Home / Kalbar

Minggu, 10 Juni 2018 - 07:18 WIB

SUTT Bengkayang – Tayan Mulai Digunakan

Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Bengkayang-Ngabang-Tayan sepanjang 284,92 kilometer sirkuits (kms) (Istimewa)

PONTIANAK, LANDAKNEWS  – PLN Wilayah Kalimantan Barat mulai menggunakan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Bengkayang-Ngabang-Tayan sepanjang 284,92 kilometer sirkuits (kms) sekaligus menandakan masuknya Tayan ke Sistem Kelistrikan Khatulistiwa.

“Dengan memiliki dua sirkuits double conductor dengan total 407 tapak tower yang melintasi tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Bengkayang, Landak, dan Sanggau, SUTT 150 kV Bengkayang-Ngabang-Tayan ini mampu menyalurkan daya listrik mencapai 576 MW,” ujar Direktur Bisnis Regional Kalimantan, Machnizon Masri di Pontianak, Kamis.

Ia menjelaskan dengan adanya SUTT 150 kV tersebut maka keandalan sistem kelistrikan di Kalbar akan menjadi lebih baik lagi, terlebih dengan terhubungnya transmisi ini ke dalam sistem “existing”.

“Pada sirkuit satu dan dua untuk jalur SUTT 150 kV Bengkayang-Ngabang, masing-masing telah teraliri listrik pada 30 Agustus 2017 dan 14 November 2017. Sedangkan pada sirkuit satu dan dua untuk jalur SUTT 150 kV Ngabang-Tayan juga telah berhasil teraliri listrik pada 9 Februari 2018 dan 1 Juni 2018,” jelasnya.

Baca juga  Hari Pertama Porad Kodam XII/Tpr Sabet 2 Medali Emas dan 3 Perunggu

Dikatakan dia, cuaca yang sulit diprediksi dan topografi yang ekstrim, menjadi tantangan yang dihadapi selama lima tahun konstruksi di lapangan.

Namun demikian, dukungan dan doa dari Pemda setempat, tokoh adat dan pemimpin agama, TNI dan Polri, Kejaksaan Tinggi Kalbar, serta masyarakat sekitar lokasi proyek menjadi pemacu terselesaikannya pembangunan jaringan transmisi di bagian utara Kalbar.

Semangat untuk menciptakan Kalimantan Benderang dan menerangi hingga ke daerah pelosok merupakan dorongan dan harapan bagi setiap insan PLN dalam bekerja keras, cerdas, ikhlas, dan tuntas,” jelas dia.

Baca juga  Perlunya Perencanaan Strategis Ketahanan Pangan

Sementara itu, General Manager PLN UIP Kalbagbar, Rachmad Lubis menyampaikan bahwa saat ini “rekonduktoring” tengah dilakukan untuk jalur transimisi 150 kV Singkawang-Bengkayang dan kegiatan serupa akan dilakukan pula untuk jalur SUTT 150 kV Singkawang-Senggiring, Mempawah, dan Mempawah-Parit Baru.

“Tidak hanya rekonduktoring, kegiatan uprating atau penambahan kapasitas trafo dan jalurnya juga dilakukan pada Gardu Induk (GI) 150 kV Singkawang dan GI 150 kV Sambas. Penambahan sebesar masing-masing 30 MVA dan 60 MVA bagi kedua GI tersebut meningkatkan kesiapan penyaluran daya sebesar 150 MW dan 120 MW bagi daerah di sekitarnya,” jelas dia.

Sumber: Antara Kalbar
 

 

 

Share :

Baca Juga

Kalbar

Karolin-Gidot Siapkan Bea Siswa Khusus, Untuk Siswa Berprestasi

Kalbar

Pilkada Kalbar, Kemampuan Penyidikan Ditingkatkan

Kalbar

TNI Terima Dua Pucuk Senjata Api di Tempat Berbeda, Ini Penjelasan Kapendam

Kalbar

Karolin: Jangan Hilangkan Hak Pilih Warga!

Kalbar

JaDI Kalbar Sarankan Tunda Pilkada 2020

Kalbar

UPDATE Peringatan Dini Cuaca Kalimantan Barat

Kalbar

Danrem 121 ABW Bambang Tinjau Pos TNI di Perbatasan

Kalbar

Kepesertaan Bayi Di BPJS Kesehatan Masih Rendah
error: Content is protected !!