial dan penegakan hukum,” ucap Said.

Penulis: Sindo

Share :

Baca Juga

Politik

Survei Indikator: Anies, Ganjar, dan Prabowo Berada Di Atas Angin

Politik

Demokrat Jelaskan Momen Semeja dengan Elite PKS, NasDem, dan Anies

Politik

Soal Kebakaran Lapas Kelas I Tangerang, Anis Matta : Korban Berhak Atas Keselamatan Nyawa Mereka

Politik

Termasuk Kalbar, Ada 7 Daerah Belum Beres soal Anggaran Pengawasan Pilkada

Politik

Ya’Asurandi Terpilih Kembali Sebagi Ketua DPD PKS Kabupaten Landak

Politik

Sudah 30 Partai Politik Isi Data Sebagai Peserta Pemilu 2019

Politik

Survei SMRC: Agama Turut Jadi Penentu Pemilih dalam Pemilu 2024

Politik

error: Content is protected !!