NGABANG, LANDAKNEWS – Asisten III Administrasi dan Umum Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalbar, Marlina mengatakan dalam rangka percepatan implementasi agenda kebijakan pembangunan dan mengawal transisi kepemimpinan pemerintahan di Provinsi Kalimantan Barat.
Penjabat Gubemur Kalimantan Barat telah mengeluarkan program ‘TRI SUKSES’ yang meliputi ”Sukses PILKADA, dimana pada tahun 2018 ini diselenggarakan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di Kalimantan Barat yaitu Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Walikota dan Wakil Walikota Pontianak, Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya, Bupati dan Wakil Bupati Mempawah, Bupati dan Wakil Bupati Sanggau, serta Bupati dan Wakil Bupati Kayong Utara.
“Untuk itu kita sebagai aparatur pemerintah maupun warga masyarakat bentewariben menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi tersebut, ” kata Marlina mewakili Pj, Gubernur Kalbar Dody Riyadmadji, pada Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Landak Tahun 2019, Selasa (13/03/18), di aula Kantor Bupati Landak.
Selanjutnya kita Sukses Penyelenggaraan Pemerintahan, dimana kita melanjutkan momentum ketercapaian kinerja pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubemur periode 2013 2018 Bapak Cornelis dan Bapak Christiandy Sanjaya dan mengimpiementesikan program-program pembangunan daerah yang sesuai dengan prioritas daerah, dan kita juga Sukses Pertumbuhan Ekonomi dimana menjaga dan meningkatkan ketercapaian pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Barat sekitar 5.20 5.70 persen. “Untuk itu diharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Landak dan seluruh pemangku kepentingan dapat melakukan sinergi dan koordinasi dalam ketercapaian program “Tri Sukses“ ini, ” jelasnya.
Kemudian Marlina juga menegaskan tahun 2018 ini adalah tahun politik yakni pemilihan Kepala Daerah dan tahun 2019 nanti juga tahun politik yakni Pemilihan Presiden dan Pemilu Legislatif.
“Saya mengajak seluruh masyarakat mulai dari kabupaten, kecamatan sampai tingkat desa untuk peduli terhadap Pilkada dengan ikut berpartisipasi menggunakan hak suaranya, dan dapat menjaga serta menebarkan pesan perdamaian. Sekali lagi saya tegaskan, di Pilkada 2018 nanti jangan ada benturan antar agama dan etnis. Jangan sampai karena Pilkada hubungan masyarakat tidak harmonis. Tidak rukun sesama tetangga, sama desa dan antar agama serta suku, ” pinta Marlina.
Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban, Marlina mengharapkan kembali kepada FORKORPlMDA Kabupaten Landak serta seluruh jajaran aparatur pemerintah daerah untuk menjaga netralitas dan semakin meningkatkan Upaya prevent” guna mencegah dan menangkal gangguan keamanan sejak dini guna menciptakan situasi yang aman, tertib dan tenteram, menjamin terciptanya kepastian dan penegakan hukum. serta keamanan dan ketertiban dalam rangka pelaksanaan pembangunan daerah di segala bidang.
“Kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Landak agar menjaga disiplin serta melakukan inovasi-inovasi yang dapat membuat pekerjaan menjadi lebih efekmetisien serta berdaya saing yang tinggi. Mari kita tinggalkan paradigma lama yang kurang baik serta merubah stigma negatif terhadap ASN menjadi hal-hal yang dapat membanggakan dengan menjadi ASN yang cerdas dan berakhlak mulia, ” pintanya.
Masih kepada para ASN di Kabupaten Landak, Marlina juga berharap bekerjalah dengan berpedoman pada peraturan perundangundangan yang berlaku atau dasar hukum yang mengikat pada setiap tugas pokok dan fungsi pada masing-masing unit kerja agar terhindar dari kekeliruan dan permasalahan permasalahan yang akan terjadi. Kemudian kepada para anggota legislatif baik Provinsi maupun Kabupaten, saya harap dapat mengikuti seluruh proses perencanaan yang sudah diatur di dalam undang-undang sesuai dengan mekanisme yang ada.
Marlina tekankan kepada seluruh anggota legislatif untuk tidak mengeksekusi kegiatan pada perangkat daerah. karena hal tersebut adalah porsi kami pada eksekutif. Legislatif hanya memberikan masukan kepada perangkat daerah terhadap kegiatan serta lokasi kegiatan yang akan didanai bark melalui APBD Provinsi maupun APBD Kabupaten/Kota sesuai dengan mekanisme yang telah diatur, falam fomm Musrenbang ini, juga akan dibahas penyelarasan program-program pembangunan daerah yang akan didanai dari berbagai sumber pendanaan. Penyelarasan hendaknya dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip yang mendorong tercapainya keserasian, efektivitas dan ehsiensi pemanfaatan sumber pendanaan pembangunan daerah.
Berbagai program dan kegiatan pembangunan daerah yang perlu diintegrasikan dengan program dan kegiatan pembangunan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi. Supaya dikoordinasikan dengan Kementerian/LembagaIPerangkat Daerah terkait di Provinsi Kalimantan Barat dan dibahas lebih lanjut dalam forum musyawarah perencanaan pembangunan Provinsi Kalimantan Barat yang direncanakan diselenggarakan pada tanggal 10 April 2018.
Kepada pimpinan dan anggota DPRD serta seluruh pemangku kepentingan lainnya yang hadir dalam Musrenbang ini, diharapkan dapat memberi saran dan masukan yang konstruktif agar RKPD Kabupaten Landak Tahun 2019 selaras dengan RPJMD dan RPJMN serta mengawal konsistensi penganggaran dalam APBD tahun 2019 mendatang dengan membangun komitmen yang tinggi dan kerjasamakerjasama melibatkan semua kelompok dan lapisan masyarakat sehingga pembangunan daerah dalam rangka mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri, berkepribadian berdasarkan gotong royong dan akan dapat dicapai.
Penulis: HI74, Editor: One













