Home / Polri

Senin, 9 Desember 2019 - 13:28 WIB

Jaga Inflasi, Bupati Landak Imbau Warga Bijaksana Dalam Pola Konsumsi

NGABANG – Dalam rangka menekan naiknya sembako dan lainnya  menjelang perayaan Hari Raya Natal, Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa mengimbau kepada masyarakat Kabupaten Landak untuk bijak dalam mengatur pola konsumsi pada saat mendekati hari raya tahunan tersebut.

“Hari Raya Natal ini adalah momen perayaan penting bagi umat Kristen, mendekati kedua perayaan (Natal dan Tahun Baru) tersebut biasanya harga sembako dan kebutuhan lainnya selalu melonjak tinggi. Salah satu faktor pemicu naiknya harga tersebut yakni pola konsumsi masyarakat. Oleh sebab itu, kami berharap supaya masyarakat Kabupaten Landak untuk bijaksana dalam memenuhi kebutuhannya menjelang hari raya ini,” jelas Bupati Landak di Pendopo Bupati Landak, Minggu (08/12/2019).

Selain itu, Bupati Landak juga menyampaikan banyak masyarakat yang terkadang mengeluh akibat kelangkaan beberapa bahan pokok di Kabupaten Landak. Bupati Karolin juga memaparkan terkait harga yang terkadang tak menentu dipasar disebabkan ada beberapa pedagang nakal yang kerap menimbun dagangannya guna meraup untung.

“Biasanya setiap hari raya banyak orang yang berbelanja semaunya, padahal itu akan berakibat langkanya barang kebutuhan serta harga yang mahal. Nah, akibatnya setiap tahun selalu banyak keluhan warga terkait harga bahan pokok yang cenderung naik tiba-tiba, saya berharap kepada masyarakat untuk berbelanja seperlunya saja dan bagi para pedagang untuk tidak menimbun barang apalagi menjual dagangannya diatas harga eceran tertinggi. Jika kami mendapati ada pedagang nakal yang tidak mengikuti aturan maka akan kita ditindak sesuai aturan yang ada,” tegas Karolin.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Aipda Keristian Hadiri Pembagian Hadiah Turnamen Voli di Naik Dango Saham

Berdasarkan hasil konfirmasi Media Center kepada Tim Pengendali Inflasi Daerah Kabupaten Landak bahwa harga bahan sembako di Kabupaten Landak untuk saat ini masih standar dan cenderung stabil, hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Perekonomian dan ESDM Sekretariat Daerah Kabupaten Landak, Silvanus Sudiyanto.

“Seperti diketahui bahwa untuk saat ini Kabupaten Landak memang belum menjadi sampel dalam menentukan survei Indeks Harga Konsumen (IHK). Tetapi hasil dari pantauan Tim Satuan Tugas Pangan dilapangan bahwa harga sembako untuk saat ini masih relatif harga standar dan bagaimanapun juga meski belum menjadi sampel maka kita harus memantau harga pangan dipasar karena ini akan mempengaruhi ekonomi dan demi kepentingan orang banyak,” ujar Silvanus.

Baca juga  Piket Polsek Mandor Imbau Warga Tentang PROKES Saat Patroli

Lebih lanjut Silvanus juga menyampaikan untuk bahan sembako lainnya yakni gas Elpiji bersubsidi saat ini pasokannya cukup untuk menjelang natal dan tahun baru.

“Berdasarkan laporan dari Pertamina bahwa untuk pasokan gas elpiji untuk Kabupaten Landak dapat dipastikan tercukupi hingga menjelang natal dan tahun baru. Pasokan tersebut nantinya akan disebar ke pangkalan gas melalui 4 agen yang tersebar di 11 kecamatan,” jelasnya.

Seperti diketahui bahwa kestablian inflasi merupakan prasyarat bagi pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan guna meningkatnya kesejahteraaan masyarakat. Pentingnya menjaga inflasi untuk menjaga stabilitas ekonomi di Kabupaten Landak supaya lebih baik sehingga daya beli masyarakat tidak terlalu tinggi maupun sebaliknya.

Penulis:  Tim Liputan

Share :

Baca Juga

Polri

Tim Sepak Bola Kodam XII/Tanjungpura Terus Lakukan Latihan di Magelang

Polri

Hartono Salah Satu Warga Desa Manggang Siap Dukung Kebijakan Pemerintah Tentang Protokol Kesehatan

Polri

Bhabinkamtibmas Polsek Ngabang Sosialisasikan Maklumat Kapolda Kalbar

Polri

Kapolsek Sebangki Dukung Upaya Bhabinkamtibmas dalam Meningkatkan Keamanan Perkebunan

Polri

Penekanan Kapolsek Mandor Dalam Apel Pagi, Bhabinkamtibmas Jaga Situasi

Polri

Irfan Siap Dukung Polsek Mandor Cegah Dan Berantas PUNGLI

Polri

Kapolsek Menyuke Hadiri Kegiatan Panen Jagung Hibrida Di Lahan KWT Dara Balago Desa Ringo Lojok

Polri

Kakek di Desa Paloan Mengakhiri Hidup Gantung Diri
error: Content is protected !!